27.7 C
Tarakan
Wednesday, June 7, 2023

Belum Ada Izin ke Lahad Datu

NUNUKAN — Pertanyaan soal keberadaan Kapal Motor (KM) Catlleya Express akhirnya terjawab. Rencana menempuh pelayaran menuju Pelabuhan Lahad Datu, Malaysia diketahui masih terganjal izin dari pemerintah Malaysia.

Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan pada Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau Firma menegaskan KM Catlleya Express bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) telah membangun kerjasama dengan penyedia layanan transportasi laut di Lahad Datu. “Acara di Pelabuhan Tanjung Silopa, Polman hanya penandatanganan kesepakatan bersama saja,” kata Firma kepada media ini.

Menurutnya, belum ada informasi lebih lanjut mengenai durasi hingga jadwal pelayaran. Tentu dibutuhkan beberapa persyaratan sebelum mengarungi laut Malaysia. Peraturan lebih lanjut di tangan otoritas kepelabuhanan Lahad Datu atau Custom, Imigressen, Quarantine and Security (CIQS) Malaysia. “Jadi masing-masing pelabuhan harus menyiapkan fasilitas dulu, karena ini menyangkut pelayaran internasioanal,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdagkop Akan Gelar OP

Kepala Operasi KM Catlleya Express di Nunukan Bambang mengatakan, pengoperasian kapal berkapasitas 2.000 orang itu belum dapat dilakukan. Saat ini masih beroperasi dari Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Tunon Taka. “Memang sempat tidak berlayar sekali pada Jumat pekan lalu, karena KM Catlleya Express dibawa ke Pelabuhan Tanjung Sipolo Polman, Sulawesi Barat acara penandatanganan kesepakatan untuk berlayar ke Lahad Datu, Malaysia,” kata Bambang.

Menurutnya, KM Catlleya Express tetap akan berlayar seperti biasa jika belum ada jadwal untuk berlayar dari Pelabuhan Tanjung Sipolo ke Pelabuhan Lahad Datu. Jika ada perubahan jadwal nantinya, tentu akan diinformasikan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan Agus Subagyo mengatakan, kapal swasta itu akan kembali berlabuh di Pelabuhan Tunon Taka, Jumat pekan depan. “Jumat pekan lalu KM Catlleya Express tidak berlayar ke Pelabuhan Tunon Taka, karena informasinya ada yang sewa, tapi Jumat pekan ini sudah ada laporan masuk bahwa akan ke Nunukan kembali,” kata Agus, sapaannya. (nal/lim)

Baca Juga :  Fixed, SPBU Pemkot di Pantai Amal

NUNUKAN — Pertanyaan soal keberadaan Kapal Motor (KM) Catlleya Express akhirnya terjawab. Rencana menempuh pelayaran menuju Pelabuhan Lahad Datu, Malaysia diketahui masih terganjal izin dari pemerintah Malaysia.

Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan pada Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau Firma menegaskan KM Catlleya Express bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) telah membangun kerjasama dengan penyedia layanan transportasi laut di Lahad Datu. “Acara di Pelabuhan Tanjung Silopa, Polman hanya penandatanganan kesepakatan bersama saja,” kata Firma kepada media ini.

Menurutnya, belum ada informasi lebih lanjut mengenai durasi hingga jadwal pelayaran. Tentu dibutuhkan beberapa persyaratan sebelum mengarungi laut Malaysia. Peraturan lebih lanjut di tangan otoritas kepelabuhanan Lahad Datu atau Custom, Imigressen, Quarantine and Security (CIQS) Malaysia. “Jadi masing-masing pelabuhan harus menyiapkan fasilitas dulu, karena ini menyangkut pelayaran internasioanal,” ujarnya.

Baca Juga :  Karena Sabu 2,4 Kg, Hendro Divonis Penjara Seumur Hidup, Pengacaranya Bilang Banding...

Kepala Operasi KM Catlleya Express di Nunukan Bambang mengatakan, pengoperasian kapal berkapasitas 2.000 orang itu belum dapat dilakukan. Saat ini masih beroperasi dari Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Tunon Taka. “Memang sempat tidak berlayar sekali pada Jumat pekan lalu, karena KM Catlleya Express dibawa ke Pelabuhan Tanjung Sipolo Polman, Sulawesi Barat acara penandatanganan kesepakatan untuk berlayar ke Lahad Datu, Malaysia,” kata Bambang.

Menurutnya, KM Catlleya Express tetap akan berlayar seperti biasa jika belum ada jadwal untuk berlayar dari Pelabuhan Tanjung Sipolo ke Pelabuhan Lahad Datu. Jika ada perubahan jadwal nantinya, tentu akan diinformasikan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan Agus Subagyo mengatakan, kapal swasta itu akan kembali berlabuh di Pelabuhan Tunon Taka, Jumat pekan depan. “Jumat pekan lalu KM Catlleya Express tidak berlayar ke Pelabuhan Tunon Taka, karena informasinya ada yang sewa, tapi Jumat pekan ini sudah ada laporan masuk bahwa akan ke Nunukan kembali,” kata Agus, sapaannya. (nal/lim)

Baca Juga :  Ciu Bukan Penangkal Virus

Most Read

Artikel Terbaru