alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

ETLE di Kaltara, Baru Tarakan yang Uji Coba

TARAKAN – Memasuki bulan Juli penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dipastikan akan terealisasi di Kota Tarakan.

Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Dirlantas Polda Kaltra Kombes Pol Budi Rachmat mengungkapkan sampai dengan saat ini belum diketahui jenis ETLE yang bakal dipasang oleh Korlantas Mabes Polri.

“Nah kalau untuk jenisnya kita belum ketahui karena semua itu tergantung dari Korlantas dan juga anggaran yang dibutuhkan, karena masing-masing ETLE berbeda untuk membaca setiap pelanggaran,” tuturnya, Sabtu (2/7).

Lebih lanjut pihaknya juga telah menyodorkan sejumlah daerah untuk pemasangan ETLE di Kaltara seperti Kabupaten Bulungan. Namun dipastikan baru Kota Tarakan yang menjadi daerah uji coba ETLE, dengan alasan volume kendaraan serta didukung oleh jaringan internet yang kuat.

Baca Juga :  Tarakan Buka Formasi CPNS dan PPPK Pada Akhir Mei

“Itu kan melihat urgensi wilayah, karena jaringan juga perlu menjadi pertimbangan. Kami sudah lakukan pemetaan, Bulungan sudah ada titik yang ditawarkan bahkan sudah melakukan survei, namun yang menjadi prioritas itu Tarakan,” urainya.

Untuk diketahui, nantinya para pelanggar yang terekam oleh ETLE akan menerima surat pemberitahuan serta pemanggilan guna mengonfirmasi pelanggaran tersebut.

“Nanti pelanggar mendapatkan panggilan, setelah dipanggil pelanggar melakukan perifikasi lalu dikenakan tilang sesuai pelanggaran yang terekam oleh alat itu, sementara kita menunggu alatnya terpasang ada yang stasioner untuk melacak pelanggarannya, ada juga marka jalan dan juga sabuk pengaman, semua kita tunggu dari Korlantas,” lanjutnya. (tuy/lim)






Reporter: Guntur

TARAKAN – Memasuki bulan Juli penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dipastikan akan terealisasi di Kota Tarakan.

Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Dirlantas Polda Kaltra Kombes Pol Budi Rachmat mengungkapkan sampai dengan saat ini belum diketahui jenis ETLE yang bakal dipasang oleh Korlantas Mabes Polri.

“Nah kalau untuk jenisnya kita belum ketahui karena semua itu tergantung dari Korlantas dan juga anggaran yang dibutuhkan, karena masing-masing ETLE berbeda untuk membaca setiap pelanggaran,” tuturnya, Sabtu (2/7).

Lebih lanjut pihaknya juga telah menyodorkan sejumlah daerah untuk pemasangan ETLE di Kaltara seperti Kabupaten Bulungan. Namun dipastikan baru Kota Tarakan yang menjadi daerah uji coba ETLE, dengan alasan volume kendaraan serta didukung oleh jaringan internet yang kuat.

Baca Juga :  Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

“Itu kan melihat urgensi wilayah, karena jaringan juga perlu menjadi pertimbangan. Kami sudah lakukan pemetaan, Bulungan sudah ada titik yang ditawarkan bahkan sudah melakukan survei, namun yang menjadi prioritas itu Tarakan,” urainya.

Untuk diketahui, nantinya para pelanggar yang terekam oleh ETLE akan menerima surat pemberitahuan serta pemanggilan guna mengonfirmasi pelanggaran tersebut.

“Nanti pelanggar mendapatkan panggilan, setelah dipanggil pelanggar melakukan perifikasi lalu dikenakan tilang sesuai pelanggaran yang terekam oleh alat itu, sementara kita menunggu alatnya terpasang ada yang stasioner untuk melacak pelanggarannya, ada juga marka jalan dan juga sabuk pengaman, semua kita tunggu dari Korlantas,” lanjutnya. (tuy/lim)






Reporter: Guntur

Most Read

Kinerja ASN Pemprov Dievaluasi

Tak Sulit Temukan Unsur Pidana

Perintah Kapolri, Amankan Pilkada

Artikel Terbaru

/