alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Pohon Natal dari Bambu Wujud Keindahan Alam Semesta

Jika biasanya setiap pohon Natal yang dipamerkan berhias pernak-pernik khas warna-warni, namun lain di beberapa wilayah di Kaltara. Lain pohon natal di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Long Peso, lain lagi di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tarakan.

 

YEDIDAH PAKONDO

 

TAK ada salahnya jika Anda ingin mendesain pohon Natal dengan bahan utama bambu. Selain kuat, desain pohon Natal dengan bambu rupanya hanya cukup mengeluarkan biaya yang mencapai Rp 500 ribu, dengan ketinggian pohon mencapai 3 meter. Dilakukan jemaat HKBP Tarakan.

“Kebetulan dekat gereja kami ada banyak tanaman bambu, jadi itu yang kami fungsikan untuk mendirikan pohon Natal,” kata Julidar Sidebang kepada Radar Tarakan, kemarin (25/12).

Baca Juga :  Mahasiswa Geruduk Mako Polres, Minta Kawal Kasus Edy Mulyadi

Setiap tahunnya, HKBP selalu menyediakan pohon Natal unik. Untuk itu, atas saran seorang rekannya yang ingin mendirikan pohon Natal dari bambu, membuat Julidar dan sejumlah rekannya mendirikan pohon Natal murah nan megah.

Cara membuat pohon Natal ini pun terbilang mudah, Anda cukup menyediakan beberapa potongan bambu yang diukur setengah meter, kemudian dipotong dan dibersihkan. Proses pembersihan dengan menggunakan air atau kain lap.

Selanjutnya, di salah satu ujung bambu dilubangi. Fungsi lubang untuk memasukkan besi kerangka pohon Natal. Proses pembuatan pohon Natal ini sebenarnya terbilang mudah dan singkat, hanya jemaat HKBP memerlukan waktu selama 2 minggu. “Sampai sekarang pohon Natal kami masih berdiri kokoh, padahal dari akhir November dibuat,” ucapnya.

Baca Juga :  UMKM Disarankan Tak Berpaku pada Kredit Permodalan

Didirikannya pohon Natal berbahan bambu ini dikatakan Julidar sama seperti tema ibadah Natal gerejanya, yakni mencintai alam.

Di 2019 nanti, HKBP berencana untuk membuat pohon Natal dengan desain terbaru, sebab Gereja ini selalu menyediakan pohon Natal unik setiap tahunnya. (***/lim)

Jika biasanya setiap pohon Natal yang dipamerkan berhias pernak-pernik khas warna-warni, namun lain di beberapa wilayah di Kaltara. Lain pohon natal di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Long Peso, lain lagi di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tarakan.

 

YEDIDAH PAKONDO

 

TAK ada salahnya jika Anda ingin mendesain pohon Natal dengan bahan utama bambu. Selain kuat, desain pohon Natal dengan bambu rupanya hanya cukup mengeluarkan biaya yang mencapai Rp 500 ribu, dengan ketinggian pohon mencapai 3 meter. Dilakukan jemaat HKBP Tarakan.

“Kebetulan dekat gereja kami ada banyak tanaman bambu, jadi itu yang kami fungsikan untuk mendirikan pohon Natal,” kata Julidar Sidebang kepada Radar Tarakan, kemarin (25/12).

Baca Juga :  Gempa 4,6 Skala Richter, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

Setiap tahunnya, HKBP selalu menyediakan pohon Natal unik. Untuk itu, atas saran seorang rekannya yang ingin mendirikan pohon Natal dari bambu, membuat Julidar dan sejumlah rekannya mendirikan pohon Natal murah nan megah.

Cara membuat pohon Natal ini pun terbilang mudah, Anda cukup menyediakan beberapa potongan bambu yang diukur setengah meter, kemudian dipotong dan dibersihkan. Proses pembersihan dengan menggunakan air atau kain lap.

Selanjutnya, di salah satu ujung bambu dilubangi. Fungsi lubang untuk memasukkan besi kerangka pohon Natal. Proses pembuatan pohon Natal ini sebenarnya terbilang mudah dan singkat, hanya jemaat HKBP memerlukan waktu selama 2 minggu. “Sampai sekarang pohon Natal kami masih berdiri kokoh, padahal dari akhir November dibuat,” ucapnya.

Baca Juga :  Dikontrak Grobogan, Juga Diminati Jawa Tengah

Didirikannya pohon Natal berbahan bambu ini dikatakan Julidar sama seperti tema ibadah Natal gerejanya, yakni mencintai alam.

Di 2019 nanti, HKBP berencana untuk membuat pohon Natal dengan desain terbaru, sebab Gereja ini selalu menyediakan pohon Natal unik setiap tahunnya. (***/lim)

Most Read

Tunggu Hasil, Sanksi Menanti

Warga Sebut Kartu Kendali Tak Efektif

Hasil Pertemuan Masih Alot

Artikel Terbaru

/