MALINAU – Musisi legendaris Iwan Fals kembali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat dan alam Indonesia. Dalam kedatangan nya untuk tampil di Malinau, Kalimantan Utara, dalam rangka Festival Budaya Irau ke-11, pelantun lagu Bento itu telah menciptakan sebuah lagu khusus untuk Malinau.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau sekaligus Ketua Panitia Festival Budaya Irau ke-11, Ernes Silvanus, usai kegiatan penanaman pohon bersama Iwan Fals di Pusat Kuliner Pelangi, Sabtu (25/10).
"Beliau bilang ada satu lagu yang memang diciptakan khusus untuk Malinau. Dalam rangka ulang tahun Malinau ke-26 ini" ujar Ernes.
Sebelum tampil dalam konser penutupan Festival Budaya Irau, Iwan Fals bersama istri dan anaknya juga ikut menanam pohon manggis dan rambutan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan peduli lingkungan di Malinau. Kegiatan itu turut diikuti oleh Bupati Malinau dan jajaran Forkompimda.
Ernes mengatakan, selama berada di Malinau, Iwan Fals tampak menikmati suasana alam yang masih asri dan masyarakat yang ramah.
"Beliau cerita, waktu naik speed dari Talakan ke Malinau, beliau kagum sekali. Katanya, Indonesia luar biasa indah, dan Malinau adalah salah satu buktinya," ujarnya.
Iwan Fals dijadwalkan berada di Malinau selama empat hari, mulai Jumat hingga Senin (27/10). Dalam konser penutupan Festival Budaya Irau ke-11 yang akan digelar Minggu malam (26/10), ia akan membawakan sekitar 20 lagu, termasuk lagu yang ia ciptakan khusus untuk Malinau.
"Beliau ingin tampil total. Malam ini setelah Vina Panduwinata tampil, beliau akan melakukan cek sound. Kalau belum sempat, besok pagi akan dilanjutkan," tambah Ernes.
Kehadiran Iwan Fals di Malinau menjadi momen bersejarah dalam perayaan Festival Budaya Irau tahun ini. Tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menciptakan sebuah lagu untuk Bumi Intimung. (*dip)
Editor : Azwar Halim