alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Wujud Hormat Atas Jasa dan Pengorbanan Seorang Ibu

MALINAU – Sebagai rasa hormat yang begitu tinggi akan besarnya jasa seorang ibu yang telah lanjut usia (lansia). Ping Yansen selaku Penasihat Lansia Kabupaten Malinau kala itu diketahui tak hanya sekedar berdiri mengutarakan sebuah motivasi kepada lansia di atas panggung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat pada acara Natal Lansia Kabupaten Malinau, (23/12) lalu.

Dimana, Istri dari Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si itu dalam kesempatan yang cukup singkat, mengajak ibu-ibu lansia untuk bersama dirinya berdiri di atas panggung kurang lebih selama lima menit. Dengan ajakan yang begitu lemah lembut, Ping Yansen memperkenankan para ibu lansia itu untuk memadati panggung yang biasa diperuntukkan bagi seseorang yang hendak mengutarakan sebuah sambutan-sambutan secara formal.

“Silahkan ibu-ibu bisa naik ke panggung. Di sini masih muat untuk ibu-ibu berdiri bersama saya di depan,” ajak Ping Yansen seraya memberikan tangannya yang turut membantu lansia lain naik di atas panggung.

Baca Juga :  Resep Lumpia Kulit Tahu

Tak hanya itu, selain memberikan kesempatan para lansia bersamanya di atas panggung. Ping Yansen dengan raut wajah haru tatkala mengingat pengorbanan seorang ibu, ia langsung memberikan pelukan hangat dan ucapan selamat Hari Ibu kepada para lansia yang bersamanya. “Selamat hari ibu bagi kita semua di sini,” ucapnya kepada para lansia.

Usai memastikan seluruh panggung telah dipadati oleh para ibu lansia bersamanya, Ping Yansen langsung mengutarakan kekaguman tatkala pertama masuk dalam ruangan GKII, Tanjung Lapang itu. Pasalnya, dari aura yang ada tampak begitu besarnya suka cita dan semangat para lansia secara khusus para ibu. Oleh karenanya, tanpa berpikir panjang dan sebelumnya memohon izin kepada segenap tamu undangan dan panitia dirinya mengajak ibu-ibu lansia bersamanya.

Baca Juga :  Ibu-ibu Jadi Pelaku RT Bersih

“Ini juga masih dalam suasana memperingati Hari Ibu. Itulah mengapa para ibu lansia ini saya ajak berdiri di sini,” ungkapnya dalam acara yang saat itu disaksikan juga oleh para anggota dewan baik provinsi/kabupaten di Kaltara yang hadir.

Ping Yansen dalam kesempatan itu juga sembari mengajak para lansia bersama untuk memanjatkan sebuah doa kepada Tuhan Yesus Kristus, memohon agar para generasi  ke depan takut akan Tuhan. Dan mereka para generasi dapat menjadi kekuatan bagi bangsa dan negara ini. Tak sampai disitu, ungkapan rasa syukur juga dalam doanya lantaran dirinya bersama para ibu lansia dijadikan seorang ibu bagi para generasi. Dengan tangan mengepal ke atas, tampak ia bersama para lansia terus memanjatkan doa agar bisa terus menjadi seorang ibu yang setia. “Terima kasih Tuhan Yesus Kristus memberkati,” tuntasnya dalam doanya. (omg/fly)

MALINAU – Sebagai rasa hormat yang begitu tinggi akan besarnya jasa seorang ibu yang telah lanjut usia (lansia). Ping Yansen selaku Penasihat Lansia Kabupaten Malinau kala itu diketahui tak hanya sekedar berdiri mengutarakan sebuah motivasi kepada lansia di atas panggung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat pada acara Natal Lansia Kabupaten Malinau, (23/12) lalu.

Dimana, Istri dari Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si itu dalam kesempatan yang cukup singkat, mengajak ibu-ibu lansia untuk bersama dirinya berdiri di atas panggung kurang lebih selama lima menit. Dengan ajakan yang begitu lemah lembut, Ping Yansen memperkenankan para ibu lansia itu untuk memadati panggung yang biasa diperuntukkan bagi seseorang yang hendak mengutarakan sebuah sambutan-sambutan secara formal.

“Silahkan ibu-ibu bisa naik ke panggung. Di sini masih muat untuk ibu-ibu berdiri bersama saya di depan,” ajak Ping Yansen seraya memberikan tangannya yang turut membantu lansia lain naik di atas panggung.

Baca Juga :  Pengusaha Hotel dan Restoran di Berau Makin Terpukul

Tak hanya itu, selain memberikan kesempatan para lansia bersamanya di atas panggung. Ping Yansen dengan raut wajah haru tatkala mengingat pengorbanan seorang ibu, ia langsung memberikan pelukan hangat dan ucapan selamat Hari Ibu kepada para lansia yang bersamanya. “Selamat hari ibu bagi kita semua di sini,” ucapnya kepada para lansia.

Usai memastikan seluruh panggung telah dipadati oleh para ibu lansia bersamanya, Ping Yansen langsung mengutarakan kekaguman tatkala pertama masuk dalam ruangan GKII, Tanjung Lapang itu. Pasalnya, dari aura yang ada tampak begitu besarnya suka cita dan semangat para lansia secara khusus para ibu. Oleh karenanya, tanpa berpikir panjang dan sebelumnya memohon izin kepada segenap tamu undangan dan panitia dirinya mengajak ibu-ibu lansia bersamanya.

Baca Juga :  Menghadapi UNBK, Pemerintah Kecamatan Pujungan Motivasi Pelajar

“Ini juga masih dalam suasana memperingati Hari Ibu. Itulah mengapa para ibu lansia ini saya ajak berdiri di sini,” ungkapnya dalam acara yang saat itu disaksikan juga oleh para anggota dewan baik provinsi/kabupaten di Kaltara yang hadir.

Ping Yansen dalam kesempatan itu juga sembari mengajak para lansia bersama untuk memanjatkan sebuah doa kepada Tuhan Yesus Kristus, memohon agar para generasi  ke depan takut akan Tuhan. Dan mereka para generasi dapat menjadi kekuatan bagi bangsa dan negara ini. Tak sampai disitu, ungkapan rasa syukur juga dalam doanya lantaran dirinya bersama para ibu lansia dijadikan seorang ibu bagi para generasi. Dengan tangan mengepal ke atas, tampak ia bersama para lansia terus memanjatkan doa agar bisa terus menjadi seorang ibu yang setia. “Terima kasih Tuhan Yesus Kristus memberkati,” tuntasnya dalam doanya. (omg/fly)

Most Read

Artikel Terbaru

/