alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Disnaker Akui Belum Terima Kelanjutan Program Magang di Jepang

TARAKAN – Penantian masyarakat yang ingin melakukan magang ke Jepang hingga kini masih menggantung. Pasalnya, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tarakan belum mendapatkan informasi terbaru terkait rencana hal tersebut.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Tarakan, Hanto Bismoko mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari pemerintah pusat.

Sebelumnya dirinya sempat mendapatkan informasi dari Kepala Disnaker untuk membuat surat permohonan sosialisasi ke 200 orang tentang pemagangan keluar negeri, khususnya Jepang.

“Surat ini sudah kami buat, tapi belum kami layangkan ke rektorat advokasi dan pemagangan luar negeri di Kemenaker,” ungkap Hanto.

Dalam hal ini Hanto menegaskan bahwa pihaknya belum mengetahui informasi ini secara jelas. Namun pihaknya masih mengajukan surat sosialisasi pemagangan ke Jepang.

Baca Juga :  Pemprov: 131 Ribu Dosis Berproses

“Makanya kami belum berani juga bagaimana pastinya, karena belum ada surat resmi,” ungkap Hanto. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

TARAKAN – Penantian masyarakat yang ingin melakukan magang ke Jepang hingga kini masih menggantung. Pasalnya, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tarakan belum mendapatkan informasi terbaru terkait rencana hal tersebut.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Tarakan, Hanto Bismoko mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari pemerintah pusat.

Sebelumnya dirinya sempat mendapatkan informasi dari Kepala Disnaker untuk membuat surat permohonan sosialisasi ke 200 orang tentang pemagangan keluar negeri, khususnya Jepang.

“Surat ini sudah kami buat, tapi belum kami layangkan ke rektorat advokasi dan pemagangan luar negeri di Kemenaker,” ungkap Hanto.

Dalam hal ini Hanto menegaskan bahwa pihaknya belum mengetahui informasi ini secara jelas. Namun pihaknya masih mengajukan surat sosialisasi pemagangan ke Jepang.

Baca Juga :  Pemprov: 131 Ribu Dosis Berproses

“Makanya kami belum berani juga bagaimana pastinya, karena belum ada surat resmi,” ungkap Hanto. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

Most Read

Artikel Terbaru

/