alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Satu Toko Nyaris Dilahap si Jago Merah

TARAKAN – Peristiwa kebakaran kembali terjadi lagi di Jalan Gadjah Mada, RT 23 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan. Dalam musibah kali ini tidak menimbulkan kerugian materil dan korban jiwa.

Kepada Radar Tarakan, Pemilik Toko Semen Jalan Gadjah Mada Kota Tarakan, Idi Purnomo mengatakan bahwa kebakaran di ruang depan lantai 2 rumahnya terjadi pada pukul 18.30 Wita kemarin.

Saat itu, Idi sedang berada di dalam kamar karena hendak beristirahat. Beruntung, Idi belum menutup mata namun melihat kobaran api yang masih kecil namun terlihat menyebar di ruang depan lantai dua rumahnya.

Sontak Idi bangkit dan keluar dari kamar, kemudian berteriak memanggil ketiga orang keluarganya yang tinggal bersana dengan dirinya. Tak berpikir panjang, ketiga keluarganya langsung mengambil air yang terdapat di dalam kamar mandi, kemudian berlari menyiram api tersebut hingga padam. “Saat itu kami langsung bersama memadamkan api, karena takut apinya menyebar. Mumpung apinya masih kecil,” ujarnya.

Baca Juga :  Proyek Penanganan Banjir Dikebut

Idi menyatakan bahwa api tersebut masih terbilang kecil, sehingga mudah dipadamkan karena ukuran api tersebut hanya setinggi lutut anak-anak. Menurut Idi, api tersebut tidak diketahui muncul dari mana. Sebab saat api muncul, listrik dalam keadaan menyala dan baik-baik saja. Usai memadamkan api, Idi melihat petugas pemadam kebakaran (PMK) tiba di lokasi meski ia tak merasa memanggil PMK.

“Mungkin ada tetangga yang peduli, tapi bersyukur api sudah padam. Terimakasih untuk PMK yang sudah hadir untuk membantu kami,” pungkasnya. (*/shy/eza)

TARAKAN – Peristiwa kebakaran kembali terjadi lagi di Jalan Gadjah Mada, RT 23 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan. Dalam musibah kali ini tidak menimbulkan kerugian materil dan korban jiwa.

Kepada Radar Tarakan, Pemilik Toko Semen Jalan Gadjah Mada Kota Tarakan, Idi Purnomo mengatakan bahwa kebakaran di ruang depan lantai 2 rumahnya terjadi pada pukul 18.30 Wita kemarin.

Saat itu, Idi sedang berada di dalam kamar karena hendak beristirahat. Beruntung, Idi belum menutup mata namun melihat kobaran api yang masih kecil namun terlihat menyebar di ruang depan lantai dua rumahnya.

Sontak Idi bangkit dan keluar dari kamar, kemudian berteriak memanggil ketiga orang keluarganya yang tinggal bersana dengan dirinya. Tak berpikir panjang, ketiga keluarganya langsung mengambil air yang terdapat di dalam kamar mandi, kemudian berlari menyiram api tersebut hingga padam. “Saat itu kami langsung bersama memadamkan api, karena takut apinya menyebar. Mumpung apinya masih kecil,” ujarnya.

Baca Juga :  Jangan Golput, Rugi!

Idi menyatakan bahwa api tersebut masih terbilang kecil, sehingga mudah dipadamkan karena ukuran api tersebut hanya setinggi lutut anak-anak. Menurut Idi, api tersebut tidak diketahui muncul dari mana. Sebab saat api muncul, listrik dalam keadaan menyala dan baik-baik saja. Usai memadamkan api, Idi melihat petugas pemadam kebakaran (PMK) tiba di lokasi meski ia tak merasa memanggil PMK.

“Mungkin ada tetangga yang peduli, tapi bersyukur api sudah padam. Terimakasih untuk PMK yang sudah hadir untuk membantu kami,” pungkasnya. (*/shy/eza)

Most Read

Artikel Terbaru

/