alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Pilgub Kaltara, Irianto Ucapkan Selamat, Udin Hianggio Legawa

GUBERNUR Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie yang juga calon gubernur (cagub) Kalimantan Utara (Kaltara) nomor urut 2, mengucapkan selamat atas keunggulan sementara Cagub-Cawagub Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang – Dr. Yansen TP, M.Si, (Ziyap) pada sejumlah hitung cepat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltara, Rabu (9/12).

Irianto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh simpatisan Cagub-Cawagub Kaltara nomor urut 2 (Iraw). Serta masyarakat Kaltara yang telah memberikan hak suara memilih Iraw.

 “Atas nama pribadi dan keluarga saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua Tim Pemenangan Koalisi Parpol dan seluruh Relawan IRAW. Mari kita tetap dan bersikap elegan, sambil menunggu hasil perhitungan riil (real count) dan penetapan gubernur/wagub Kaltara terpilih oleh penyelenggara pemilu,” terang Irianto dalam rilis yang diterima Radar Tarakan, Rabu (9/12) petang.

“Saya sebagai calon gubernur, sementara mengucapkan selamat kepada paslon nomor 3 Ziyap atas perolehan suara terbanyak berdasarkan quick count,” tambahnya.

Irianto pun meminta kepada semua pihak tetap menjaga  kedamaian dan ketentraman Kaltara. “Kita berdoa, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin,” tukasnya.

 

AJAK SIMPATISAN TETAP TENANG

Irianto mengatakan, dalam merayakan pesta demokrasi ini, tetap harus ada pengendalian diri. “Jika nanti menang ataupun kalah, misalnya. Tentu tidak perlu membuat sesuatu yang merusak suasana di Kaltara yang sudah kondusif ini,” imbuhnya.

Adapun sistem pemantauan yang dilakukan oleh tim Iraw, itu ada beberapa hal yang telah dilakukan. Pertama dengan mengutus saksi di tiap-tiap TPS, menurunkan konsultan politik yang akan melakukan pemantauan dan perhitungan dengan berbekal pengalaman panjang. “Termasuk juga ada tim pemenangan kita dari koalisi parpol (partai politik) yang melakukan perhitungan,” katanya.

Kepada penyelenggara, Irianto berharap yang paling utama itu adalah harus tetap menjaga integritas. 

MENUNGGU REAL COUNT

Cagub-Cawagub Kaltara nomor urut 1,  H. Udin Hianggio – Dr. H. Undunsyah (U2OK) mengaku siap menerima hasilnya meskipun kalah dalam kontestansi politik tersebut. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara U2OK, Doddy Irfan. “Kita sejak awal sudah siap menang dan siap kalah, jadi apa pun hasilnya kita terima tanpa ada masalah,” tuturnya.

Kendati sejumlah quick count menunjukkan keunggulan Cagub-Cawagub Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang – Dr. Yansen TP, M.Si, (Ziyap), Doddy mengaku pihaknya juga masih menunggu real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sajauh ini kami masih mengikuti real count, kami juga sudah ada hasil internal, jadi kami saat ini masih menunggu hasil akhirnya, siapa yang ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang dalam pilkada ini,” ucapnya.

Doddy juga menegaskan sejak awal, H. Udin Hianggio menyiapkan diri atas segala hasil Pilgub. “Beliau senang dan tenang, beliau melihat hasil ini merupakan kerja keras semua pihak mulai dari timses, partai politik pengusung, relawan hingga simpatisan dan ini murni tidak menggunakan money politics, ini yang perlu saya tegaskan,” ucapnya.

Adapun dirinya menyampaikan, siapa pun yang terpilih untuk periode selanjutnya, H. Udin Hianggio siap akan memberikan selamat.

“Insyaallah beliau akan memberikan selamat kepada yang terpilih nanti, karena beliau juga harus memberikan contoh berpolitik yang baik, saat ini beliau masih memantau hasilnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Gegana Bersiaga hingga 1 Januari

Sebelumnya usai mencoblos di TPS 12 Kelurahan Pamusian, H. Udin Hianggio mengaku hasil Pilgub merupakan ketentuan Yang Maha Kuasa. “Serahkan sama di atas (Yang Maha Kuasa), tinggal berdoa dan berikhtiar saja, apa pun hasilnya saya melihat ini merupakan kerja keras dari timses, partai pengusung, relawan dan simpatisan,” singkatnya. 

TANGGAPAN STAKEHOLDERS

Wali Kota Tarakan, dr.Khairul, M.Kes, berharap agar gubernur dan wakil gubernur Kaltara yang terpilih nanti dapat menyejahterakan masyarakat Kaltara, khususnya Tarakan.

Khairul bersama tiga anggota keluarganya yang lain mencoblos di TPS 10 Kelurahan Sebengkok, Tarakan. Sepanjang pelaksanaan pemilihan, Khairul menilai proses pemungutan suara berjalan cukup rapi dan sesuai dengan protokol kesehatan yang dipersyaratkan.

“Mudah-mudahan pilkada serentak ini menghasilkan pemimpin Kaltara yang berkualitas, amanah dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat seluruh Kaltara tanpa membedakan golongan, suku dan ras,” ujarnya.

Khairul juga mengungkapkan, gubernur Kaltara yang terpilih merupakan pilihan masyarakat dan pilihan Tuhan Yang Maha Esa, sebab tidak ada satupun yang terjadi di dunia tanpa kehendak Tuhan. Dalam hal ini manusia hanya bisa berusaha, seperti pelaksanaan kampanye dan sosialisasi. Oleh sebab itu, siapa pun gubernur yang terpilih diharapkan Khairul tidak bersikap sombong, namun bagi calon gubernur yang dinyatakan kalah diharapkan agar tidak berkecil hati. “Alhamdulillah, dalam sejarah pemilu di Kaltara tidak pernah ada kerusuhan atau bentrok. Mobilisasi massa adalah hal yang biasa, tapi ini semua adalah upaya paslon untuk menang. Kita semua bersaudara,” tuturnya.

Menyikapi hasil Pilkada di Tarakan, Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, meminta semua pihak menahan diri dan tak perlu menimbulkan kerumunan massa yang bisa berdampak pada munculnya klaster baru Covid-19. “Kita harus menunggu hasil resmi dari KPU, sambil menunggu itu masing-masing timses, relawan dan simpatisan paslon agar bisa menahan diri,” ucapnya.

Adapun dirinya mengimbau kepada timses, relawan dan simpatisan paslon yang menang dalam Pilgub Kaltara tahun ini, untuk tidak melakukan euforia atau perayaan-perayaan yang berlebihan dengan mengumpulkan massa.

“Jangan sampai ada perayaan yang terlalu berlebihan hingga mengumpulkan massa yang bisa menjadi tempat penyebaran Covid-19, hal tersebut juga dapat menimbulkan gesekan dengan timses, relawan dan simpatisan dari paslon lain yang bila mana tidak menerima hasil tersebut,” ucapnya.

Dirinya mengapresiasi masyarakat Kaltara khususnya Tarakan yang sudah melaksanakan Pilkada dengan aman dan nyaman. “Sejauh ini dari pantauan kami untuk eskalasi mengarah kepada kerusuhan tidak ada, semuanya berjalan dengan baik,” ucapnya.

Meski tahapan pencoblosan telah usai, pihaknya tetap melakukan patroli rutin untuk memastikan kondisi Tarakan aman dan kondusif. “Jadi patroli rutin ini tidak hanya kami lakukan pada saat menjelang pilkada atau sesudah pilkada saja, tapi sudah kami lakukan sebelumnya dalam rangka penegakan prokes di masyarakat,” pungkasnya.

