Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puskesmas Hadir di Perbatasan, Warga Binuang Menanti Dokter dan Layanan UGD 24 Jam

I
Penulis: Iwan RT❯
TENAGA KESEHATAN: Kades Binuang menyambut Kepala Dinkes Nunukan saat pembukaan Puskesmas Krayan Tengah. FOTO: DOK KADES BINUANG
TENAGA KESEHATAN: Kades Binuang menyambut Kepala Dinkes Nunukan saat pembukaan Puskesmas Krayan Tengah. FOTO: DOK KADES BINUANG

Advertisement

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali menunjukkan perhatiannya terhadap peningkatan layanan dasar pada wilayah perbatasan RI-Malaysia di Krayan. Kali ini di bidang kesehatan. Pemkab Nunukan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menghadirkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Desa Binuang, Kecamatan Krayan Tengah.

Tentunya, kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat di perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara) yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pelayanan kesehatan. 

Tentu tak hanya dilihat sebatas sebagai pembangunan gedung baru. Lebih dari itu, kehadiran Puskesmas ini diharapkan jadi tempat masyarakat mendapatkan pertolongan medis secara lebih cepat, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ketika menghadapi kondisi darurat.

Advertisement

Demikian dikatakan Kepala Desa (Kades) Binuang, Kalvin kepada Radar Tarakan melalui sambungan selulernya, Senin (2/11). 

"Keberadaan Puskesmas ini merupakan harapan besar bagi masyarakat dalam mewujudkan pemerataan akses pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas dan terjangkau," ujar Kalvin. 

Kalvin menilai, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), khususnya di pedalaman Krayan Tengah, harapan utama terhadap keberadaan Puskesmas adalah semakin dekatnya akses pelayanan kesehatan. 

Advertisement

"Termasuk tersedianya dokter dan tenaga medis yang memadai, serta adanya pelayanan kegawatdaruratan melalui Unit Gawat Darurat (UGD) yang dapat beroperasi selama 24 jam," tuturnya. 

Kehadiran fasilitas kesehatan dengan kualitas layanan yang memadai dinilai sangat penting mengingat kondisi geografis wilayah Krayan yang cukup sulit dijangkau. 

"Karena sejauh ini masyarakat sering menghadapi kendala ketika membutuhkan pelayanan kesehatan secara cepat. Harapannya hal ini bisa jadi perhatian pemerintah daerah," pungkasnya. (iwk)

Advertisement
Editor : Azward Halim

Artikel Terkait

Sekprov Kaltara Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Taat Pajak

Sekprov Kaltara Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Taat Pajak

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Harianto mengajak masyarakat dan pelaku usaha meningkatkan kepatuhan dalam m

KONI Tana Tidung Targetkan 60 Medali Emas di Porprov  II Kaltara 2026

KONI Tana Tidung Targetkan 60 Medali Emas di Porprov  II Kaltara 2026

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tana Tidung memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan

Kapolda Kaltara Larang Personel Gunakan Vape, Pelanggar Bakal Ditindak Tegas

Kapolda Kaltara Larang Personel Gunakan Vape, Pelanggar Bakal Ditindak Tegas

TANJUNG SELOR – Kapolda Kaltara Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik melarang seluruh personel menggunakan rokok elektrik atau vape. Penegasan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer