Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemancing Nunukan Dapat Ikan Pari Raksasa

R
Penulis: Radar Tarakan❯

 

DOK PRIBADI KUNCORO PARI RAKSASA: Pemancing beruntung mendapatkan ikan pari raksasa yang sangkut di pancing mereka.
DOK PRIBADI KUNCORO PARI RAKSASA: Pemancing beruntung mendapatkan ikan pari raksasa yang sangkut di pancing mereka.

NUNUKAN - Pemancing masyarakat Nunukan dihebohkan dengan penangkapan ikan pari raksasa. Besarnya mencapai 2 meter lebih dengan berat 200 kilogram (kg).


Advertisement

Ikan pari tersebut, bahkan terpancing sebanyak 2 ekor. Para pemancing tersebut mendapatkan ikan pari raksasa tersebut di wilayah perairan muara Lancang, depan perairan Nunukan Selatan, Minggu (6/10).

Kuncoro, masyarakat Nunukan Tengah yang ikut dalam aktivitas memancing tersebut mengaku, awalnya dirinya bersama teman-temannya hanya beraktivitas memancing seperti biasanya, namun kaget ketika dipanggil pemancing lainnya yang mengaku nelayan, meminta ditolong menarik ikan pari raksasa yang nyangkut dipancingnya.

"Kami dipanggil pemancing juga, diminta bantu angkat pari yang mereka dapat, karena mereka juga bawa ikan, perahunya tidak muat, jadi kami bantu," ujar Kuncoro ketika dihubungi, Rabu (9/10).

Advertisement

Tidak disangka, pari yang tertangkap memang jenis raksasa. Lebarnya lebih dari 2 meter dengan berat 200 kg. Butuh tujuh orang yang membantu mengangkat ikan pari dari air ke perahu.

Bagi pemancing bahkan nelayan, ukuran tersebut merupakan ukuran raksasa. Pari diakuinya pemancing sebenarnya ada banyak, tapi jarang ada yang sebesar itu.

"Jadi parinya itu nyangkut di pancing, mereka pancingnya itu pakai rawai yang mata pancingnya banyak, tidak pake umpan, sayapnya sangkut di pancing mereka. Karena juga banyak membawa ikan, dan tidak bisa membawa pari tersebut, akhirnya diberikan lah ke kami, dua ekor itu," kata Kuncoro.

Advertisement

Setelah terangkat dan dibawa ke daratan, pari tersebut langsung dibagi-bagi ke masyarakat di Pancang. Kuncoro memastikan satu kampung masyarakat di Pancang, dipastikan dapat semua.

"Kami bagi bagi sekampung di Lancang itu dapat, sepatunya kami bawa juga dan bagi bagi di daerah kami, karena banyak sekali," terang Kuncoro.

Kuncoro mengakui, temuan ikan pari yang terpancing tersebut, baru terjadi lagi setelah beberapa tahun lalu, setelah masyarakat juga pernah mendapatkan satu ekor.

"Selama di Nunukan ini, itulah baru dua kali kami liat, pertama dulu masyarakat juga pernah dapat ikan pari besar itu, kemarinn baru ada lagi, malah dua ekor," pungkas Kuncoro. (raw)

Advertisement

Artikel Terkait

Dominasi Asal Sulawesi Selatan, Ini Penyebab 107 WNI Dideportasi dari Malaysia

Dominasi Asal Sulawesi Selatan, Ini Penyebab 107 WNI Dideportasi dari Malaysia

Sebanyak 107 WNI kembali ke Indonesia setelah menjalani proses pemulangan dari Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Tawau, Malaysia. Ratusan PMI ini

Ratusan PMI dari Malaysia Dipulangkan ke Tanah Air, Seorang Deportan Tunggu Persalinan

Ratusan PMI dari Malaysia Dipulangkan ke Tanah Air, Seorang Deportan Tunggu Persalinan

Pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) ke tanah air kembali dilakukan pemerintah Malaysia. Tercatat sebanyak 107 WNI yang merupakan Pekerja

Lewat Jumat Keliling, Kapolres Nunukan Bangun Kebersamaan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Lewat Jumat Keliling, Kapolres Nunukan Bangun Kebersamaan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni turun langsung menyapa masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling di Masjid At-Taqwa, Jalan Selisun, Keluraha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer