alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

TNI AL Harus Bisa Ciptakan Keamanan Laut

TARAKAN – Peringatan Hari Armada ke-75 RI tahun ini dilakukan secara sederhana dan upacara dilakukan secara virtual. Diungkap Danlantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Haris Bima Bayuseto mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) tidak ingin mencederai hati rakyat, maka Hari Armada tahun ini hanya dilakukan secara sederhana. Meski demikian, peringatan Hari Armada yang berlangsung secara sederhana tidak mengurangi makna dan rasa syukur bagi TNI AL yang sudah mengabdi kepada negara. “Biasanya kita gelar pasukan secara luar biasa, namun kali ini hanya dilakukan secara sederhana,” tuturnya.

Di Hari Armada ke-75 ini, dirinya berharap kepada semua prajurit Lantamal XIII agar dapat memaknai sebagai sebuah tantangan. Apalagi saat ini pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Maka dari itu, dibutuhkan keamanan laut yang dapat menjamin terselenggaranya poros maritim. Sebagai prajurit yang berada di garda perbatasan, diharapkan peran Lantamal XIII dalam mewujudkan keamanan laut. Apalagi armada meliputi KRI, Korps Marinir dan pangkalan. “Jadi harus kita pahami bersama, bahwa pangkalan memiliki peran luar biasa dalam  mewujudkan keamanan laut,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pendataan Pemilih di Lapas Terkendala, Ini Masalahnya

Bahkan kehadiran TNI AL, juga bisa memberikan keamanan kondusif bagi iklim perekonomian, sosial, perdagangan nasional dan internasional. Pada peringatan Hari Armada tahun ini, mengambil tema ‘jaya di samudera untuk Indonesia maju’. Terlebih lagi, di tengah pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian menurun. Sehingga sangat dibutuhkan peran TNI AL dalam mendukung pemulihan ekonomi, yaitu menghadirkan kekuatan armada yang dibutuhkan negara. “Oleh sebab itu, peringatan Hari Armada ini harus menjadi tonggak sejarah TNI AL,” tuturnya.

Ditambahkan jenderal bintang satu ini, seiring dengan dinamika dan perubahan ancaman yang dihadapi TNI AL, maka kekuatan armada harus terus diperkokoh. Sehingga perlu disiapkan kekuatan modern. Tidak hanya penyiapan alusista, namun juga pembangunan sumber daya manusia (SDM) bersama sarana dan prasaran. TNI AL juga harus siap dengan waktu yang singkat terhadap ancaman negara. “Maka prajurit TNI AL harus membuktikan kepada negara dan rakyat bahwa prajurit armada sebagai punggung negara di laut,” katanya.

Baca Juga :  Subsidi Pupuk Bagi Petani

Bima pun berharap kepada semua prajurit Lantamal XIII bisa selalu waspada dan siap, dalam mendukung semua operasi. Khususnya dalam pengamanan wilayah perbatasan. Ia pun berpesan para prajurit tak hentinya untuk selalu berlatih. “Kita harus bisa mendukung operasi di wilayah perbatasan,” tutupnya. (zar/lim)

 

 

TARAKAN – Peringatan Hari Armada ke-75 RI tahun ini dilakukan secara sederhana dan upacara dilakukan secara virtual. Diungkap Danlantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Haris Bima Bayuseto mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) tidak ingin mencederai hati rakyat, maka Hari Armada tahun ini hanya dilakukan secara sederhana. Meski demikian, peringatan Hari Armada yang berlangsung secara sederhana tidak mengurangi makna dan rasa syukur bagi TNI AL yang sudah mengabdi kepada negara. “Biasanya kita gelar pasukan secara luar biasa, namun kali ini hanya dilakukan secara sederhana,” tuturnya.

Di Hari Armada ke-75 ini, dirinya berharap kepada semua prajurit Lantamal XIII agar dapat memaknai sebagai sebuah tantangan. Apalagi saat ini pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Maka dari itu, dibutuhkan keamanan laut yang dapat menjamin terselenggaranya poros maritim. Sebagai prajurit yang berada di garda perbatasan, diharapkan peran Lantamal XIII dalam mewujudkan keamanan laut. Apalagi armada meliputi KRI, Korps Marinir dan pangkalan. “Jadi harus kita pahami bersama, bahwa pangkalan memiliki peran luar biasa dalam  mewujudkan keamanan laut,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kelangkaan LPG Disebabkan Adanya Pengecer

Bahkan kehadiran TNI AL, juga bisa memberikan keamanan kondusif bagi iklim perekonomian, sosial, perdagangan nasional dan internasional. Pada peringatan Hari Armada tahun ini, mengambil tema ‘jaya di samudera untuk Indonesia maju’. Terlebih lagi, di tengah pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian menurun. Sehingga sangat dibutuhkan peran TNI AL dalam mendukung pemulihan ekonomi, yaitu menghadirkan kekuatan armada yang dibutuhkan negara. “Oleh sebab itu, peringatan Hari Armada ini harus menjadi tonggak sejarah TNI AL,” tuturnya.

Ditambahkan jenderal bintang satu ini, seiring dengan dinamika dan perubahan ancaman yang dihadapi TNI AL, maka kekuatan armada harus terus diperkokoh. Sehingga perlu disiapkan kekuatan modern. Tidak hanya penyiapan alusista, namun juga pembangunan sumber daya manusia (SDM) bersama sarana dan prasaran. TNI AL juga harus siap dengan waktu yang singkat terhadap ancaman negara. “Maka prajurit TNI AL harus membuktikan kepada negara dan rakyat bahwa prajurit armada sebagai punggung negara di laut,” katanya.

Baca Juga :  Regulasi Hambat Pemain Baru Masuk

Bima pun berharap kepada semua prajurit Lantamal XIII bisa selalu waspada dan siap, dalam mendukung semua operasi. Khususnya dalam pengamanan wilayah perbatasan. Ia pun berpesan para prajurit tak hentinya untuk selalu berlatih. “Kita harus bisa mendukung operasi di wilayah perbatasan,” tutupnya. (zar/lim)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/