alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Ini yang Ditunggu Pemkot Sebelum Wisata Pantai Amal Dibuka

TARAKAN- Pembukaan wisata Pantai Amal hingga kini belum juga dilakukan.

Pasalnya pemerintah masih menunggu hasil komunikasi penentuan retribusi dari Provinsi Kalimantan Utara dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

“Kan sudah selesai? Tapi dikonsultasikan ke Provinsi Kaltara memang begitu. Saya belum tahu sampai dimana, intinya setelah dari Provinsi Kaltara, kita bawa ke Mendagri lagi. Baru boleh diberlakukan (retribusi wisata),” ungkap Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, Rabu (3/8).

Menurut Khairul, ini membutuhkan proses yang sebentar. Sebab usai mendapatkan putusan Mendagri kemudian diundangkan dan dimasukkan ke dalam lembaran daerah.

“Itu sebentar saja. Mudah-mudahan Agustus ini sudah bisa beroperasional,” ujar mantan Sekretaris Kota Tarakan ini.

Baca Juga :  Ekspor Kepiting Kaltara ke Malaysia Meningkat

Dikatakan Khairul, usulan retribusi wisata di Pantai Amal dari Pemkot ke Provinsi Kaltara dan Mendagri tidak berubah, yakni Rp 35.000 per orang.

Dalam hal pembangunan Pantai Amal ini lanjut Khairul telah diselesaikan secara keseluruhan di tahap satu.

“Kalau bulan ini dibuka, berarti tergantung Peraturan Daerah ya? Tapi mudah-mudahan bisa selesai. Kalau misalnya perda selesai, berarti hanya tahap satu,” jelas Khairul. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

TARAKAN- Pembukaan wisata Pantai Amal hingga kini belum juga dilakukan.

Pasalnya pemerintah masih menunggu hasil komunikasi penentuan retribusi dari Provinsi Kalimantan Utara dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

“Kan sudah selesai? Tapi dikonsultasikan ke Provinsi Kaltara memang begitu. Saya belum tahu sampai dimana, intinya setelah dari Provinsi Kaltara, kita bawa ke Mendagri lagi. Baru boleh diberlakukan (retribusi wisata),” ungkap Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, Rabu (3/8).

Menurut Khairul, ini membutuhkan proses yang sebentar. Sebab usai mendapatkan putusan Mendagri kemudian diundangkan dan dimasukkan ke dalam lembaran daerah.

“Itu sebentar saja. Mudah-mudahan Agustus ini sudah bisa beroperasional,” ujar mantan Sekretaris Kota Tarakan ini.

Baca Juga :  Belum Ada Laporan, Nasabah Tarakan Aman

Dikatakan Khairul, usulan retribusi wisata di Pantai Amal dari Pemkot ke Provinsi Kaltara dan Mendagri tidak berubah, yakni Rp 35.000 per orang.

Dalam hal pembangunan Pantai Amal ini lanjut Khairul telah diselesaikan secara keseluruhan di tahap satu.

“Kalau bulan ini dibuka, berarti tergantung Peraturan Daerah ya? Tapi mudah-mudahan bisa selesai. Kalau misalnya perda selesai, berarti hanya tahap satu,” jelas Khairul. (*)






Reporter: Yedidah Pakondo

Most Read

Artikel Terbaru

/