alexametrics
26.9 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Utus Atlet ke Pra PON lewat Seleksi

TARAKAN – Beberapa cabang olahraga di Kaltara sudah mendapatkan kepastian jadwal pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON). Salah satunya cabang olahraga (cabor) Panahan.

Pasca pelaksanaan Musyawaran Nasional (Munas) Perpani beberapa waktu lalu, Batam dan Bali mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Pra PON. Waktu pelaksanaan diketahui akan diselenggarakan pada Mei mendatang. Namun kepastian tempat belum ditetapkan.

Sebagai salah satu peserta dalam ajang kualifikaso PON 2020, Perpani Kaltara akan menyiapkan formula terbaik untuk menghadapi pra kualifikasi PON tersebut. Ketua Umum Perpani Kaltara Steve Singgih Wibowo menuturkan, saat ini pengurus Perpani pusat masih dibentuk sehingga belum ditetapkan lokasi pelaksanaan pra PON. Paling tidak lokasi tuan rumah akan dipastikan pada Januari mendatang. Sembari saat ini susunan Perpani pusat masih belum terbentuk seutuhnya,” kata Steve kepada awak media.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelanggaran Dihentikan

Sebagai bentuk persiapan yang tinggal lima bulan jelang Pra PON, Perpani Kaltara akan menyeleksi atlet terbaiknya dari beberapa daerah yang ada di Kaltara seperti Kabupaten Tanah Tidung, Kota Tarakan dan Malinau. “Kebetulan beberapa kabupaten ini aktif untuk panahannya, sehingga kami akan membuat seleksi tingkat provinsi yang nantinya akan kami boyong ke Pra PON. Inilah salahnya jika kita tidak melaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di kaltara. Karena Porprov itulah yang menjadi ajang oenyeleksian untuk atlet yang akan berlaga di Pra PON sehingga pada 2021 nanti perlu adanya gebrakan KONI dan pemerintah terkait pelaksanan Porprov pertama Kaltara,” jelasnya.

Sampai saat ini Perpani Kaltara sudah memiliki beberapa atlet yang dinyatakan layak untuk berlaga di Pra PON. Namun dengan beberapa penilaian khusus yang dilakukan oleh Perpani Kaltara, para atlet masih harus menjalani seleksi lagi untuk tampil di pra PON. “Pastinya kami akan lakukan seleksi,” ungkapnya. (puu/ash)

Baca Juga :  PBVSI Tarakan Siapkan Agenda Tingkat SD

TARAKAN – Beberapa cabang olahraga di Kaltara sudah mendapatkan kepastian jadwal pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON). Salah satunya cabang olahraga (cabor) Panahan.

Pasca pelaksanaan Musyawaran Nasional (Munas) Perpani beberapa waktu lalu, Batam dan Bali mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Pra PON. Waktu pelaksanaan diketahui akan diselenggarakan pada Mei mendatang. Namun kepastian tempat belum ditetapkan.

Sebagai salah satu peserta dalam ajang kualifikaso PON 2020, Perpani Kaltara akan menyiapkan formula terbaik untuk menghadapi pra kualifikasi PON tersebut. Ketua Umum Perpani Kaltara Steve Singgih Wibowo menuturkan, saat ini pengurus Perpani pusat masih dibentuk sehingga belum ditetapkan lokasi pelaksanaan pra PON. Paling tidak lokasi tuan rumah akan dipastikan pada Januari mendatang. Sembari saat ini susunan Perpani pusat masih belum terbentuk seutuhnya,” kata Steve kepada awak media.

Baca Juga :  Siswa SLB: Saya Pengin Ketemu Pak Presiden!

Sebagai bentuk persiapan yang tinggal lima bulan jelang Pra PON, Perpani Kaltara akan menyeleksi atlet terbaiknya dari beberapa daerah yang ada di Kaltara seperti Kabupaten Tanah Tidung, Kota Tarakan dan Malinau. “Kebetulan beberapa kabupaten ini aktif untuk panahannya, sehingga kami akan membuat seleksi tingkat provinsi yang nantinya akan kami boyong ke Pra PON. Inilah salahnya jika kita tidak melaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di kaltara. Karena Porprov itulah yang menjadi ajang oenyeleksian untuk atlet yang akan berlaga di Pra PON sehingga pada 2021 nanti perlu adanya gebrakan KONI dan pemerintah terkait pelaksanan Porprov pertama Kaltara,” jelasnya.

Sampai saat ini Perpani Kaltara sudah memiliki beberapa atlet yang dinyatakan layak untuk berlaga di Pra PON. Namun dengan beberapa penilaian khusus yang dilakukan oleh Perpani Kaltara, para atlet masih harus menjalani seleksi lagi untuk tampil di pra PON. “Pastinya kami akan lakukan seleksi,” ungkapnya. (puu/ash)

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelanggaran Dihentikan

Most Read

Artikel Terbaru

/