alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Dua Pekan Latihan, Raih Dua Emas di Porprov

TARAKAN – Asky, atlet squash Kaltara yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur dengan membawa nama Penajam Paser Utara (PPU), berhasil meraih dua medali emas. Dua medali tersebut disumbangnya dari kelas perorangan dan ganda.

Asky yang pada PON 2016 lalu membela Kaltara menjelaskan, Kaltara yang menjadi rumah keduanya tidak memiliki sarana lapangan squash yang memiliki spesifikasi khusus. “Jadi keikutsertaan saya di Porprov Kaltim beberapa waktu lalu dilandasi dari panggilan pengurus cabang saya yang ada di PPU untuk membela PPU. Sedangkan cabor squash di Kaltara belum ada lapangannya sehingga di Tarakan saya hanya latihan fisik saja serta pemahaman teknik dengan menyaksikan pertandingan dan berbagai macam sarana, seperti melalui video,” jelasnya.

Baca Juga :  OPD Dituntut Bangun Kreativitas

Sebelum menghadapi ajang Porprov Kaltim ini, Asky menyempatkan diri ke PPU. Asky mengakui saat sampai di PPU, ia langsung fokus berlatih secara intens selama kurang lebih dua pekan jelang pelaksanaan Porprov. Meski diketahui pada Porprov Kaltim beberapa waktu lalu Asky tidak diperhitungkan, namun alhasil dua medali emas sukses diraih dengan persiapan yang terbilang singkat tersebut. “Saya bukan atlet yang diperhitungkan. Saya pun sempat berkecil hati karena beberapa lawan di sana sudah latihan hampir enam bulan. Tapi puji Tuhan dengan persiapan yang memakan waktu dua pekan dengan latihan pagi hingga malam hari, saya berhasil membawa pulang dua medali emas,” ungkapnya. (puu/ash)

Baca Juga :  Rusak Jendela, Laptop Jadi Incaran

TARAKAN – Asky, atlet squash Kaltara yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur dengan membawa nama Penajam Paser Utara (PPU), berhasil meraih dua medali emas. Dua medali tersebut disumbangnya dari kelas perorangan dan ganda.

Asky yang pada PON 2016 lalu membela Kaltara menjelaskan, Kaltara yang menjadi rumah keduanya tidak memiliki sarana lapangan squash yang memiliki spesifikasi khusus. “Jadi keikutsertaan saya di Porprov Kaltim beberapa waktu lalu dilandasi dari panggilan pengurus cabang saya yang ada di PPU untuk membela PPU. Sedangkan cabor squash di Kaltara belum ada lapangannya sehingga di Tarakan saya hanya latihan fisik saja serta pemahaman teknik dengan menyaksikan pertandingan dan berbagai macam sarana, seperti melalui video,” jelasnya.

Baca Juga :  Filet Asam Manis

Sebelum menghadapi ajang Porprov Kaltim ini, Asky menyempatkan diri ke PPU. Asky mengakui saat sampai di PPU, ia langsung fokus berlatih secara intens selama kurang lebih dua pekan jelang pelaksanaan Porprov. Meski diketahui pada Porprov Kaltim beberapa waktu lalu Asky tidak diperhitungkan, namun alhasil dua medali emas sukses diraih dengan persiapan yang terbilang singkat tersebut. “Saya bukan atlet yang diperhitungkan. Saya pun sempat berkecil hati karena beberapa lawan di sana sudah latihan hampir enam bulan. Tapi puji Tuhan dengan persiapan yang memakan waktu dua pekan dengan latihan pagi hingga malam hari, saya berhasil membawa pulang dua medali emas,” ungkapnya. (puu/ash)

Baca Juga :  Camat Diminta Buktikan Pembangunan Sesuai yang Dipamerkan

Most Read

Artikel Terbaru

/