alexametrics
26 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Akhirnya JCH Tarakan Diberangkatkan

TARAKAN- Akhirnya 68 jemaah calon haji (JCH) Kota Tarakan bisa diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah, setelah sempat tertunda dua tahun, Rabu (29/6).

Namun kali ini ada yang berbeda. Jika sebelumnya JCH bisa bertemu keluarga untuk memeluk atau sekadar menyapa sebelum berangkat ke tanah suci.

Tahun ini keluarga hanya dapat melambaikan tangan ke JCH yang akan diberangkatkan ke asrama haji Balikpapan untuk selanjutnya ke Arab Saudi.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dari pemerintah untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 bagi JCH.

Sebab jika terkonfirmasi positif maka impian ke tanah suci terpaksa ditunda menjadi tahun depan.

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes mengatakan aturan pembatasan kuota dari Pemerintah Arab Saudi, dengan mengurangi jumlah JCH ari kuota normal tahun ini.

Baca Juga :  Pendapatan PDAM Capai Target, Tahun Depan Dinaikan Jadi Rp 10 M

“Tentu jemaah yang terpilih tahun ini adalah pilihan Allah. Sehingga harus dijaga amanah ini, jadi sayang sekali kalau beribadah tapi tidak mencapai haji yang mambrur,” beber Khairul.

Untuk itu, ia menyampaikan kepada JCH agar mengikuti bimbingan manasik haji Indonesia dan pembimbing ibadah selama berada di Arab Saudi.

Khairul juga menginginkan agar JCH dapat menjaga kesehatan agar tetap prima apalagi saat mengikuti puncak ibadah haji.

“Jangan sampai pas puncaknya malah drop. Ini tentu tidak haji kalau tidak sampai di Arafah. Jadi harus mengatur ritme ibadah, sehingga stamina tetap baik,” katanya. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

TARAKAN- Akhirnya 68 jemaah calon haji (JCH) Kota Tarakan bisa diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah, setelah sempat tertunda dua tahun, Rabu (29/6).

Namun kali ini ada yang berbeda. Jika sebelumnya JCH bisa bertemu keluarga untuk memeluk atau sekadar menyapa sebelum berangkat ke tanah suci.

Tahun ini keluarga hanya dapat melambaikan tangan ke JCH yang akan diberangkatkan ke asrama haji Balikpapan untuk selanjutnya ke Arab Saudi.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dari pemerintah untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 bagi JCH.

Sebab jika terkonfirmasi positif maka impian ke tanah suci terpaksa ditunda menjadi tahun depan.

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes mengatakan aturan pembatasan kuota dari Pemerintah Arab Saudi, dengan mengurangi jumlah JCH ari kuota normal tahun ini.

Baca Juga :  Koalisi Diprediksi Berubah Total

“Tentu jemaah yang terpilih tahun ini adalah pilihan Allah. Sehingga harus dijaga amanah ini, jadi sayang sekali kalau beribadah tapi tidak mencapai haji yang mambrur,” beber Khairul.

Untuk itu, ia menyampaikan kepada JCH agar mengikuti bimbingan manasik haji Indonesia dan pembimbing ibadah selama berada di Arab Saudi.

Khairul juga menginginkan agar JCH dapat menjaga kesehatan agar tetap prima apalagi saat mengikuti puncak ibadah haji.

“Jangan sampai pas puncaknya malah drop. Ini tentu tidak haji kalau tidak sampai di Arafah. Jadi harus mengatur ritme ibadah, sehingga stamina tetap baik,” katanya. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

Most Read

Artikel Terbaru

/