alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Harga Bawang Merah Naik Dua Kali Lipat, Ini Penjelasan Disnaktan Tarakan

TARAKAN- Harga bawang saat ini naik dua kali lipat. Sebelumnya harga bawang merah hanya Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per kg, kini naik menjadi Rp 60 ribu sampai Rp 65 ribu per kg. Hal ini tak hanya menjadi keluhan para konsumen namun juga pedagang.

Sebab tak hanya naik harga, namun stok bawang merah juga mulai langka di pasaran.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Dinas Peternakan Pertanian Tanaman Pangan (Disnaktan) Kota Tarakan, Elang Buana mengungkapkan bahwa harga bawang putih tidak mengalami kenaikan.
Hal ini dikarenakan penggunaan bawang merah jauh lebih banyak dibanding bawang putih.

“Misalnya saat masak kita lebih banyak menggunakan bawang merah dibanding bawang putih. Makanya harga bawang putih tidak terlalu naik, dibanding bawang merah,” ujar Elang.
Dalam sepekan, lanjut Elang, bawang merah dipasok 16 ton, karena kebutuhan bawang di Tarakan mencapai angka 16 ton.

Baca Juga :  Jika Kalah, Tenant THM Tarakan Siap Lakukan Kasasi

Menurut Elang, stok ini memang cukup bagi masyarakat, hanya saja penjualan bawang dari daerah produsen sudah terbilang mahal, membuat penjualan bawang di Tarakan juga meningkat.

“Memang harusnya cukup, tapi harga bawang dari luar memang sudah mahal, ini dipasok dari Jawa Timur,” ungkapnya. (*)

TARAKAN- Harga bawang saat ini naik dua kali lipat. Sebelumnya harga bawang merah hanya Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per kg, kini naik menjadi Rp 60 ribu sampai Rp 65 ribu per kg. Hal ini tak hanya menjadi keluhan para konsumen namun juga pedagang.

Sebab tak hanya naik harga, namun stok bawang merah juga mulai langka di pasaran.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Dinas Peternakan Pertanian Tanaman Pangan (Disnaktan) Kota Tarakan, Elang Buana mengungkapkan bahwa harga bawang putih tidak mengalami kenaikan.
Hal ini dikarenakan penggunaan bawang merah jauh lebih banyak dibanding bawang putih.

“Misalnya saat masak kita lebih banyak menggunakan bawang merah dibanding bawang putih. Makanya harga bawang putih tidak terlalu naik, dibanding bawang merah,” ujar Elang.
Dalam sepekan, lanjut Elang, bawang merah dipasok 16 ton, karena kebutuhan bawang di Tarakan mencapai angka 16 ton.

Baca Juga :  KUR Rp 490,74 Miliar, Ini Daftar Bank dengan Realisasi Terbanyak di Kaltara

Menurut Elang, stok ini memang cukup bagi masyarakat, hanya saja penjualan bawang dari daerah produsen sudah terbilang mahal, membuat penjualan bawang di Tarakan juga meningkat.

“Memang harusnya cukup, tapi harga bawang dari luar memang sudah mahal, ini dipasok dari Jawa Timur,” ungkapnya. (*)

Most Read

Ayam Geprek

Rekomendasi PAN ke Ibrahim, DPW Kaget

THM Wajib Tutup

Artikel Terbaru

/