alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Ratusan Kosmetik Ilegal Diamankan BPOM

TARAKAN – Sebanyak 307 jenis kosmetik ilegal diamankan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan dalam razia yang dilakukan di Kabupaten Malinau dan Tarakan yang dilakukan dalam waktu dua pekan.

Kepala BPOM Tarakan, Heriyanto Baan menerangkan, dari total nilai barang bukti hasil razia yang disita tersebut, diperkirakan senilai Rp 55.198.000. Lanjutnya, dalam kasus ini sebagian besar produk kosmetik ilegal berasal dari luar Kaltara.

“Terkait dengan rilis hasil dari pengawasan pasar dari peredaran kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan kosmetik ilegal. Selama 2 minggu kegiatan kami, dari minggu ketiga dan keempat Juli, di Kota Tarakan dan Malinau, kami mendapatkan 307 jenis kosmetik sebanyak 1.740 pcs dan nilai totalnya sekitar Rp 55.198.000 secara nilai ekonomi,” bebernya.

Baca Juga :  BPK RI Kaltara Berharap Sinergi Media Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

“Tetapi kalau dibilang kerugian negara sebenarnya lebih besar dari itu karena dampaknya dari penggunaan ini kan cukup besar. Terkait dengan kesehatan, kemudian pendapatan negara, dari pajak dan lain sebagaianya,” ungkapnya. (*)






Reporter: Agus Dian Zakaria

TARAKAN – Sebanyak 307 jenis kosmetik ilegal diamankan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan dalam razia yang dilakukan di Kabupaten Malinau dan Tarakan yang dilakukan dalam waktu dua pekan.

Kepala BPOM Tarakan, Heriyanto Baan menerangkan, dari total nilai barang bukti hasil razia yang disita tersebut, diperkirakan senilai Rp 55.198.000. Lanjutnya, dalam kasus ini sebagian besar produk kosmetik ilegal berasal dari luar Kaltara.

“Terkait dengan rilis hasil dari pengawasan pasar dari peredaran kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan kosmetik ilegal. Selama 2 minggu kegiatan kami, dari minggu ketiga dan keempat Juli, di Kota Tarakan dan Malinau, kami mendapatkan 307 jenis kosmetik sebanyak 1.740 pcs dan nilai totalnya sekitar Rp 55.198.000 secara nilai ekonomi,” bebernya.

Baca Juga :  Gara-Gara Ini Tujuh Juru Parkir Resmi Dipolisikan

“Tetapi kalau dibilang kerugian negara sebenarnya lebih besar dari itu karena dampaknya dari penggunaan ini kan cukup besar. Terkait dengan kesehatan, kemudian pendapatan negara, dari pajak dan lain sebagaianya,” ungkapnya. (*)






Reporter: Agus Dian Zakaria

Most Read

Apeksi untuk Gaet Investor

Perda RT untuk Pembangunan yang Merata

Perketat Pelayanan, BKP Hindari Pungli

Artikel Terbaru

/