alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

246 Personel Satpol PP Siap Razia Gabungan

TARAKAN – Menyambut datangnya Tahun Baru memang menjadi salah satu momen yang biasa ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat. Pada momen inilah, setiap masyarakat kebanyakan memilih keluar rumah dan berekreasi bersama sambil merayakan penyambutan Tahun Baru. Namun, malam ini (31/12) akan ada razia gabungan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama kepolisian.

Kepala Bidang Ketentraman Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Tarakan, Waridi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan razia khusus di malam Tahun Baru bersama dengan pihak kepolisian ke sejumlah tempat hiburan malam, penjual petasan dan sebagainya. “Lokasinya tidak bisa disebutkan sekarang, nanti saja,” ucapnya kepada Radar Tarakan.

Selain tempat-tempat hiburan, Waridi mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan menyisir setiap pedagang yang menjual petasan maupun mercon yang dianggap membahayakan masyarakat lain seperti edaran Gubernur Kalimantan Utara. “Terutama bagian Pertamina ini, kan biasanya ada model api yang membahayakan. Kalau ada informasi dari masyarakat, pasti kami tindak lanjut kok,” ujarnya.

Baca Juga :  UBT Buka Program Magister Pertanian

Untuk itu, demi keselamatan bersama, Satpol PP telah melaksanakan razia gabungan bersama pihak kepolisian yang dimulai sejak hari Natal sampai pada puncak malam Tahun Baru. Yang menjadi titik fokus utama pihaknya saat Tahun Baru ialah Pantai Amal yang merupakan salah satu lokasi wisata favorit di Kota Tarakan.

Disinggung terkait rencana Taman Berlabuh yang akan ditutup khusus pada kegiatan malam Tahun Baru, hari ini (31/12), Waridi menyatakan bahwa sebagai aparat pemerintah, pihaknya siap untuk melakukan penjagaan khusus di lokasi Taman Berlabuh. “Kami siap laksanakan, kami akan melakukan patroli dan pengawasan secara tertutup maupun terbuka,” katanya.

Nah, untuk memantapkan rencana pengawasannya, pihaknya akan menyediakan 246 personel pengamanan Satpol PP termasuk pemadam kebakaran. Sehingga melalui hal tersebut pihaknya menyatakan siap untuk melakukan pengamanan di malam Tahun Baru.

Baca Juga :  Rp 1,3 M Insentif RT Tak Cair-Cair

Waridi pun mengimbau agar setiap masyarakat yang ingin merayakan Tahun Baru, hendaknya tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti mercon, kembang api dan sebagainya. Selain itu juga masyarakat diminta waspada ketika berada di perjalanan mengingat padatnya arus lalu lintas. “Ya waspada saja, jangan sampai lalai. Malam Tahun Baru itu biasanya ramai, jangan disalah gunakan,” pungkasnya. (*/shy/fly)

 

 

TARAKAN – Menyambut datangnya Tahun Baru memang menjadi salah satu momen yang biasa ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat. Pada momen inilah, setiap masyarakat kebanyakan memilih keluar rumah dan berekreasi bersama sambil merayakan penyambutan Tahun Baru. Namun, malam ini (31/12) akan ada razia gabungan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama kepolisian.

Kepala Bidang Ketentraman Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Tarakan, Waridi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan razia khusus di malam Tahun Baru bersama dengan pihak kepolisian ke sejumlah tempat hiburan malam, penjual petasan dan sebagainya. “Lokasinya tidak bisa disebutkan sekarang, nanti saja,” ucapnya kepada Radar Tarakan.

Selain tempat-tempat hiburan, Waridi mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan menyisir setiap pedagang yang menjual petasan maupun mercon yang dianggap membahayakan masyarakat lain seperti edaran Gubernur Kalimantan Utara. “Terutama bagian Pertamina ini, kan biasanya ada model api yang membahayakan. Kalau ada informasi dari masyarakat, pasti kami tindak lanjut kok,” ujarnya.

Baca Juga :  Edukasi Masyarakat lewat Pawai Pembangunan

Untuk itu, demi keselamatan bersama, Satpol PP telah melaksanakan razia gabungan bersama pihak kepolisian yang dimulai sejak hari Natal sampai pada puncak malam Tahun Baru. Yang menjadi titik fokus utama pihaknya saat Tahun Baru ialah Pantai Amal yang merupakan salah satu lokasi wisata favorit di Kota Tarakan.

Disinggung terkait rencana Taman Berlabuh yang akan ditutup khusus pada kegiatan malam Tahun Baru, hari ini (31/12), Waridi menyatakan bahwa sebagai aparat pemerintah, pihaknya siap untuk melakukan penjagaan khusus di lokasi Taman Berlabuh. “Kami siap laksanakan, kami akan melakukan patroli dan pengawasan secara tertutup maupun terbuka,” katanya.

Nah, untuk memantapkan rencana pengawasannya, pihaknya akan menyediakan 246 personel pengamanan Satpol PP termasuk pemadam kebakaran. Sehingga melalui hal tersebut pihaknya menyatakan siap untuk melakukan pengamanan di malam Tahun Baru.

Baca Juga :  Investasi KIPI Tanah Kuning - Mangkupadi Diklaim Terbesar di Dunia, Capai Rp 1.848 T

Waridi pun mengimbau agar setiap masyarakat yang ingin merayakan Tahun Baru, hendaknya tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti mercon, kembang api dan sebagainya. Selain itu juga masyarakat diminta waspada ketika berada di perjalanan mengingat padatnya arus lalu lintas. “Ya waspada saja, jangan sampai lalai. Malam Tahun Baru itu biasanya ramai, jangan disalah gunakan,” pungkasnya. (*/shy/fly)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/