alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Pelaku Usaha Perikanan Keluhkan Pemadaman Listrik di Tarakan

TARAKAN – Meski tidak berlangsung lama, pemadaman listrik beberapa hari terakhir cukup berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat. Sehingga hal tersebut dinilai menghambat perekonomian, salah satunya ialah sektor pelaku usaha bidang prikanan.

Salah satu pelaku usaha jual beli udang dan kepiting, di Beringin 3, Suryadi Sangkala menerangkan, kejadian listrik padam membuat ia dan pelaku usaha pembelian udang lainnya kesulitan mencari es balok untuk disuplai kepada para petambak yang hendak membawa hasil panen. Alhasil, aktivitas jual beli terkendala.

“Dengan matinya listrik ini terus terang sangat menyulitkan kami sebagai pelaku usaha pembelian udang, pertama kami kesulitan mencari es batu karena pabrik tidak bisa produksi. Kami kesulitan mencari es untuk kami suplai ke petambak yang hendak mengangkut hasil panen,” ujarnya, Rabu (6/7).

Baca Juga :  Jasa Raharja Serahkan Bingkisan dan APD di Pos Pam Lebaran

Selain itu, dengan pemadaman listrik yang teejadi, ia mengkhawatirkan alat elektronik yang dimiliki pelaku usaha akan rusak jika berkaca pada pengalaman beberapa tahun lalu.

“Kami sebagai pembelian udang juga menggunakan freezer untuk mengawetkan udang. Kalau pemadaman terlalu lama atau terlalu sering bisa rusak,” bebernya. (*)






Reporter: Agus Dian Zakaria

TARAKAN – Meski tidak berlangsung lama, pemadaman listrik beberapa hari terakhir cukup berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat. Sehingga hal tersebut dinilai menghambat perekonomian, salah satunya ialah sektor pelaku usaha bidang prikanan.

Salah satu pelaku usaha jual beli udang dan kepiting, di Beringin 3, Suryadi Sangkala menerangkan, kejadian listrik padam membuat ia dan pelaku usaha pembelian udang lainnya kesulitan mencari es balok untuk disuplai kepada para petambak yang hendak membawa hasil panen. Alhasil, aktivitas jual beli terkendala.

“Dengan matinya listrik ini terus terang sangat menyulitkan kami sebagai pelaku usaha pembelian udang, pertama kami kesulitan mencari es batu karena pabrik tidak bisa produksi. Kami kesulitan mencari es untuk kami suplai ke petambak yang hendak mengangkut hasil panen,” ujarnya, Rabu (6/7).

Baca Juga :  Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

Selain itu, dengan pemadaman listrik yang teejadi, ia mengkhawatirkan alat elektronik yang dimiliki pelaku usaha akan rusak jika berkaca pada pengalaman beberapa tahun lalu.

“Kami sebagai pembelian udang juga menggunakan freezer untuk mengawetkan udang. Kalau pemadaman terlalu lama atau terlalu sering bisa rusak,” bebernya. (*)






Reporter: Agus Dian Zakaria

Most Read

Artikel Terbaru

/