alexametrics
25.7 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Kerahkan 3.000 Personel Amankan Pilkada

TARAKAN – Mendekati hari pencoblosan, Kapolda Kaltara, Irjen Pol Bambang Kristiyono menginstruksikan seluruh jajarannya yang berjumlah 3.000 personel untuk siap sedia mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilakukan pada 9 Desember mendatang.

“Seluruh personel kami sebanyak 3.000 semua hadir, tidak ada yang dicadangkan, untuk yang tidak kena penjagaan di TPS, tetap stand by di di masing-masing mako, bila ada sesuatu bisa langsung digerakkan,” tuturnya.

Selain menggerakkan seluruh jajarannya, Polda Kaltara juga mendapatkan bantuan bawah kendali operasi (BKO) dari personel Brimob sebanyak 200 yang direncanakan akan tiba pada tanggal 6 Desember. “Untuk asalnya, kami belum tahu dari brimob mana, BKO personel brimob ini merupakan instruksi dari Mabes Polri, nanti ada 100 personel yang dikirim ke Nunukan dan 100 personel dikirim ke Tana Tidung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sikoteng

Terkait apakah BKO ini ada kaitannya terhadap kerawanan menjelang hari pencoblosan, dirinya menilai hal tersebut merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri. Ssejauh ini dari pantauannya Kaltara masih kondusif dan aman. “Meski kami nilai masih kondusif dan aman, kami tidak mau mengambil risiko, kita ambil prediksi terjelek saja untuk ini, sehingga kita bisa mengantisipasinya bila ada masalah,” tuturnya.

Khusus pendistribusian surat suara dan kotak suara, pihaknya siap membantu dengan menggerakkan personel dari Direktorat Polairud Polda Kaltara yang memiliki 9 armada yang bisa digunakan untuk pendistribusian surat suara dan kotak suara. “Bila memang KPU membutuhkan bantuan kami siap, karena di Direktorat Polairud Polda Kaltara ini memiliki armada untuk melakukan pendistribusian surat suara dan kotak suara,” ucapnya.

Baca Juga :  Lahan Sengketa, Jalan Tidak Diperbaiki

Dirinya kembali mengingatkan kepada jajarannya untuk tetap netral dalam Pilkada tahun ini, bila ditemukan adanya oknum polisi yang diketahui memihak salah satu pasangan calon (paslon), oknum tersebut harus siap menerima konsekuensinya. “Bisa dicopot dari jabatannya hingga diberikan hukuman sesuai aturan,” tuturnya.

Terpisah, Direktur Polairud Polda Kaltara, Kombes Pol Nyoman Budiarja mengatakan, pihaknya siap membantu pendistribusian surat suara dan kotak suara bila KPU membutuhkan bantuan, dikarenakan pihaknya sudah memiliki anggaran untuk hal tersebut. “Bila dibutuhkan kami siap, sudah dianggarkan juga, armada kami juga ada 9, intinya hubungi saja kami bila memang membutuhkan bantuan,” singkatnya. (jnr/lim)

 

TARAKAN – Mendekati hari pencoblosan, Kapolda Kaltara, Irjen Pol Bambang Kristiyono menginstruksikan seluruh jajarannya yang berjumlah 3.000 personel untuk siap sedia mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilakukan pada 9 Desember mendatang.

“Seluruh personel kami sebanyak 3.000 semua hadir, tidak ada yang dicadangkan, untuk yang tidak kena penjagaan di TPS, tetap stand by di di masing-masing mako, bila ada sesuatu bisa langsung digerakkan,” tuturnya.

Selain menggerakkan seluruh jajarannya, Polda Kaltara juga mendapatkan bantuan bawah kendali operasi (BKO) dari personel Brimob sebanyak 200 yang direncanakan akan tiba pada tanggal 6 Desember. “Untuk asalnya, kami belum tahu dari brimob mana, BKO personel brimob ini merupakan instruksi dari Mabes Polri, nanti ada 100 personel yang dikirim ke Nunukan dan 100 personel dikirim ke Tana Tidung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dewi Yul Dituntut 18 Tahun Penjara

Terkait apakah BKO ini ada kaitannya terhadap kerawanan menjelang hari pencoblosan, dirinya menilai hal tersebut merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri. Ssejauh ini dari pantauannya Kaltara masih kondusif dan aman. “Meski kami nilai masih kondusif dan aman, kami tidak mau mengambil risiko, kita ambil prediksi terjelek saja untuk ini, sehingga kita bisa mengantisipasinya bila ada masalah,” tuturnya.

Khusus pendistribusian surat suara dan kotak suara, pihaknya siap membantu dengan menggerakkan personel dari Direktorat Polairud Polda Kaltara yang memiliki 9 armada yang bisa digunakan untuk pendistribusian surat suara dan kotak suara. “Bila memang KPU membutuhkan bantuan kami siap, karena di Direktorat Polairud Polda Kaltara ini memiliki armada untuk melakukan pendistribusian surat suara dan kotak suara,” ucapnya.

Baca Juga :  Miliki Sabu, Tiga Petani Rumput Laut Ditangkap

Dirinya kembali mengingatkan kepada jajarannya untuk tetap netral dalam Pilkada tahun ini, bila ditemukan adanya oknum polisi yang diketahui memihak salah satu pasangan calon (paslon), oknum tersebut harus siap menerima konsekuensinya. “Bisa dicopot dari jabatannya hingga diberikan hukuman sesuai aturan,” tuturnya.

Terpisah, Direktur Polairud Polda Kaltara, Kombes Pol Nyoman Budiarja mengatakan, pihaknya siap membantu pendistribusian surat suara dan kotak suara bila KPU membutuhkan bantuan, dikarenakan pihaknya sudah memiliki anggaran untuk hal tersebut. “Bila dibutuhkan kami siap, sudah dianggarkan juga, armada kami juga ada 9, intinya hubungi saja kami bila memang membutuhkan bantuan,” singkatnya. (jnr/lim)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/