KAPOLRES APRESIASI PENERAPAN PROKES

Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira memastikan situasi kamtibmas saat pelaksanaan tahapan pemungutan suara di Tarakan aman dan terkendali. “Harapan kita setelah pemungutan hingga penghitungan suara selesai, mudah-mudahan bisa terus berjalan aman dan damai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Radar Tarakan Gelar Kontes Ikan Cupang Hias

Selain situasi yang dianggap sangat aman, Fillol juga mengapresiasi penyelenggara pilkada yang selalu menerapkan prokes. Ia melihat semua masyarakat memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk ke TPS dan semunya menjaga jarak. “Saya melihat semua menerapkan prokes, kita terus berharap hal ini bisa terus berlangsung hingga semua proses Pilkada selesai,” sebut Fillol.

Usai penghitungan surat suara di tingkat TPS, Fillol juga memastikan akan melakukan pengamanan ketat terhadap pergeseran kembali logistik. Nantinya logisitik pilkada dari TPS akan kembali digeser ke kelurahan hingga ke kecamatan. Pihaknya juga sudah menetapkan personel yang akan melakukan pengawalan. “Kalau logisitik pilkada menginap di kecamatan atau langsung digeser ke KPU, kita pastikan akan selalu dijaga ketat,” beber Fillol.

Kapolres menegaskan, semua anggota Polres Tarakan sudah dibagi tugas, baik yang menjaga TPS, kantor kelurahan dan kantor kecamatan. Dengan begitu, pihak keamanan bisa fokus dalam melakukan pengawalan terhadap logistik pilkada yang akan digeser nantinya. “Mereka akan memainkan fungsinya. Bahkan tim patroli juga akan melakukan patroli di keempat kecamatan,” ungkapnya.

Dalam tahapan penghitungan suara di tingkat kelurahan dan kecamatan, Fillol berharap semuanya bisa berjalan dengan aman dan tetap dengan penerapan prokes. Ia memastikan tidak akan ada terjadinya kerumunan massa yang akan melihat penghitungan suara di tingkat kelurahan dan kecamatan. Nantinya petugas dari pihak penyelenggara, pengawas dan perwakilan pasangan calon saja yang akan diperkenankan masuk untuk melakukan penghitungan suara. “Kami arahkan kepada masyarakat agar tidak melakukan kerumunan dan yang tidak berwenang kami berikan imbauan untuk tidak ada di lokasi. Jadi yang berhak dalam kegiatan itu kami berikan akses,” tutupnya. 

KRI SIDAT-851 AMANKAN PILKADA

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sidat-851 datang ke Nunukan juga turut membantu kelancaran pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di Nunukan. Kapal tiba di dermaga Lanal Nunukan, Selasa (8/12).

Kapal perang buatan tahun 2014 hasil karya anak bangsa ini, adalah salah satu KRI di bawah jajaran Satrol Lantamal XIII yang saat ini melaksanakan penugasan di bawah kendali Guspurla Komando Armada II (Koarmada II).

Di Nunukan, kapal ini mengawal pilkada serentak hingga perhitungan suara dengan menjaga dan menjamin keamanan perairan di kawasan Nunukan-Sebatik.

Komandan KRI Sidat- 851, Mayor Laut (P) Senopati Yudo W mengatakan, tujuan KRI datang ke Nunukan, selain melaksanakan tugas pokoknya menjaga keamanan dan kedaulatan perairan yurisdiksi nasional, kapal tersebut juga mengemban tugas tambahan untuk membantu kelancaran pelaksanaan  pilkada serentak 2020.

“Ya, kami juga akan kawal pilkada serentak ini sampai benar-benar selesai,” tegas Senopati, Rabu (9/12).

Sementara itu, Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, S.E, CTMP, mengatakan, Kepala Staf TNI AL (KSAL) sangat mendukung terwujudnya keamanaan dan kelancaran pilkada.

“Pokoknya KRI Sidat-851 akan disiagakan di wilayah Nunukan dan Sebatik  hingga Pilkada usai,” kata Nonot.

