alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Luangkan Baca Koran Usai Bekerja

Salah satu pemenang voucer belanja gratis pada Sabtu (22/12) lalu adalah Riki Handayani. Ia juga merupakan satu dari ribuan pelanggan setia surat kabar harian (SKH) Radar Tarakan.

LISAWAN YOSEPH LOBO

RIKI Handayani berlangganan surat kabar harian Radar Tarakan sejak 2008 silam. Riki yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Tarakan ini tentu memiliki kesibukan. Tak hanya menyiapkan bahan ajaran untuk murid-muridnya di sekolah, tetapi juga mengurus keluarga di rumah.

Kendati demikian, kurang lebih 10 tahun ia mengikuti pemberitaan dan perkembangan Kota Tarakan melalui koran Radar Tarakan. Setiap pulang kerja, ia luangkan waktunya membaca koran sembari bersantai sejenak di sore hari.

Baca Juga :  Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan

Maklum ia mulai beraktivitas sejak pukul 07.00 wita. Membaca koran di pagi hari pun tak sempat dilakukannya. “Koran datang jam 7 pagi, kami sudah berangkat kerja. Jadi pulang kerja baru baca, agak sorean,” kata wanita berhijab ini.

Menurutnya Kota Tarakan merupakan kota pendidikan, sehingga pemberitaan mengenai pendidikan pun patut ditonjolkan. Tak melulu pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemajuan pendidikan di Bumi Paguntaka ini.

Selain itu, meski berada di Kota Tarakan, berita dari luar Kalimantan Utara (Kaltara) alias nasional pun perlu disajikan. Peristiwa dari luar kota pun perlu diketahui. “Tapi mungkin karena menjelang pemilu, jadi berita politik banyak dan halamannya agak sedikit,” jelasnya.

Baca Juga :  Di Tarakan, New Normal Masih 50:50

Nah, dengan adanya program belanja gratis ini, ia pun tak menyangka akan memenangkannya. Maklum, mengumpulkan kupon undian di STB, Jalan Kusuma Bangsa baru dimulainya pada pekan kedua di bulan Desember.

Nggak kepikiran sih. Iseng-iseng aja isi biodata. Padahal sebelumnya tidak pernah, tapi Alhamdulillah mungkin rezeki dapat undian,” jelasnya. (*/one/ash)

 

Salah satu pemenang voucer belanja gratis pada Sabtu (22/12) lalu adalah Riki Handayani. Ia juga merupakan satu dari ribuan pelanggan setia surat kabar harian (SKH) Radar Tarakan.

LISAWAN YOSEPH LOBO

RIKI Handayani berlangganan surat kabar harian Radar Tarakan sejak 2008 silam. Riki yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Tarakan ini tentu memiliki kesibukan. Tak hanya menyiapkan bahan ajaran untuk murid-muridnya di sekolah, tetapi juga mengurus keluarga di rumah.

Kendati demikian, kurang lebih 10 tahun ia mengikuti pemberitaan dan perkembangan Kota Tarakan melalui koran Radar Tarakan. Setiap pulang kerja, ia luangkan waktunya membaca koran sembari bersantai sejenak di sore hari.

Baca Juga :  Pemkot Dukung Penuh Pawai Pembangunan

Maklum ia mulai beraktivitas sejak pukul 07.00 wita. Membaca koran di pagi hari pun tak sempat dilakukannya. “Koran datang jam 7 pagi, kami sudah berangkat kerja. Jadi pulang kerja baru baca, agak sorean,” kata wanita berhijab ini.

Menurutnya Kota Tarakan merupakan kota pendidikan, sehingga pemberitaan mengenai pendidikan pun patut ditonjolkan. Tak melulu pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemajuan pendidikan di Bumi Paguntaka ini.

Selain itu, meski berada di Kota Tarakan, berita dari luar Kalimantan Utara (Kaltara) alias nasional pun perlu disajikan. Peristiwa dari luar kota pun perlu diketahui. “Tapi mungkin karena menjelang pemilu, jadi berita politik banyak dan halamannya agak sedikit,” jelasnya.

Baca Juga :  Tempe Sandwich

Nah, dengan adanya program belanja gratis ini, ia pun tak menyangka akan memenangkannya. Maklum, mengumpulkan kupon undian di STB, Jalan Kusuma Bangsa baru dimulainya pada pekan kedua di bulan Desember.

Nggak kepikiran sih. Iseng-iseng aja isi biodata. Padahal sebelumnya tidak pernah, tapi Alhamdulillah mungkin rezeki dapat undian,” jelasnya. (*/one/ash)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/