alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

LLK Kembali Buka Pelatihan di Agustus

TARAKAN- Pelaksanaan pelatihan oleh Lembaga Latihan Kerja (LLK) terus dilakukan.

Hal ini diupayakan pemerintah guna mengasah keterampilan kerja masyarakat agar mampu berdikari dalam dunia wirausaha.

Kepada Radar Tarakan, Kepala LLK Kota Tarakan, Andi Arfan mengatakan bahwa pihaknya tengah memasuki pelatihan gelombang ketiga tahap 2 yang dibuka sejak 21 Juni hingga 27 Juli 2022.

Dalam pelatihan tersebut memiliki empat kategori yakni komputer, barista, menjahit dan pengolahan ikan.

“Ini masuk ke 24 pelatihan. Nah yang sudah selesai itu 18 kategori jurusan dan telah mengeluarkan 218 alumni secara keseluruhan. Yang sudah berjalan ini 6, mungkin hari ini terakhir 1, berarti yang sudah selesai 19 dan sudah berjalan 5,” ucapnya.

Baca Juga :  Cakupan Imunisasi MR Jauh dari Target

“Artinya sisa 4 saja pelatihan dan tanggal 8 Agustus kami mulai pembukaan latihan lagi,” sambungnya.

Setiap pelatihan, dikatakan Andi pihaknya akan menerima 16 orang sesuai dengan standarisasi pelatihan.

Namun proses pendaftaran akan dilakukan pengecekan jumlah pendaftar, yang akhirnya harus melalui tahapan seleksi.

“Tetap ada seleksi nanti. Semua kelas pelatihan akan diisi oleh 16 orang yang akan mengisi 4 jurusan. Jadi total semuanya ada 64 peserta,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat Tarakan, Fanni menuturkan bahwa dirinya berencana untuk mengikuti program pelatihan di LLK dengan mengambil jurusan jahit.

Keterampilannya dalam dunia menjahit menurutnya masih terbilang rendah, sehingga ia ingin mengasah keterampilan tersebut di LLK.

Baca Juga :  Jalan 613 Segera Diaspal

“Kalau di LLK kan selain dibimbing mengikuti pelatihan, kita juga diberi upah setelah itu. Makanya saya tertarik,” ujar Fanni.

Dirinya berharap agar dapat dinyatakan lolos seleksi, sehingga ia akan fokus untuk menyiapkan berkas yang diperlukan dalam proses pelatihan nanti.

“Ini mulai siapkan berkas, siapa tahu lolos. Ya mudah-mudahan lolos,” harapnya. (shy)






Reporter: Yedidah Pakondo

TARAKAN- Pelaksanaan pelatihan oleh Lembaga Latihan Kerja (LLK) terus dilakukan.

Hal ini diupayakan pemerintah guna mengasah keterampilan kerja masyarakat agar mampu berdikari dalam dunia wirausaha.

Kepada Radar Tarakan, Kepala LLK Kota Tarakan, Andi Arfan mengatakan bahwa pihaknya tengah memasuki pelatihan gelombang ketiga tahap 2 yang dibuka sejak 21 Juni hingga 27 Juli 2022.

Dalam pelatihan tersebut memiliki empat kategori yakni komputer, barista, menjahit dan pengolahan ikan.

“Ini masuk ke 24 pelatihan. Nah yang sudah selesai itu 18 kategori jurusan dan telah mengeluarkan 218 alumni secara keseluruhan. Yang sudah berjalan ini 6, mungkin hari ini terakhir 1, berarti yang sudah selesai 19 dan sudah berjalan 5,” ucapnya.

Baca Juga :  Mendapat Surat Pemberitahuan Berakhirnya HGB, Pelaku Usaha Anggap Surat Pemkot Inkonstitusional

“Artinya sisa 4 saja pelatihan dan tanggal 8 Agustus kami mulai pembukaan latihan lagi,” sambungnya.

Setiap pelatihan, dikatakan Andi pihaknya akan menerima 16 orang sesuai dengan standarisasi pelatihan.

Namun proses pendaftaran akan dilakukan pengecekan jumlah pendaftar, yang akhirnya harus melalui tahapan seleksi.

“Tetap ada seleksi nanti. Semua kelas pelatihan akan diisi oleh 16 orang yang akan mengisi 4 jurusan. Jadi total semuanya ada 64 peserta,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat Tarakan, Fanni menuturkan bahwa dirinya berencana untuk mengikuti program pelatihan di LLK dengan mengambil jurusan jahit.

Keterampilannya dalam dunia menjahit menurutnya masih terbilang rendah, sehingga ia ingin mengasah keterampilan tersebut di LLK.

Baca Juga :  Siap Jadikan Woodball Jadi Cabor Unggulan Kaltara

“Kalau di LLK kan selain dibimbing mengikuti pelatihan, kita juga diberi upah setelah itu. Makanya saya tertarik,” ujar Fanni.

Dirinya berharap agar dapat dinyatakan lolos seleksi, sehingga ia akan fokus untuk menyiapkan berkas yang diperlukan dalam proses pelatihan nanti.

“Ini mulai siapkan berkas, siapa tahu lolos. Ya mudah-mudahan lolos,” harapnya. (shy)






Reporter: Yedidah Pakondo

Most Read

Artikel Terbaru

/