alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Hitungan Menit, Api Melahap Lantai Dua

 

TARAKAN – Warga Jalan Mulawarman, Gang Tambak RT 15 Nomor 73 Kelurahan Karang Anyar Pantai, dihebohkan dengan munculnya api dari lantai dua rumah milik Ngatemin. Kejadian itu terjadi tadi malam (18/12), sekitar pukul 19.31 WITA. Diketahui, lantai dua rumah milik Ngatemin merupakan kamar. Saat kejadian tidak ada orang yang berada di lantai dua.

Saat dikonfirmasi Ngatemin mengungkapkan, rumah miliknya itu memang berlantai dua, namun untuk di lantai dua hanya ada sebuah kamar. Diketahui kamar tersebut ditempati oleh anaknya. Namun saat kejadian anaknya tak berada di rumah, lantaran pergi bekerja. “Di atas itu ada televisi, tapi sudah lama tidak dihidupkan,” ungkapnya.

Saat kejadian, ia berada di lantai satu tepatnya di warung miliknya. Seketika ia dikagetkan lantaran warga berteriak ada api yang menyala di lantai dua. Sontak dengan cepat, Ngatemin pun sontak berusaha memadamkan api. Apalagi saat itu api sudah mulai turun ke bawah, namun berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam datang dengan cepat. “Itu kamar plafon-nya plywood. Kalau saya parkir akan kerugian ada sekitar Rp 50 juta,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wisuda UBT, Lagu ‘Ayah’ untuk Orangtua Enggarsyah

Sementara itu, Sukri warga sekitar mengatakan, api melahap dengan cepat lantai dari bangunan tersebut. Ia pun yang sempat melihat api belum terlalu besar, langsung berteriak kepada pemilik rumah. “Saya lihat apinya baru mau membesar terus berteriak kalau ada api. Tapi dalam hitungan menit, apinya sudah sangat besar,” ujarnya.

Ia pun bersama beberapa warga dengan air seadanya berusaha memadamkan api, agar api tidak menjalar ke lantai satu. Namun api menyala sangat besar, sehingga api berhasil dipadamkan saat petugas pemadam datang. “Katanya di atas itu cuma kamar dan ada kain saja dan plafonnya kayu, Makanya cepat terbakar,” singkatnya.

Irwan, selaku kepala Seksi PMK mengungkapkan, pihaknya yang menerima laporan kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian dengan menurunkan 3 mobil fire dan 3 mobil suplai air. Petugas pemadam kebakaran mendapatkan informasi sekitar pukul 19.31 WITA dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.41 WITA. “Kami menurunkan personel 25 orang dalam melakukan pemadaman api,” katanya.

Lokasi kejadian yang tak jauh dari jalan utama, membuat pihaknya tidak mendapati kendala dalam memadamkan api. Hanya warga banyak berkerumunan untuk menyaksikan kejadian tersebut. Tepat pada pukul 20.30 WITA api sudah berhasil dipadamkan. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kemudian pada pukul 21.00 WITA, kami langsung meninggalkan lokasi kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jangan Sekadar Musrenbang!

Terpisah, Kapolsek Tarakan Barat, Iptu Anggestri mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran tersebut. Namun yang pasti, api berasal dari kamar yang berada di lantai dua dari bangunan itu. “Saya kejadian si pemilik rumah berada di warung dan istrinya berada di rumah yang satunya,” ucapnya.

Dari keterangan yang diterima pihaknya, saat kejadian tidak ada orang yang berada di lantai dua. Pihaknya pun masih akan mendalami keterangan saksi lainnya, untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Rencananya hari ini (19/12), tim dari Inafis Satreskrim Polres Tarakan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan terhadap kebakaran itu. “TKP sudah kami berikan garis polisi agar tidak ada yang masuk, sebelum kami melakukan olah TKP,” tutupnya. (zar/lim)

 

 

 

TARAKAN – Warga Jalan Mulawarman, Gang Tambak RT 15 Nomor 73 Kelurahan Karang Anyar Pantai, dihebohkan dengan munculnya api dari lantai dua rumah milik Ngatemin. Kejadian itu terjadi tadi malam (18/12), sekitar pukul 19.31 WITA. Diketahui, lantai dua rumah milik Ngatemin merupakan kamar. Saat kejadian tidak ada orang yang berada di lantai dua.

Saat dikonfirmasi Ngatemin mengungkapkan, rumah miliknya itu memang berlantai dua, namun untuk di lantai dua hanya ada sebuah kamar. Diketahui kamar tersebut ditempati oleh anaknya. Namun saat kejadian anaknya tak berada di rumah, lantaran pergi bekerja. “Di atas itu ada televisi, tapi sudah lama tidak dihidupkan,” ungkapnya.

Saat kejadian, ia berada di lantai satu tepatnya di warung miliknya. Seketika ia dikagetkan lantaran warga berteriak ada api yang menyala di lantai dua. Sontak dengan cepat, Ngatemin pun sontak berusaha memadamkan api. Apalagi saat itu api sudah mulai turun ke bawah, namun berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam datang dengan cepat. “Itu kamar plafon-nya plywood. Kalau saya parkir akan kerugian ada sekitar Rp 50 juta,” imbuhnya.

Baca Juga :  Predikat SAKIP Tarakan Masih C

Sementara itu, Sukri warga sekitar mengatakan, api melahap dengan cepat lantai dari bangunan tersebut. Ia pun yang sempat melihat api belum terlalu besar, langsung berteriak kepada pemilik rumah. “Saya lihat apinya baru mau membesar terus berteriak kalau ada api. Tapi dalam hitungan menit, apinya sudah sangat besar,” ujarnya.

Ia pun bersama beberapa warga dengan air seadanya berusaha memadamkan api, agar api tidak menjalar ke lantai satu. Namun api menyala sangat besar, sehingga api berhasil dipadamkan saat petugas pemadam datang. “Katanya di atas itu cuma kamar dan ada kain saja dan plafonnya kayu, Makanya cepat terbakar,” singkatnya.

Irwan, selaku kepala Seksi PMK mengungkapkan, pihaknya yang menerima laporan kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian dengan menurunkan 3 mobil fire dan 3 mobil suplai air. Petugas pemadam kebakaran mendapatkan informasi sekitar pukul 19.31 WITA dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.41 WITA. “Kami menurunkan personel 25 orang dalam melakukan pemadaman api,” katanya.

Lokasi kejadian yang tak jauh dari jalan utama, membuat pihaknya tidak mendapati kendala dalam memadamkan api. Hanya warga banyak berkerumunan untuk menyaksikan kejadian tersebut. Tepat pada pukul 20.30 WITA api sudah berhasil dipadamkan. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kemudian pada pukul 21.00 WITA, kami langsung meninggalkan lokasi kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Malam Ini, Babak Penyisihan Tarakan Timur

Terpisah, Kapolsek Tarakan Barat, Iptu Anggestri mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran tersebut. Namun yang pasti, api berasal dari kamar yang berada di lantai dua dari bangunan itu. “Saya kejadian si pemilik rumah berada di warung dan istrinya berada di rumah yang satunya,” ucapnya.

Dari keterangan yang diterima pihaknya, saat kejadian tidak ada orang yang berada di lantai dua. Pihaknya pun masih akan mendalami keterangan saksi lainnya, untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Rencananya hari ini (19/12), tim dari Inafis Satreskrim Polres Tarakan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan terhadap kebakaran itu. “TKP sudah kami berikan garis polisi agar tidak ada yang masuk, sebelum kami melakukan olah TKP,” tutupnya. (zar/lim)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/