alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Dalami Keterangan Saksi dan Hasil Laboratorium

TARAKAN – Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Unit Inafis Satreskrim Polres Tarakan pada salah satu rumah makan di Jalan Mulawarman, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik, Minggu (27/12).

“Sumber api, dugaan kami masih sama seperti saat kami ke lokasi kejadian di awal terjadinya kebakaran. Diduga, berasal dari adanya hubungan arus pendek dari meteran listrik,” ujar Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldi, Senin (28/12).

Dirinya belum mengetahui apakah selama ini meteran listrik yang terpasang di rumah makan tersebut dari pihak pengelola rumah makan pernah memohon penambahan daya. Hal tersebut nantinya akan didalami lagi dari keterangan saksi. “Tidak menutup kemungkinan, nantinya penyidik akan meminta keterangan pihak PLN Tarakan, karena ada keterkaitan soal listrik dalam insiden kebakaran ini, adapun progres pemeriksaan saat ini masih seputar saksi yang menyaksikan kejadian kebakaran maupun pekerjanya yang ada di lokasi kejadian,” ujarnya.

Baca Juga :  Kendaraan Pelat Luar Kaltara Harus Diatur

Adapun saksi yang baru diperiksa adalah penjaga rumah makan. Dalam keteranganya, diyakini awal munculnya api berasal dari meteran listrik di rumah makan tersebut. “Saat kejadian, para pekerja baru saja menutup rumah makan, mereka pada saat itu masih melakukan beres-beres di dalam rumah dan para pekerja ada di dalam rumah makan. Dari keterangan saksi juga kami dapat informasi bahwa tidak ada pekerja yang menginap di rumah makan tersebut, pekerja baru kembali bekerja keesokan harinya,” tuturnya.

“Kalau dari lokasi kejadian, kami amankan bekas meteran listrik di titik awal kebakaran sudah dalam kondisi terbakar dan arang bekas barang yang terbakar, adapun posisi meteran listrik, ada di depan warung dan jauh dari dapur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Misi Tiga Pesawat Tempur di Kaltara

Sementara, garis polisi masih terpasang di depan lokasi kejadian. Pekerja maupun pemilik rumah makan diperkenankan menyisihkan barang yang bisa digunakan atau membersihkan lokasi kebakaran. “Laporan polisi juga sudah ada, sisanya, kami lengkapi keterangan saksi-saksi lagi, kemudian nanti berkembangnya ke mana baru kami simpulkan. Untuk hasil olah TKP ini, kami perlu bawa ke Laboratorium Forensik di Surabaya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya kebakaran salah satu rumah makan di Jalan Mulawarman terjadi pada Minggu (27/12) sekira pukul 00.30 WITA. Api yang menghanguskan rumah makan tersebut bersumber dari meteran listrik. (jnr/lim)

TARAKAN – Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Unit Inafis Satreskrim Polres Tarakan pada salah satu rumah makan di Jalan Mulawarman, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik, Minggu (27/12).

“Sumber api, dugaan kami masih sama seperti saat kami ke lokasi kejadian di awal terjadinya kebakaran. Diduga, berasal dari adanya hubungan arus pendek dari meteran listrik,” ujar Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldi, Senin (28/12).

Dirinya belum mengetahui apakah selama ini meteran listrik yang terpasang di rumah makan tersebut dari pihak pengelola rumah makan pernah memohon penambahan daya. Hal tersebut nantinya akan didalami lagi dari keterangan saksi. “Tidak menutup kemungkinan, nantinya penyidik akan meminta keterangan pihak PLN Tarakan, karena ada keterkaitan soal listrik dalam insiden kebakaran ini, adapun progres pemeriksaan saat ini masih seputar saksi yang menyaksikan kejadian kebakaran maupun pekerjanya yang ada di lokasi kejadian,” ujarnya.

Baca Juga :  Aktifkan NSP 121, Pelanggan Telkomsel Dapat Motor

Adapun saksi yang baru diperiksa adalah penjaga rumah makan. Dalam keteranganya, diyakini awal munculnya api berasal dari meteran listrik di rumah makan tersebut. “Saat kejadian, para pekerja baru saja menutup rumah makan, mereka pada saat itu masih melakukan beres-beres di dalam rumah dan para pekerja ada di dalam rumah makan. Dari keterangan saksi juga kami dapat informasi bahwa tidak ada pekerja yang menginap di rumah makan tersebut, pekerja baru kembali bekerja keesokan harinya,” tuturnya.

“Kalau dari lokasi kejadian, kami amankan bekas meteran listrik di titik awal kebakaran sudah dalam kondisi terbakar dan arang bekas barang yang terbakar, adapun posisi meteran listrik, ada di depan warung dan jauh dari dapur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkot Tarakan Fokus Kembangkan Kawasan Utara-Timur

Sementara, garis polisi masih terpasang di depan lokasi kejadian. Pekerja maupun pemilik rumah makan diperkenankan menyisihkan barang yang bisa digunakan atau membersihkan lokasi kebakaran. “Laporan polisi juga sudah ada, sisanya, kami lengkapi keterangan saksi-saksi lagi, kemudian nanti berkembangnya ke mana baru kami simpulkan. Untuk hasil olah TKP ini, kami perlu bawa ke Laboratorium Forensik di Surabaya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya kebakaran salah satu rumah makan di Jalan Mulawarman terjadi pada Minggu (27/12) sekira pukul 00.30 WITA. Api yang menghanguskan rumah makan tersebut bersumber dari meteran listrik. (jnr/lim)

Most Read

Artikel Terbaru

/