27.7 C
Tarakan
Wednesday, June 7, 2023

Ombudsman Akan Tinjau Kesiapan Arus Mudik

TARAKAN – Pihak penyelenggara pelayanan selama arus mudik harus memastikan bahwa sarana dan prasarana digunakan nanti akan berfungsi dengan baik. Dengan begitu maka akan memberikan kenyamanan kepada pemudik. Maka dari itu, Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kaltara akan melakukan pemantauan kesiapan penyelenggara dalam melayani arus mudik nanti.

Kepala Ombudsman Perwakilan Kaltara, Maria Ulfah mengatakan, beberapa indikator pelayanan arus mudik akan dicek oleh pihaknya. Di antaranya yaitu ketersediaan petugas, pengaduan informasi, fasilitas keamanan, ketersediaan alat P3K, ketersediaan CCTV, toilet, ruang tunggu, tempat ibadah dan tempat penjualan tiket.

“Nanti harus disiapkan ruang pengaduan juga. Jadi masyarakat berharap kenyamanan atau hal-hal yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Baca Juga :  PMI Butuh Alat Plasma Konvalesen

Ia menambahkan, selain kenyamanan namun keamanan para pemudik juga harus dipastikan. Untuk itu, pemantauan terhadap kinerja petugas keamanan yang bertugas di pelabuhan maupun bandara juga akan dilakukan. Kemudian penyelenggara angkutan lebaran harus juga memperhatikan pengguna transportasi yang rentan, penyandang disabilitas dan ruangan laktasi.

“Dalam arus mudik ini kan ada masyarakat selaku pengguna layanan. Jadi semua pelayanan kepada masyarakat harus terpenuhi, apalagi orang pulang bawa anak dan keluarganya,” bebernya.

Diakui Maria, apabila nantinya ditemukan fasilitas yang kurang dalam pelayanan, pihaknya menginventarisir terlebih dahulu keluhan tersebut. Setelah itu menyampaikan kepada penyelenggara angkutab lebaran untuk segera melengkapi dan harus dipenuhi.

Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Tegaskan Tiga Poin Soal Upah

TARAKAN – Pihak penyelenggara pelayanan selama arus mudik harus memastikan bahwa sarana dan prasarana digunakan nanti akan berfungsi dengan baik. Dengan begitu maka akan memberikan kenyamanan kepada pemudik. Maka dari itu, Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kaltara akan melakukan pemantauan kesiapan penyelenggara dalam melayani arus mudik nanti.

Kepala Ombudsman Perwakilan Kaltara, Maria Ulfah mengatakan, beberapa indikator pelayanan arus mudik akan dicek oleh pihaknya. Di antaranya yaitu ketersediaan petugas, pengaduan informasi, fasilitas keamanan, ketersediaan alat P3K, ketersediaan CCTV, toilet, ruang tunggu, tempat ibadah dan tempat penjualan tiket.

“Nanti harus disiapkan ruang pengaduan juga. Jadi masyarakat berharap kenyamanan atau hal-hal yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Baca Juga :  Kontingen Tarakan Juara Umum E-Sport

Ia menambahkan, selain kenyamanan namun keamanan para pemudik juga harus dipastikan. Untuk itu, pemantauan terhadap kinerja petugas keamanan yang bertugas di pelabuhan maupun bandara juga akan dilakukan. Kemudian penyelenggara angkutan lebaran harus juga memperhatikan pengguna transportasi yang rentan, penyandang disabilitas dan ruangan laktasi.

“Dalam arus mudik ini kan ada masyarakat selaku pengguna layanan. Jadi semua pelayanan kepada masyarakat harus terpenuhi, apalagi orang pulang bawa anak dan keluarganya,” bebernya.

Diakui Maria, apabila nantinya ditemukan fasilitas yang kurang dalam pelayanan, pihaknya menginventarisir terlebih dahulu keluhan tersebut. Setelah itu menyampaikan kepada penyelenggara angkutab lebaran untuk segera melengkapi dan harus dipenuhi.

Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :

Baca Juga :  BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

Most Read

Artikel Terbaru