alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Kondisi Nizam Mulai Membaik

TARAKAN – Kondisi Nizam, anak berusia 1 tahun 2 bulan yang sekujur tubuhnya seperti mengalami luka bakar berangsur-angsur membaik, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Hasanuddin yang merupakan ayah dari Nizam menceritakan, bahwa anak kelimanya tersebut sebelumnya mengalami kondisi demam disertai timbulnya bintik-bintik merah di sekujur tubuh. Melihat hal tersebut dirinya bersama sang istri Ratna Sari Dewi membawa anaknya tersebut ke salah satu praktek dokter anak. “Jadi mulai sakit dan munculnya bintik-bintik merah itu pada hari Minggu (6/12), awalnya kami mengira penyakit cacar sehingga membawa ke praktek dokter anak, setelah diperiksa diberikan obat,” ujarnya, Kamis (17/12).

Namun ketika Nizam meminum obat yang diberikan sebelumnya, tiba-tiba seluruh tubuhnya kondisinya sudah penuh dengan bintik-bintik merah yang membesar, bahkan bintik-bintik merah tersebut membentuk gelumbung yang di dalamnya berair. “Semalaman itu Nizam tidak bisa tidur, jadi kita hari Senin (7/12) langsung membawanya RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan,” tuturnya.

Baca Juga :  Sudah Susah Internet, Sistem Aplikasi pun Bermasalah

Dirinya mengungkapkan bahwa dokter yang menangani Nizam menduga anak kelimanya tersebut mengalami alergi obat. Namun dirinya belum bisa mengetahui apakah obat yang diberikan dokter sebelumnya yang menjadikan Nizam kondisinya memperihantikan seperti saat ini. “Kata dokter yang menangani ini bukan cacar, krumut atau penyakit kulit lainnya, katanya ini dikarenakan alergi obat,” ungkapnya.

Selama mendapatkan perawatan di RSUD Tarakan, dirinya mengungkapkan Nizam sempat mengalami kondisi yang tidak stabil. Disebabkan seluruh badannya nyaris melepuh.

“Tidak stabilnya pada saat perawatan hari ketiga, kalau pecah gelembung di kulitnya itu berbekas seperti luka bakar, dan kulitnya juga sangat sensitif bila tersentuh atau digaruk sudah berdarah,” ungkapnya.

Meski sempat tidak stabil, kondisi Nizam berangsur-angsur stabil pada perawatan di hari keempat. Sebelumnya Nizam hanya bisa terbaring, kini bisa duduk. Menjalani perawatan hingga hari ke-11 di rumah sakit, kondisi Nizam kini lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Foto yang viral di medsos itu diambil ketika Nizam menjalani perawatan di hari keempat, saat ini kondisinya sudah lebih baik dari sebelumnya. Hanya di beberapa bagian tubuh seperti di alat kelamin maupun di daerah bibir masih ada luka seperti yang ada di tubuhnya, hal ini dikarenakan kulit Nizam masih sensitif ketika kena air, ketika kena air lukanya kembali muncul lagi seperti di daerah bibir dan kelamin,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPT Tarakan Bebas ODGJ

Adapun dirinya berharap kondisi Nizam bisa segera pulih dan bisa bermain seperti anak-anak pada umumnya, saat ini pihaknya juga berharap semua pihak khususnya masyarakat Tarakan bisa mendoakan Nizam untuk cepat sembuh. “Harapan kami Nizam cepat sembuh dan bisa pulang ke rumah kembali,” tuturnya

Pewarta mengonfirmasi salah satu dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Tarakan, dr. Yuli Megasasi, Sp.KK, namun yang bersangkutan meminta di lain hari atau pada Jumat (18/12). “Besok njih, untuk penyakitnya apa nanti, kita juga ada prosedurnya, membuka rekam medis atau diagnosanya pasien juga ada perundang-undangannya,” singkatnya. (jnr/lim)

TARAKAN – Kondisi Nizam, anak berusia 1 tahun 2 bulan yang sekujur tubuhnya seperti mengalami luka bakar berangsur-angsur membaik, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Hasanuddin yang merupakan ayah dari Nizam menceritakan, bahwa anak kelimanya tersebut sebelumnya mengalami kondisi demam disertai timbulnya bintik-bintik merah di sekujur tubuh. Melihat hal tersebut dirinya bersama sang istri Ratna Sari Dewi membawa anaknya tersebut ke salah satu praktek dokter anak. “Jadi mulai sakit dan munculnya bintik-bintik merah itu pada hari Minggu (6/12), awalnya kami mengira penyakit cacar sehingga membawa ke praktek dokter anak, setelah diperiksa diberikan obat,” ujarnya, Kamis (17/12).

Namun ketika Nizam meminum obat yang diberikan sebelumnya, tiba-tiba seluruh tubuhnya kondisinya sudah penuh dengan bintik-bintik merah yang membesar, bahkan bintik-bintik merah tersebut membentuk gelumbung yang di dalamnya berair. “Semalaman itu Nizam tidak bisa tidur, jadi kita hari Senin (7/12) langsung membawanya RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan,” tuturnya.

Baca Juga :  Terbuka bagi Investasi

Dirinya mengungkapkan bahwa dokter yang menangani Nizam menduga anak kelimanya tersebut mengalami alergi obat. Namun dirinya belum bisa mengetahui apakah obat yang diberikan dokter sebelumnya yang menjadikan Nizam kondisinya memperihantikan seperti saat ini. “Kata dokter yang menangani ini bukan cacar, krumut atau penyakit kulit lainnya, katanya ini dikarenakan alergi obat,” ungkapnya.

Selama mendapatkan perawatan di RSUD Tarakan, dirinya mengungkapkan Nizam sempat mengalami kondisi yang tidak stabil. Disebabkan seluruh badannya nyaris melepuh.

“Tidak stabilnya pada saat perawatan hari ketiga, kalau pecah gelembung di kulitnya itu berbekas seperti luka bakar, dan kulitnya juga sangat sensitif bila tersentuh atau digaruk sudah berdarah,” ungkapnya.

Meski sempat tidak stabil, kondisi Nizam berangsur-angsur stabil pada perawatan di hari keempat. Sebelumnya Nizam hanya bisa terbaring, kini bisa duduk. Menjalani perawatan hingga hari ke-11 di rumah sakit, kondisi Nizam kini lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Foto yang viral di medsos itu diambil ketika Nizam menjalani perawatan di hari keempat, saat ini kondisinya sudah lebih baik dari sebelumnya. Hanya di beberapa bagian tubuh seperti di alat kelamin maupun di daerah bibir masih ada luka seperti yang ada di tubuhnya, hal ini dikarenakan kulit Nizam masih sensitif ketika kena air, ketika kena air lukanya kembali muncul lagi seperti di daerah bibir dan kelamin,” ungkapnya.

Baca Juga :  Risol Kentang

Adapun dirinya berharap kondisi Nizam bisa segera pulih dan bisa bermain seperti anak-anak pada umumnya, saat ini pihaknya juga berharap semua pihak khususnya masyarakat Tarakan bisa mendoakan Nizam untuk cepat sembuh. “Harapan kami Nizam cepat sembuh dan bisa pulang ke rumah kembali,” tuturnya

Pewarta mengonfirmasi salah satu dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Tarakan, dr. Yuli Megasasi, Sp.KK, namun yang bersangkutan meminta di lain hari atau pada Jumat (18/12). “Besok njih, untuk penyakitnya apa nanti, kita juga ada prosedurnya, membuka rekam medis atau diagnosanya pasien juga ada perundang-undangannya,” singkatnya. (jnr/lim)

Most Read

Artikel Terbaru

/