alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Minta Seluruh Cabor Diakomodir

TARAKAN – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara yang baru saat ini, disambut baik pada cabor. Namun banyak tugas berat yang tentunya akan menjadi tugas pengurus yang baru selama masa periode hingga 2023.

Diantaranya meloloskan beberapa cabor di kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON). Diketahui beberapa cabor yang akan berlaga di PON 2020 di Papua akan dikurangi jumlah kuota atletnya, seperti cabor layar.

Dikatakan Ketua Umum Porlasi Kaltra Widodo Dwi Santoso, dari tugas tersebut setidaknya kepengurusan KONI harus terbentuk secepatnya. “Semoga dalam waktu dekat sudah jelas kepengurusan KONI yang baru ini. Intinya bagaimana caranya semua cabang olahraga dapat terakomodir seluruhnya, dalam rangka mempersiapkan Pra PON 2019 yang akan datang. Karena beberapa cabang olahraga ini sudah ada yang mempersiapkan diri,” jelasnya kepada media ini.

Baca Juga :  Empat Penjabat Tinggi Malinau Dirotasi

Widodo mengakui tugas berat KONI Kaltara sudah mulai terlihat di persiapan Pra PON. Karena dengan adanya pengurangan besar-besaran kuota atlet di PON 2020 mendatang, sehingga pastinya beberapa provinsi di Indonesia yang akan berlaga bakal mempersiapkan atletnya sebaik mungkin. “Untuk lolos pastinya harus memiliki kerja keras dari masing-masing daerah. Kita sebenarnya sudah tertinggal jauh dengan daerah lain, bahkan daerah lain sudah melaksanakan desentralisasi untuk atletnya, sehingga kita wajib untuk mengejar itu. Sehingga berat bagi kita untuk mempertahankan tiga emas PON 2016 lalu,” jelasnya.

Widodo menjelaskan untuk mempertahankan capaian yang ada sangatlah berat. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut harus didukung dengan pengurus yang kuat. “Dengan hal ini kami dari cabang olahraga berharap dengan pengurus yang kuat, dengan suntikan anggaran yang memadai, kita bisa melawati hal ini,” ungkapnya. (puu/ash)

Baca Juga :  Resep Keripik Kangkung

 

TARAKAN – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara yang baru saat ini, disambut baik pada cabor. Namun banyak tugas berat yang tentunya akan menjadi tugas pengurus yang baru selama masa periode hingga 2023.

Diantaranya meloloskan beberapa cabor di kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON). Diketahui beberapa cabor yang akan berlaga di PON 2020 di Papua akan dikurangi jumlah kuota atletnya, seperti cabor layar.

Dikatakan Ketua Umum Porlasi Kaltra Widodo Dwi Santoso, dari tugas tersebut setidaknya kepengurusan KONI harus terbentuk secepatnya. “Semoga dalam waktu dekat sudah jelas kepengurusan KONI yang baru ini. Intinya bagaimana caranya semua cabang olahraga dapat terakomodir seluruhnya, dalam rangka mempersiapkan Pra PON 2019 yang akan datang. Karena beberapa cabang olahraga ini sudah ada yang mempersiapkan diri,” jelasnya kepada media ini.

Baca Juga :  Pertina Malinau Siap Dapat Medali di Porprov 2022

Widodo mengakui tugas berat KONI Kaltara sudah mulai terlihat di persiapan Pra PON. Karena dengan adanya pengurangan besar-besaran kuota atlet di PON 2020 mendatang, sehingga pastinya beberapa provinsi di Indonesia yang akan berlaga bakal mempersiapkan atletnya sebaik mungkin. “Untuk lolos pastinya harus memiliki kerja keras dari masing-masing daerah. Kita sebenarnya sudah tertinggal jauh dengan daerah lain, bahkan daerah lain sudah melaksanakan desentralisasi untuk atletnya, sehingga kita wajib untuk mengejar itu. Sehingga berat bagi kita untuk mempertahankan tiga emas PON 2016 lalu,” jelasnya.

Widodo menjelaskan untuk mempertahankan capaian yang ada sangatlah berat. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut harus didukung dengan pengurus yang kuat. “Dengan hal ini kami dari cabang olahraga berharap dengan pengurus yang kuat, dengan suntikan anggaran yang memadai, kita bisa melawati hal ini,” ungkapnya. (puu/ash)

Baca Juga :  Demokrat Siap Menang, Fokus Rampungkan Infrastruktur Partai

 

Most Read

Artikel Terbaru

/