alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Pengunjung THM Ikut Dites Urine

TARAKAN– Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam (THM) Sabtu (29/12) malam lalu (29/12) dilakukan tes urine. Dalam operasi cipta kondisi (Cipkon) menjelang Tahun Baru tersebut,  empat THM yang ada di Tarakan didatangi oleh tim gabungan dari Ditreskoba Polda Kaltara, BNNP Kaltara, Polres Tarakan, BNNK Tarakan dan Polisi Militer (PM).

Dari pantauan Radar Tarakan, tim gabungan terbagi menjadi dua dan menyisir THM yang ada di sekitaran Jalan Kusuma Bangsa dan sekitaran Kelurahan Kampung Satu. Selain melakukan tes urine, petugas juga melakukan pemeriksaan badan terhadap pengunjung untuk memastikan tidak adanya barang terlarang yang dibawa.

Hasil dari tes urine yang sudah dilakukan, ditemukan sekitar 16 pria yang merupakan pengunjung terindikasi positif menggunakan narkotika dan langsung diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Tarakan. Tidak hanya pengunjung, namun petugas juga menemukan adanya 6 wanita yang bekerja di THM juga didapati positif menggunakan narkotika.

Baca Juga :  PAN Ungkap Elektabilitas Petahana

“Saya pakai terakhir hari Rabu kemarin,” kata Melati (nama samaran), salah seorang wanita pekerja THM kepada petugas.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kaltara, AKBP Agus Nugaraha menjelaskan, operasi tersebut dilakukan untuk pengamanan menjelang malam Tahun Baru. Sasarannya adalah THM dan tempat yang dianggap rawan terjadinya peredaran narkotika.

“Untuk di Tarakan ini kami sudah melaksanakan di empat THM. Jadi kami sudah amankan para pengunjung yang terindikasi positif menggunakan narkotika,” jelasnya.

Diakui AKBP Agus Nugraha, para pengunjung dan wanita pekerja THM yang diamankan baru terindikasi positif melalui tes urine, namun pihaknya tetap mengamankan untuk penindakan lebih lanjut. Sementara itu, selama operasi berlangsung pihaknya tidak menemukan adanya barang bukti berupa narkotika dari sejumlah pengunjung yang terindikasi positif menggunakan tes urine.

Baca Juga :  Pemilih Sudah Meninggal Masih Terdaftar

“Kami amankan dulu ke kantor. Kemudian akan didata terlebih dahulu. Namun kalau perlu dilakukan rehabilitasi maka akan dilakukan rehabilitasi,” imbuhnya.

Tidak hanya mengamankan pengunjung yang diduga menggunakan narkotika, tetapi  dalam operasi itu tim gabungan juga mengamankan beberapa botol miras. Diduga miras yang diamankan tersebut lantaran peruntukannya tidak sesuai.

“Sekitar 15 botol yang  ikut diamankan dan itu miras berjenis civas,” pungkasnya. (zar/zia)

TARAKAN– Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam (THM) Sabtu (29/12) malam lalu (29/12) dilakukan tes urine. Dalam operasi cipta kondisi (Cipkon) menjelang Tahun Baru tersebut,  empat THM yang ada di Tarakan didatangi oleh tim gabungan dari Ditreskoba Polda Kaltara, BNNP Kaltara, Polres Tarakan, BNNK Tarakan dan Polisi Militer (PM).

Dari pantauan Radar Tarakan, tim gabungan terbagi menjadi dua dan menyisir THM yang ada di sekitaran Jalan Kusuma Bangsa dan sekitaran Kelurahan Kampung Satu. Selain melakukan tes urine, petugas juga melakukan pemeriksaan badan terhadap pengunjung untuk memastikan tidak adanya barang terlarang yang dibawa.

Hasil dari tes urine yang sudah dilakukan, ditemukan sekitar 16 pria yang merupakan pengunjung terindikasi positif menggunakan narkotika dan langsung diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Tarakan. Tidak hanya pengunjung, namun petugas juga menemukan adanya 6 wanita yang bekerja di THM juga didapati positif menggunakan narkotika.

Baca Juga :  PAN Ungkap Elektabilitas Petahana

“Saya pakai terakhir hari Rabu kemarin,” kata Melati (nama samaran), salah seorang wanita pekerja THM kepada petugas.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kaltara, AKBP Agus Nugaraha menjelaskan, operasi tersebut dilakukan untuk pengamanan menjelang malam Tahun Baru. Sasarannya adalah THM dan tempat yang dianggap rawan terjadinya peredaran narkotika.

“Untuk di Tarakan ini kami sudah melaksanakan di empat THM. Jadi kami sudah amankan para pengunjung yang terindikasi positif menggunakan narkotika,” jelasnya.

Diakui AKBP Agus Nugraha, para pengunjung dan wanita pekerja THM yang diamankan baru terindikasi positif melalui tes urine, namun pihaknya tetap mengamankan untuk penindakan lebih lanjut. Sementara itu, selama operasi berlangsung pihaknya tidak menemukan adanya barang bukti berupa narkotika dari sejumlah pengunjung yang terindikasi positif menggunakan tes urine.

Baca Juga :  ALHAMDULILAH, 4 Pasien Sembuh di Kota Tarakan 

“Kami amankan dulu ke kantor. Kemudian akan didata terlebih dahulu. Namun kalau perlu dilakukan rehabilitasi maka akan dilakukan rehabilitasi,” imbuhnya.

Tidak hanya mengamankan pengunjung yang diduga menggunakan narkotika, tetapi  dalam operasi itu tim gabungan juga mengamankan beberapa botol miras. Diduga miras yang diamankan tersebut lantaran peruntukannya tidak sesuai.

“Sekitar 15 botol yang  ikut diamankan dan itu miras berjenis civas,” pungkasnya. (zar/zia)

Most Read

Artikel Terbaru

/