alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

dr. Lois Meninggal Dunia karena Penyakit Ini

TARAKAN – Usai mengidap penyakit kanker rahim, dr. Lois dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.00 wita, Senin (6/6) di kediamannya di Kelurahan Karang Anyar.

Kepada Radar Tarakan, Sepupu dr. Lois, Markus Petrus, S.E menyatakan rasa kehilangan terhadap Lois yang dinilai masih sangat dibutuhkan pihak keluarga sebagai dokter.

“Almarhumah adalah seorang yang baik, mandiri, tangguh dan wanita kuat yang selalu mempertahankan idealismenya dengan profesinya. Jadi di mata keluarga beliau sangat berharga,” ungkap Markus.

Lois, dikatakan Markus meninggal akibat penyakit kanker rahim yang sudah lama diderita. Sebelumnya Lois pernah melakukan operasi kandungan yang dinyatakan sebagai tumor, namun tumor tersebut menjadi kanker yang akhirnya membuat Lois meninggal dunia.

Baca Juga :  Badan Jalan Hingga Penutup Drainase Rusak

“Kurang lebih 1 tahun beliau bertahan dan berobat di Jakarta. Akhirnya 2 bulan terakhir beliau memilih pulang ke Tarakan untuk berobat,” ujarnya.

Dokter Lois sendiri sempat dikenal kontroversial karena pernyataannya terkait Covid-19 dan membuat publik di Indonesia heboh saat itu. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

TARAKAN – Usai mengidap penyakit kanker rahim, dr. Lois dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.00 wita, Senin (6/6) di kediamannya di Kelurahan Karang Anyar.

Kepada Radar Tarakan, Sepupu dr. Lois, Markus Petrus, S.E menyatakan rasa kehilangan terhadap Lois yang dinilai masih sangat dibutuhkan pihak keluarga sebagai dokter.

“Almarhumah adalah seorang yang baik, mandiri, tangguh dan wanita kuat yang selalu mempertahankan idealismenya dengan profesinya. Jadi di mata keluarga beliau sangat berharga,” ungkap Markus.

Lois, dikatakan Markus meninggal akibat penyakit kanker rahim yang sudah lama diderita. Sebelumnya Lois pernah melakukan operasi kandungan yang dinyatakan sebagai tumor, namun tumor tersebut menjadi kanker yang akhirnya membuat Lois meninggal dunia.

Baca Juga :  Tiga Jabatan Ini Dilelang Pemkot Tarakan

“Kurang lebih 1 tahun beliau bertahan dan berobat di Jakarta. Akhirnya 2 bulan terakhir beliau memilih pulang ke Tarakan untuk berobat,” ujarnya.

Dokter Lois sendiri sempat dikenal kontroversial karena pernyataannya terkait Covid-19 dan membuat publik di Indonesia heboh saat itu. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

Most Read

Artikel Terbaru

/