“Jadi kehadiran KRI di wilayah Pangkalan TNI AL Nunukan ini, juga sebagai bentuk kerja sama dengan Pemda Nunukan dan instansi terkait, kami pastikan akan siaga hingga rangkaian Pilkada selesai,” tambah Nonot kepada Radar Tarakan, Rabu (9/12). (jnr/iwk/*/shy/zar/raw/lim)

 

 

GUBERNUR Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie yang juga calon gubernur (cagub) Kalimantan Utara (Kaltara) nomor urut 2, mengucapkan selamat atas keunggulan sementara Cagub-Cawagub Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang – Dr. Yansen TP, M.Si, (Ziyap) pada sejumlah hitung cepat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltara, Rabu (9/12).

Irianto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh simpatisan Cagub-Cawagub Kaltara nomor urut 2 (Iraw). Serta masyarakat Kaltara yang telah memberikan hak suara memilih Iraw.

 “Atas nama pribadi dan keluarga saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua Tim Pemenangan Koalisi Parpol dan seluruh Relawan IRAW. Mari kita tetap dan bersikap elegan, sambil menunggu hasil perhitungan riil (real count) dan penetapan gubernur/wagub Kaltara terpilih oleh penyelenggara pemilu,” terang Irianto dalam rilis yang diterima Radar Tarakan, Rabu (9/12) petang.

“Saya sebagai calon gubernur, sementara mengucapkan selamat kepada paslon nomor 3 Ziyap atas perolehan suara terbanyak berdasarkan quick count,” tambahnya.

Irianto pun meminta kepada semua pihak tetap menjaga  kedamaian dan ketentraman Kaltara. “Kita berdoa, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin,” tukasnya.

 

AJAK SIMPATISAN TETAP TENANG

Irianto mengatakan, dalam merayakan pesta demokrasi ini, tetap harus ada pengendalian diri. “Jika nanti menang ataupun kalah, misalnya. Tentu tidak perlu membuat sesuatu yang merusak suasana di Kaltara yang sudah kondusif ini,” imbuhnya.

Adapun sistem pemantauan yang dilakukan oleh tim Iraw, itu ada beberapa hal yang telah dilakukan. Pertama dengan mengutus saksi di tiap-tiap TPS, menurunkan konsultan politik yang akan melakukan pemantauan dan perhitungan dengan berbekal pengalaman panjang. “Termasuk juga ada tim pemenangan kita dari koalisi parpol (partai politik) yang melakukan perhitungan,” katanya.

Kepada penyelenggara, Irianto berharap yang paling utama itu adalah harus tetap menjaga integritas. 

MENUNGGU REAL COUNT

Cagub-Cawagub Kaltara nomor urut 1,  H. Udin Hianggio – Dr. H. Undunsyah (U2OK) mengaku siap menerima hasilnya meskipun kalah dalam kontestansi politik tersebut. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara U2OK, Doddy Irfan. “Kita sejak awal sudah siap menang dan siap kalah, jadi apa pun hasilnya kita terima tanpa ada masalah,” tuturnya.

Kendati sejumlah quick count menunjukkan keunggulan Cagub-Cawagub Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang – Dr. Yansen TP, M.Si, (Ziyap), Doddy mengaku pihaknya juga masih menunggu real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sajauh ini kami masih mengikuti real count, kami juga sudah ada hasil internal, jadi kami saat ini masih menunggu hasil akhirnya, siapa yang ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang dalam pilkada ini,” ucapnya.

Doddy juga menegaskan sejak awal, H. Udin Hianggio menyiapkan diri atas segala hasil Pilgub. “Beliau senang dan tenang, beliau melihat hasil ini merupakan kerja keras semua pihak mulai dari timses, partai politik pengusung, relawan hingga simpatisan dan ini murni tidak menggunakan money politics, ini yang perlu saya tegaskan,” ucapnya.

Adapun dirinya menyampaikan, siapa pun yang terpilih untuk periode selanjutnya, H. Udin Hianggio siap akan memberikan selamat.

“Insyaallah beliau akan memberikan selamat kepada yang terpilih nanti, karena beliau juga harus memberikan contoh berpolitik yang baik, saat ini beliau masih memantau hasilnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Gegana Bersiaga hingga 1 Januari

Sebelumnya usai mencoblos di TPS 12 Kelurahan Pamusian, H. Udin Hianggio mengaku hasil Pilgub merupakan ketentuan Yang Maha Kuasa. “Serahkan sama di atas (Yang Maha Kuasa), tinggal berdoa dan berikhtiar saja, apa pun hasilnya saya melihat ini merupakan kerja keras dari timses, partai pengusung, relawan dan simpatisan,” singkatnya. 

