alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Calon Mahasiswa Asal perbatasan Banyak Gugur di SNMPTN

TARAKAN – Banyaknya siswa asal perbatasan yang gugur pasca seleksi perguruan tinggi di Universitas Borneo Tarakan (UBT) membuat pihak UBT ingin melakukan permintaan afirmasi terhadap siswa di perbatasan. Pasalnya jika dibiarkan, siswa asal perbatasan terancam tak dapat mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Kepada Radar Tarakan, Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Adri Patton, M.Si mengatakan bahwa tahun ini pihaknya menyediakan kuota sebanyak 1.700 mahasiswa. Adapun tahapan penerimaan mahasiswa UBT saat ini sedang berada ditahap kedua yakni seleksi bersama perguruan negeri.

“Yang jelas kita ada tiga seleksi, SNMPTN, seleksi bersama kemudian jalur mandiri. Sekarang masih ditahap seleksi kedua,” ungkap Adri.

Usai seleksi bersama, calon mahasiswa akan melihat pengumuman kelulusan. Jika belum dinyatakan lolos, maka dapat mengikuti jalur mandiri.

Baca Juga :  Jalan Tak Kunjung Diaspal

Berdasarkan hasil SNMPTN yang diselenggarakan beberapa hari yang lalu banyak calon mahasiswa gugur dan dinyatakan tidak lolos. Bahkan, calon mahasiswa asal perbatasan Kaltara tidak lolos. Untuk itu, pihaknya meminta kepada Menteri Pendidikan dan Dirjen Dikti untuk memberikan afirmasi kepada lulusan perbatasan dengan menggunakan kriteria khusus. Sebab jika tidak dilakukan, dikhawatirkan siswa asal perbatasan tidak dapat mengenyam pendidikan sarjana.

“Banyak yag tidak diterima. Dimandiri juga terbatas karena sekarang sudah ada kuota-kuota, untuk SNMPTN 30 persen, SBMPTN 30 persen, nah sisanya mandiri itu. Semoga berjalan lancar dan kuota serta mahasiswa kita semakin bertambah,” katanya. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

TARAKAN – Banyaknya siswa asal perbatasan yang gugur pasca seleksi perguruan tinggi di Universitas Borneo Tarakan (UBT) membuat pihak UBT ingin melakukan permintaan afirmasi terhadap siswa di perbatasan. Pasalnya jika dibiarkan, siswa asal perbatasan terancam tak dapat mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Kepada Radar Tarakan, Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Adri Patton, M.Si mengatakan bahwa tahun ini pihaknya menyediakan kuota sebanyak 1.700 mahasiswa. Adapun tahapan penerimaan mahasiswa UBT saat ini sedang berada ditahap kedua yakni seleksi bersama perguruan negeri.

“Yang jelas kita ada tiga seleksi, SNMPTN, seleksi bersama kemudian jalur mandiri. Sekarang masih ditahap seleksi kedua,” ungkap Adri.

Usai seleksi bersama, calon mahasiswa akan melihat pengumuman kelulusan. Jika belum dinyatakan lolos, maka dapat mengikuti jalur mandiri.

Baca Juga :  Ini Upaya Berantas Peredaran Narkoba di Lapas Tarakan

Berdasarkan hasil SNMPTN yang diselenggarakan beberapa hari yang lalu banyak calon mahasiswa gugur dan dinyatakan tidak lolos. Bahkan, calon mahasiswa asal perbatasan Kaltara tidak lolos. Untuk itu, pihaknya meminta kepada Menteri Pendidikan dan Dirjen Dikti untuk memberikan afirmasi kepada lulusan perbatasan dengan menggunakan kriteria khusus. Sebab jika tidak dilakukan, dikhawatirkan siswa asal perbatasan tidak dapat mengenyam pendidikan sarjana.

“Banyak yag tidak diterima. Dimandiri juga terbatas karena sekarang sudah ada kuota-kuota, untuk SNMPTN 30 persen, SBMPTN 30 persen, nah sisanya mandiri itu. Semoga berjalan lancar dan kuota serta mahasiswa kita semakin bertambah,” katanya. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

Most Read

Artikel Terbaru

/