alexametrics
25.7 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Kue Kering Manis Manjakan Lidah

Perayaan Natal tak akan lengkap tanpa aneka kue yang ditata di atas meja. Kue kering pun menjadi pelengkap sempurna di tengah hangatnya nuansa Natal.

Berbicara mengenai kue kering memang tak ada habisnya. Di Indonesia mempunyai segudang kreasi kue kering. Banyak yang menyukai kue jenis ini, karena daya tahannya lebih lama jika dibandingkan dengan kue basah.

Sebenarnya tak harus menunggu momen hari raya keagamaan untuk membuat atau menikmati hidangan kue kering. Namun ada berbagai kreasi kue kering, mulai dari tradisional dan modern yang dapat disajikan untuk hidangan camilan keluarga.

Maka tak heran banyak yang menjajakan kue kering ini. Tak hanya di toko-toko. Kue kering ini pun banyak dijual di rumah via online. Namun berbeda pula jika kita meraciknya sendiri. Ada rasa kepuasan tersendiri, apalagi hasil kue yang dibuat sesuai dengan keinginan alias berhasil.

Baca Juga :  Terdampak KIPI, Ratusan KK Warga Kampung Baru Direlokasi ke Daerah Ini

Dari beberapa kue kering, tentu ada yang sulit dibuat. Seperti deppa tori. Di perantauan, deppa tori lebih dikenal dengan sebutan kue Toraja. Konon pembuatannya sedikit rumit. Jika dalam pembuatannya tidak sesuai, teksturnya akan keras dan sulit digigit.

“Istilahnya kue ini cerewet, kalau berhasil itu pasti lembut dan renyah kalau digigit. Kalau tidak jadi, mungkin takarannya yang tidak pas, jadi hasilnya keras digigit,” terang Elisabeth.

Berwarna merah kehitaman, lantaran bahan dasarnya dari beras ketan yang dipadukan gula merah. Ciri khas dari kue ini, berbentuk jajargenjang dan dipermukaannya ada taburan wijen putih.

Selain deppa tori, kue kering lainnya pun banyak dijumpai saat perayaan keagamaan. Sebenarnya kue kering ini tak hanya ditemukan saat perayaan besar. Di hari biasa pun mudah ditemukan di toko untuk camilan di waktu luang. (*/one)

Baca Juga :  Empat Penjabat Tinggi Malinau Dirotasi

 

Perayaan Natal tak akan lengkap tanpa aneka kue yang ditata di atas meja. Kue kering pun menjadi pelengkap sempurna di tengah hangatnya nuansa Natal.

Berbicara mengenai kue kering memang tak ada habisnya. Di Indonesia mempunyai segudang kreasi kue kering. Banyak yang menyukai kue jenis ini, karena daya tahannya lebih lama jika dibandingkan dengan kue basah.

Sebenarnya tak harus menunggu momen hari raya keagamaan untuk membuat atau menikmati hidangan kue kering. Namun ada berbagai kreasi kue kering, mulai dari tradisional dan modern yang dapat disajikan untuk hidangan camilan keluarga.

Maka tak heran banyak yang menjajakan kue kering ini. Tak hanya di toko-toko. Kue kering ini pun banyak dijual di rumah via online. Namun berbeda pula jika kita meraciknya sendiri. Ada rasa kepuasan tersendiri, apalagi hasil kue yang dibuat sesuai dengan keinginan alias berhasil.

Baca Juga :  Empat Penjabat Tinggi Malinau Dirotasi

Dari beberapa kue kering, tentu ada yang sulit dibuat. Seperti deppa tori. Di perantauan, deppa tori lebih dikenal dengan sebutan kue Toraja. Konon pembuatannya sedikit rumit. Jika dalam pembuatannya tidak sesuai, teksturnya akan keras dan sulit digigit.

“Istilahnya kue ini cerewet, kalau berhasil itu pasti lembut dan renyah kalau digigit. Kalau tidak jadi, mungkin takarannya yang tidak pas, jadi hasilnya keras digigit,” terang Elisabeth.

Berwarna merah kehitaman, lantaran bahan dasarnya dari beras ketan yang dipadukan gula merah. Ciri khas dari kue ini, berbentuk jajargenjang dan dipermukaannya ada taburan wijen putih.

Selain deppa tori, kue kering lainnya pun banyak dijumpai saat perayaan keagamaan. Sebenarnya kue kering ini tak hanya ditemukan saat perayaan besar. Di hari biasa pun mudah ditemukan di toko untuk camilan di waktu luang. (*/one)

Baca Juga :  Kudapan Manis Menemani Akhir Pekan

 

Most Read

Artikel Terbaru

/