TANGGAPAN STAKEHOLDERS

Wali Kota Tarakan, dr.Khairul, M.Kes, berharap agar gubernur dan wakil gubernur Kaltara yang terpilih nanti dapat menyejahterakan masyarakat Kaltara, khususnya Tarakan.

Khairul bersama tiga anggota keluarganya yang lain mencoblos di TPS 10 Kelurahan Sebengkok, Tarakan. Sepanjang pelaksanaan pemilihan, Khairul menilai proses pemungutan suara berjalan cukup rapi dan sesuai dengan protokol kesehatan yang dipersyaratkan.

“Mudah-mudahan pilkada serentak ini menghasilkan pemimpin Kaltara yang berkualitas, amanah dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat seluruh Kaltara tanpa membedakan golongan, suku dan ras,” ujarnya.

Khairul juga mengungkapkan, gubernur Kaltara yang terpilih merupakan pilihan masyarakat dan pilihan Tuhan Yang Maha Esa, sebab tidak ada satupun yang terjadi di dunia tanpa kehendak Tuhan. Dalam hal ini manusia hanya bisa berusaha, seperti pelaksanaan kampanye dan sosialisasi. Oleh sebab itu, siapa pun gubernur yang terpilih diharapkan Khairul tidak bersikap sombong, namun bagi calon gubernur yang dinyatakan kalah diharapkan agar tidak berkecil hati. “Alhamdulillah, dalam sejarah pemilu di Kaltara tidak pernah ada kerusuhan atau bentrok. Mobilisasi massa adalah hal yang biasa, tapi ini semua adalah upaya paslon untuk menang. Kita semua bersaudara,” tuturnya.

Menyikapi hasil Pilkada di Tarakan, Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, meminta semua pihak menahan diri dan tak perlu menimbulkan kerumunan massa yang bisa berdampak pada munculnya klaster baru Covid-19. “Kita harus menunggu hasil resmi dari KPU, sambil menunggu itu masing-masing timses, relawan dan simpatisan paslon agar bisa menahan diri,” ucapnya.

Adapun dirinya mengimbau kepada timses, relawan dan simpatisan paslon yang menang dalam Pilgub Kaltara tahun ini, untuk tidak melakukan euforia atau perayaan-perayaan yang berlebihan dengan mengumpulkan massa.

“Jangan sampai ada perayaan yang terlalu berlebihan hingga mengumpulkan massa yang bisa menjadi tempat penyebaran Covid-19, hal tersebut juga dapat menimbulkan gesekan dengan timses, relawan dan simpatisan dari paslon lain yang bila mana tidak menerima hasil tersebut,” ucapnya.

Dirinya mengapresiasi masyarakat Kaltara khususnya Tarakan yang sudah melaksanakan Pilkada dengan aman dan nyaman. “Sejauh ini dari pantauan kami untuk eskalasi mengarah kepada kerusuhan tidak ada, semuanya berjalan dengan baik,” ucapnya.

Meski tahapan pencoblosan telah usai, pihaknya tetap melakukan patroli rutin untuk memastikan kondisi Tarakan aman dan kondusif. “Jadi patroli rutin ini tidak hanya kami lakukan pada saat menjelang pilkada atau sesudah pilkada saja, tapi sudah kami lakukan sebelumnya dalam rangka penegakan prokes di masyarakat,” pungkasnya.

