Puskesmas Hadir di Perbatasan, Warga Binuang Menanti Dokter dan Layanan UGD 24 Jam

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali menunjukkan perhatiannya terhadap peningkatan layanan dasar pada wilayah perbatasan RI-Malaysia di Krayan. Kali ini di bidang kesehatan. Pemkab Nunukan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menghadirkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Desa Binuang, Kecamatan Krayan Tengah.
Tentunya, kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat di perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara) yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pelayanan kesehatan.
Tentu tak hanya dilihat sebatas sebagai pembangunan gedung baru. Lebih dari itu, kehadiran Puskesmas ini diharapkan jadi tempat masyarakat mendapatkan pertolongan medis secara lebih cepat, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ketika menghadapi kondisi darurat.
Demikian dikatakan Kepala Desa (Kades) Binuang, Kalvin kepada Radar Tarakan melalui sambungan selulernya, Senin (2/11).
"Keberadaan Puskesmas ini merupakan harapan besar bagi masyarakat dalam mewujudkan pemerataan akses pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas dan terjangkau," ujar Kalvin.
Kalvin menilai, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), khususnya di pedalaman Krayan Tengah, harapan utama terhadap keberadaan Puskesmas adalah semakin dekatnya akses pelayanan kesehatan.
"Termasuk tersedianya dokter dan tenaga medis yang memadai, serta adanya pelayanan kegawatdaruratan melalui Unit Gawat Darurat (UGD) yang dapat beroperasi selama 24 jam," tuturnya.
Kehadiran fasilitas kesehatan dengan kualitas layanan yang memadai dinilai sangat penting mengingat kondisi geografis wilayah Krayan yang cukup sulit dijangkau.
"Karena sejauh ini masyarakat sering menghadapi kendala ketika membutuhkan pelayanan kesehatan secara cepat. Harapannya hal ini bisa jadi perhatian pemerintah daerah," pungkasnya. (iwk)



