alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Begini Nasib Honorer di Kota Tarakan

TARAKAN – Dikeluarkannya surat edaran mengenai status kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah pusat dan daerah, pada 31 Mei 2022 lalu hingga kini belum dibahas secara internal oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

Namun aturan tersebut dinilai akan menyulitkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), pasalnya jumlah tenaga honorer di Tarakan saat ini hanya berbanding sedikit dengan jumlah ASN.

Kepada Radar Tarakan, Pelaksana Tugas (Plt) BPKSDM Tarakan, Ismail mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memberi komentar lebih terkait hal tersebut, sebab pihaknya belum melakukan rapat internal.

“Kami baru terima suratnya juga ini. Jadi mau dirapatkan, kalau sudah hasil nanti sekda yang menyampaikan,” ujar Ismail.

Baca Juga :  Bengawan Sudah Dialiri Listrik

Pihaknya baru menerima salinan surat pada 31 Mei 2022 lalu. Meski begitu, ia mengakui bahwa pihaknya telah mendengar kabar tersebut jauh sebelum surat tersebut dilayangkan.

Hanya saja pihaknya belum dapat melakukan kegiatan dikarenakan belum adanya surat tersebut. “Jadi nanti mau dirapatkan lagi, mau dikemanakan mutasi mereka ini kasihan,” ucap Ismail. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

TARAKAN – Dikeluarkannya surat edaran mengenai status kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah pusat dan daerah, pada 31 Mei 2022 lalu hingga kini belum dibahas secara internal oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

Namun aturan tersebut dinilai akan menyulitkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), pasalnya jumlah tenaga honorer di Tarakan saat ini hanya berbanding sedikit dengan jumlah ASN.

Kepada Radar Tarakan, Pelaksana Tugas (Plt) BPKSDM Tarakan, Ismail mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memberi komentar lebih terkait hal tersebut, sebab pihaknya belum melakukan rapat internal.

“Kami baru terima suratnya juga ini. Jadi mau dirapatkan, kalau sudah hasil nanti sekda yang menyampaikan,” ujar Ismail.

Baca Juga :  Bengawan Sudah Dialiri Listrik

Pihaknya baru menerima salinan surat pada 31 Mei 2022 lalu. Meski begitu, ia mengakui bahwa pihaknya telah mendengar kabar tersebut jauh sebelum surat tersebut dilayangkan.

Hanya saja pihaknya belum dapat melakukan kegiatan dikarenakan belum adanya surat tersebut. “Jadi nanti mau dirapatkan lagi, mau dikemanakan mutasi mereka ini kasihan,” ucap Ismail. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

Most Read

Artikel Terbaru

/