alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Pasca Musda, PKS Targetkan 5 Kursi

TARAKAN – Setelah sukses melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda), kini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) langsung curi start dengan mempersiapkan strategi dalam memaksimalkan target pilkada 2024 mendatang. Hal itu disampaikan, Sekretaris DPD PKS Kota Tarakan, Bahar Mahmud.

Bahar menjelaskan, dengan adanya penyegaran pada kepengurusan baru, baik pengurus provinsi maupun kota, memberikan warna baru dalam perjuangan PKS. Sehingga, dengan penyegaran ini diharapkan mampu membawa PKS mencapai target pada pilkada 2024 mendatang.

“Hadirnya kepengurusan baru dalam setiap tahunnya, itu sebenarnya pasti memiliki target-target baru. Sebelumnya kita punya satu kursi, kemudian di tahun 2019 naik jadi 2 kursi, kemudian target 2024 adalah 5 kursi untuk Kota Tarakan. Dan kemudian, 2 kursi untuk provinsi,” ujarnya, kemarin (28/12).

Ia membeberkan, meski pilkada 2024 masih cukup lama, namun pihaknya cukup serius dalam mengawal potensi suara sejak saat ini. Karena menurutnya, mendapatkan dukungan militan tentunya harus dibangun sejak jauh hari. Sehingga sejak saat ini, PKS cukup selektif dalam memantau kader yang akan diusung maju baik menjadi caleg, maupun menjadi bakal calon kepala daerah.

Baca Juga :  UMK Akan Dibahas Pekan Depan

“Terkait masalah strategi yang disampaikan bahwa ada 2 yang menjadi unsur kekuatan dari PKS, pertama ada kekuatan dari jumlah kader. Yang kedua, adalah kekuatan caleg yang disiapkan sedini mungkin yang nanti akan menopang suara PKS. Yang akan menopang suara di legislatif,”tukasnya.

“Kami menargetkan kami memiliki unsur ketokohan yang memadai, sehingga kemudian pertemuan antara kekuatan kader itu dengan hadirnya tokoh-tokoh di masyarakat. Insyaallah ini akan menjadi bentuk kapitalisasi suara yang baru,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Tarakan Darmanto menerangkan, hal tersebut dimaksudkan untuk memperlihatkan jika PKS bukanlah Partai yang tidak selektif dalam memilih caleg. Dengan memilih tokoh yang berkualitas, hal tersebut diharapkan dapat mendongkrak suara PKS.

Baca Juga :  Kumpulkan Kupon, Menangkan Hadiah Utama

“Kami pikir, strategi ini yang dimiliki PKS. Bahwa Kader kami bukan kader comotan, kader kami adalah kader-kader yang militan yang setiap minggunya dibina. Kemudian beberapa ada yang telah menjadi tokoh di lingkungannya. Kami pikir ini merupakan modal besar. Untuk strategi berikutnya, kami tidak akan menyampaikan di sini karena itu juga merupakan ranah dapur kami,” ungkapnya.

Meski demikian, kesempatan menjadi yang nantinya diusung tidak hanya milik kader saja. Melainkan, pihaknya juga dapat mempertimbangkan seorang figur, jika sosok tersebut dianggap potensial dan cukup berpengaruh di masyarakat. “Seperti yang tadi disampaikan, memang selama ini mekanisme untuk kader yang terpilih untuk membawa bendera PKS maju di legislatif. Tapi juga kami tidak menutup kemungkinan, kalau ada tokoh-tokoh atau yang berpengaruh di masyarakat yang ingin bergabung, tentu akan kami pertimbangkan dengan melihat potensinya,” pungkasnya. (*/zac/fly)

TARAKAN – Setelah sukses melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda), kini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) langsung curi start dengan mempersiapkan strategi dalam memaksimalkan target pilkada 2024 mendatang. Hal itu disampaikan, Sekretaris DPD PKS Kota Tarakan, Bahar Mahmud.

Bahar menjelaskan, dengan adanya penyegaran pada kepengurusan baru, baik pengurus provinsi maupun kota, memberikan warna baru dalam perjuangan PKS. Sehingga, dengan penyegaran ini diharapkan mampu membawa PKS mencapai target pada pilkada 2024 mendatang.

“Hadirnya kepengurusan baru dalam setiap tahunnya, itu sebenarnya pasti memiliki target-target baru. Sebelumnya kita punya satu kursi, kemudian di tahun 2019 naik jadi 2 kursi, kemudian target 2024 adalah 5 kursi untuk Kota Tarakan. Dan kemudian, 2 kursi untuk provinsi,” ujarnya, kemarin (28/12).

Ia membeberkan, meski pilkada 2024 masih cukup lama, namun pihaknya cukup serius dalam mengawal potensi suara sejak saat ini. Karena menurutnya, mendapatkan dukungan militan tentunya harus dibangun sejak jauh hari. Sehingga sejak saat ini, PKS cukup selektif dalam memantau kader yang akan diusung maju baik menjadi caleg, maupun menjadi bakal calon kepala daerah.

Baca Juga :  Korsleting Listrik Diduga “Biang Kerok” Kebakaran di RT 23 Kelurahan Sebengkok

“Terkait masalah strategi yang disampaikan bahwa ada 2 yang menjadi unsur kekuatan dari PKS, pertama ada kekuatan dari jumlah kader. Yang kedua, adalah kekuatan caleg yang disiapkan sedini mungkin yang nanti akan menopang suara PKS. Yang akan menopang suara di legislatif,”tukasnya.

“Kami menargetkan kami memiliki unsur ketokohan yang memadai, sehingga kemudian pertemuan antara kekuatan kader itu dengan hadirnya tokoh-tokoh di masyarakat. Insyaallah ini akan menjadi bentuk kapitalisasi suara yang baru,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Tarakan Darmanto menerangkan, hal tersebut dimaksudkan untuk memperlihatkan jika PKS bukanlah Partai yang tidak selektif dalam memilih caleg. Dengan memilih tokoh yang berkualitas, hal tersebut diharapkan dapat mendongkrak suara PKS.

Baca Juga :  Daftar CPNS, Tak Ada Bantuan Kelulusan

“Kami pikir, strategi ini yang dimiliki PKS. Bahwa Kader kami bukan kader comotan, kader kami adalah kader-kader yang militan yang setiap minggunya dibina. Kemudian beberapa ada yang telah menjadi tokoh di lingkungannya. Kami pikir ini merupakan modal besar. Untuk strategi berikutnya, kami tidak akan menyampaikan di sini karena itu juga merupakan ranah dapur kami,” ungkapnya.

Meski demikian, kesempatan menjadi yang nantinya diusung tidak hanya milik kader saja. Melainkan, pihaknya juga dapat mempertimbangkan seorang figur, jika sosok tersebut dianggap potensial dan cukup berpengaruh di masyarakat. “Seperti yang tadi disampaikan, memang selama ini mekanisme untuk kader yang terpilih untuk membawa bendera PKS maju di legislatif. Tapi juga kami tidak menutup kemungkinan, kalau ada tokoh-tokoh atau yang berpengaruh di masyarakat yang ingin bergabung, tentu akan kami pertimbangkan dengan melihat potensinya,” pungkasnya. (*/zac/fly)

Most Read

Kapolda: Netralitas Polri Jadi Atensi

Resep Es Cendol

Tampil Memukau di Ajang Nasional

Artikel Terbaru

/