Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

UNIK..!! Semua Rumah Di Desa Pulau Sapi Dihiasi Ukiran

Muhammad Erwinsyah • Senin, 2 Juli 2018 | 15:54 WIB
unik-semua-rumah-di-desa-pulau-sapi-dihiasi-ukiran
unik-semua-rumah-di-desa-pulau-sapi-dihiasi-ukiran

MALINAU – Ratusan rumah masyarakat Desa Wisata Pulau Sapi Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau ini dihiasi dengan ukiran ciri khas Dayak Lundayeh. Sebagian warga masih mempercantik kediaman rumahnya dengan cat warna warni disertai  ukiran ciri khasnya. Selain itu, terdapat dua patung dan replika buaya yang berada di Balai Adat Desa Pulau Sapi tersebut.


Tak hanya itu, setiap halaman rumah warga juga terhiasi beberapa tanam bunga yang menampilkan keindahan alam. Tak ayal, bagian belakang rumah warga pun dibangun sejumlah gazebo sebagai istirahat di pinggir sungai dan jalan jogging track.


Kepala Desa Pulau Sapi, Otnel Foret mengatakan, guna mempersiapkan Festival Aco Lundayeh yang akan digelar dalam waktu dekat ini masyarakat sibuk melakukan pengukiran rumah dan menata lingkungan pekarannya masing-masing. Selain ukiran rumah yang tidak lama lagi rampung, pihaknya juga telah siap menyambut tamu maupun wisatawan yang nantinya akan berkunjung ke desanya tersebut.


Dari rumah warga yang ada di setiap RT tersebut, kurang lebih ada 12 homestay yang disediakan. “Tapi di setiap RT itu bervariasi juga ada yang 11 dan ada 12 homestay yang tersedia,” “Kami juga sudah menyiapkan. Jadi dari setiap RT yang ada sudah menyediakan Homestay,” tuturnya.


Dijelaskan, dalam Aco Lundayeh nantinya juga akan ada pagelaran seni dan budaya yang menindaklanjuti kesepakatan antara suku Lundayeh yang ada di Indonesia, Sabah dan Serawak Malaysia, Brunei Darussalam yang semuanya berada di wilayah Pulau Borneo. Bahkan, pagelaran ini dinilai bertaraf internasional karena mengatasnamakan Suku Lundayeh. “Dimana pun mereka berada, baik di Indonesia maupun di luar negeri tentu akan hadir,” tuturnya. 


Untuk diketahui, Malinau merupakan kabupaten parisiwata. Yang mana telah menetapkan lima desa menjadi desa wisata diantaranya Desa wisata Long Alango, Desa Wisata Budaya Serindit Malinau Seberang, Desa Wisata Apau Ping, Desa Wisata Setulang dan Desa Wisata Pulau Sapi yang nanti menjadi tuan rumah Aco Lundayeh. “Dari pengukiran rumah maupun kesiapan lainnya sudah sekitar 85 persen. Tinggal beberapa hari lagi sudah maksimal,” tukasnya. (ida/fly)

Editor : Muhammad Erwinsyah