KAPOLRES APRESIASI PENERAPAN PROKES

Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira memastikan situasi kamtibmas saat pelaksanaan tahapan pemungutan suara di Tarakan aman dan terkendali. “Harapan kita setelah pemungutan hingga penghitungan suara selesai, mudah-mudahan bisa terus berjalan aman dan damai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur Harapkan Semua Peserta Tes PPPK Lulus

Selain situasi yang dianggap sangat aman, Fillol juga mengapresiasi penyelenggara pilkada yang selalu menerapkan prokes. Ia melihat semua masyarakat memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk ke TPS dan semunya menjaga jarak. “Saya melihat semua menerapkan prokes, kita terus berharap hal ini bisa terus berlangsung hingga semua proses Pilkada selesai,” sebut Fillol.

Usai penghitungan surat suara di tingkat TPS, Fillol juga memastikan akan melakukan pengamanan ketat terhadap pergeseran kembali logistik. Nantinya logisitik pilkada dari TPS akan kembali digeser ke kelurahan hingga ke kecamatan. Pihaknya juga sudah menetapkan personel yang akan melakukan pengawalan. “Kalau logisitik pilkada menginap di kecamatan atau langsung digeser ke KPU, kita pastikan akan selalu dijaga ketat,” beber Fillol.

Kapolres menegaskan, semua anggota Polres Tarakan sudah dibagi tugas, baik yang menjaga TPS, kantor kelurahan dan kantor kecamatan. Dengan begitu, pihak keamanan bisa fokus dalam melakukan pengawalan terhadap logistik pilkada yang akan digeser nantinya. “Mereka akan memainkan fungsinya. Bahkan tim patroli juga akan melakukan patroli di keempat kecamatan,” ungkapnya.

Dalam tahapan penghitungan suara di tingkat kelurahan dan kecamatan, Fillol berharap semuanya bisa berjalan dengan aman dan tetap dengan penerapan prokes. Ia memastikan tidak akan ada terjadinya kerumunan massa yang akan melihat penghitungan suara di tingkat kelurahan dan kecamatan. Nantinya petugas dari pihak penyelenggara, pengawas dan perwakilan pasangan calon saja yang akan diperkenankan masuk untuk melakukan penghitungan suara. “Kami arahkan kepada masyarakat agar tidak melakukan kerumunan dan yang tidak berwenang kami berikan imbauan untuk tidak ada di lokasi. Jadi yang berhak dalam kegiatan itu kami berikan akses,” tutupnya. 

KRI SIDAT-851 AMANKAN PILKADA

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sidat-851 datang ke Nunukan juga turut membantu kelancaran pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di Nunukan. Kapal tiba di dermaga Lanal Nunukan, Selasa (8/12).

Kapal perang buatan tahun 2014 hasil karya anak bangsa ini, adalah salah satu KRI di bawah jajaran Satrol Lantamal XIII yang saat ini melaksanakan penugasan di bawah kendali Guspurla Komando Armada II (Koarmada II).

Di Nunukan, kapal ini mengawal pilkada serentak hingga perhitungan suara dengan menjaga dan menjamin keamanan perairan di kawasan Nunukan-Sebatik.

Komandan KRI Sidat- 851, Mayor Laut (P) Senopati Yudo W mengatakan, tujuan KRI datang ke Nunukan, selain melaksanakan tugas pokoknya menjaga keamanan dan kedaulatan perairan yurisdiksi nasional, kapal tersebut juga mengemban tugas tambahan untuk membantu kelancaran pelaksanaan  pilkada serentak 2020.

“Ya, kami juga akan kawal pilkada serentak ini sampai benar-benar selesai,” tegas Senopati, Rabu (9/12).

Sementara itu, Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, S.E, CTMP, mengatakan, Kepala Staf TNI AL (KSAL) sangat mendukung terwujudnya keamanaan dan kelancaran pilkada.

“Pokoknya KRI Sidat-851 akan disiagakan di wilayah Nunukan dan Sebatik  hingga Pilkada usai,” kata Nonot.

“Jadi kehadiran KRI di wilayah Pangkalan TNI AL Nunukan ini, juga sebagai bentuk kerja sama dengan Pemda Nunukan dan instansi terkait, kami pastikan akan siaga hingga rangkaian Pilkada selesai,” tambah Nonot kepada Radar Tarakan, Rabu (9/12). (jnr/iwk/*/shy/zar/raw/lim)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/