alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Sekkab: Mari Berhikmat Menjaga Anugerah yang Tuhan Berikan

MALINAU – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau Drs. Hendris Damus, M.Si mewakili Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, bersama rombongan yang diutus dalam Perjalanan Ibadah Natal Bupati Malinau Tahun 2018 merayakan Natal di Desa Long Tebulo Kecamatan Bahau hulu, Senin (17/12).

“Saya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati kita yang tidak dapat hadir di sini dan beliau menyampaikan salam hangat untuk masyarakat Bahau Hulu,” ucap Hendris Damus.

Pemerintah daerah sudah merencanakan jadwal ini jauh hari namun jadwal penerbangan yang berubah oleh pihak maskapai sehingga Bupati tidak dapat hadir bersama merayakan Natal di Desa Long Tebulo.

Tema Natal tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Persatuan Gereja Indonesia yaitu “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita” (Bdk. 1 Korintus 1:30a) berlatar belakang gunung Rinjani yang menjadi kebanggaan warga Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Bantuan ke Warga Tidak Mampu dan Isoman Disalurkan

Sama dengan kekayaan hutan kabupaten Malinau yang masuk di dalam Taman Nasional Kayan Mentarang. Bahkan bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Malinau dan Indonesia saja, seluruh dunia pun memilikinya karena sudah diresmikan menjadi hutan konservasi yang menjadi salah satu paru-paru dunia.

“Apalagi dengan adanya tempat penelitian ‘Lalut Birai’ di Bahau Hulu ini, banyak orang datang kesini,” ujarnya.

Itu artinya gunung Rinjani (2000 km2) tidak bisa dibandingkan dengan wilayah Malinau yang luasnya 34 ribu km2. “Jika kita tidak memiliki hikmat seperti tema Natal tahun ini, tidak mampu menjaga dengan baik anugrah yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa maka tidak akan menjadi apa-apa bagi semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Serba Brokoli Santapan Sehat di Rumah

Untuk bidang pemerintahan, Sekkab Malinau Hendris Damus mengucapkan terima kasih atas capaian 100 persen pelaksanaan dana Gerakan Desa Membangun (Gerdema) oleh Kecamatan Bahau Hjlu. Program Gerdema sebagai model pembangunan kepada masyarakat (bottom up) mampu menggerakkan masyarakat untuk membangun daerahnya.

“Program Gerdema ini adalah program cerdas. Tidak ada program yang sama seperti Gerdema,” ucap Sekkab Malinau Hendris karena program Gerdema benar-benar dirasakan oleh masyarakat Malinau.

Berdasarkan laporan Camat Bahau Hulu, banyak warga menginginkan program Gerdema dapat diteruskan dan dikembangkan karena manfaatnya luar biasa. (hms/fly)

MALINAU – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau Drs. Hendris Damus, M.Si mewakili Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, bersama rombongan yang diutus dalam Perjalanan Ibadah Natal Bupati Malinau Tahun 2018 merayakan Natal di Desa Long Tebulo Kecamatan Bahau hulu, Senin (17/12).

“Saya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati kita yang tidak dapat hadir di sini dan beliau menyampaikan salam hangat untuk masyarakat Bahau Hulu,” ucap Hendris Damus.

Pemerintah daerah sudah merencanakan jadwal ini jauh hari namun jadwal penerbangan yang berubah oleh pihak maskapai sehingga Bupati tidak dapat hadir bersama merayakan Natal di Desa Long Tebulo.

Tema Natal tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Persatuan Gereja Indonesia yaitu “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita” (Bdk. 1 Korintus 1:30a) berlatar belakang gunung Rinjani yang menjadi kebanggaan warga Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  TMMD Membangun Sarana Infrastruktur di Wilayah Pedesaan

Sama dengan kekayaan hutan kabupaten Malinau yang masuk di dalam Taman Nasional Kayan Mentarang. Bahkan bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Malinau dan Indonesia saja, seluruh dunia pun memilikinya karena sudah diresmikan menjadi hutan konservasi yang menjadi salah satu paru-paru dunia.

“Apalagi dengan adanya tempat penelitian ‘Lalut Birai’ di Bahau Hulu ini, banyak orang datang kesini,” ujarnya.

Itu artinya gunung Rinjani (2000 km2) tidak bisa dibandingkan dengan wilayah Malinau yang luasnya 34 ribu km2. “Jika kita tidak memiliki hikmat seperti tema Natal tahun ini, tidak mampu menjaga dengan baik anugrah yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa maka tidak akan menjadi apa-apa bagi semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Membangun Butuh Perjuangan, Tak Mundur Hanya Karena ada Masalah

Untuk bidang pemerintahan, Sekkab Malinau Hendris Damus mengucapkan terima kasih atas capaian 100 persen pelaksanaan dana Gerakan Desa Membangun (Gerdema) oleh Kecamatan Bahau Hjlu. Program Gerdema sebagai model pembangunan kepada masyarakat (bottom up) mampu menggerakkan masyarakat untuk membangun daerahnya.

“Program Gerdema ini adalah program cerdas. Tidak ada program yang sama seperti Gerdema,” ucap Sekkab Malinau Hendris karena program Gerdema benar-benar dirasakan oleh masyarakat Malinau.

Berdasarkan laporan Camat Bahau Hulu, banyak warga menginginkan program Gerdema dapat diteruskan dan dikembangkan karena manfaatnya luar biasa. (hms/fly)

Most Read

Kematian Korban Diduga Diawali Kecelakaan

PAN Ungkap Elektabilitas Petahana

Beli Pulsa Pakai Uang Mainan

Artikel Terbaru

/