MALINAU – Produksi ikan air tawar di Kabupaten Malinau terus mengalami peningkatan signifikan. Dalam kurun tiga tahun terakhir, produksi ikan air tawar tumbuh sebesar 14,85 persen, dari 316,52 ton pada 2022 menjadi 363,46 ton pada 2024.
Lonjakan ini merupakan hasil nyata dari dukungan Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan Malinau yang secara konsisten menyalurkan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan air tawar kepada kelompok pembudidaya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, Afri STP, menjelaskan bahwa berbagai program bantuan telah diberikan sejak 2023 hingga 2025.
"Jadi bantuan nya itu ada induk ikan, benih, pakan, obat-obatan, kincir, pompa air, pupuk, alat angkut, pembangunan kolam ikan, hingga kampung nelayan. Semuanya bertujuan memperkuat kapasitas pembudidaya ikan air tawar supaya mereka produktif dan mandiri," jelasnya.
Menurut Afri, tren kenaikan produksi ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengembangkan potensi perikanan budidaya sebagai peluang ekonomi.
"Kami berharap pembudidaya dapat memanfaatkan dan merawat bantuan tersebut sehingga produksi ikan air tawar terus naik dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya dukungan ini, subsektor perikanan budidaya di Malinau diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang pasar baru baik di tingkat lokal maupun luar daerah. (*dip)
Editor : Azwar Halim