alexametrics
27.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Pasca Penganiayaan, Kondisi Balita Ini Mulai Membaik

TARAKAN – Beberapa waktu lalu warga Jalan Yos Sudarso dihebohkan dengan kasus kekerasan terhadap anak 3 tahun dengan inisial FI. Diketahui saat ini FI masih dalam pengawasan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak maupun Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan.

Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi melalui Kanit PPA Bripka Rizqia menjelaskan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban. “Kita bersama tim sudah memeriksa terhadap korban, kendala kita memang pada awal pelaporan itu tidak bisa melakukan pemeriksaan karena korban langsung dirawat inap, setelah kita koordinasi korba,n sementara dirawat oleh keluarga dari ibu kandung korban,”bebernya.

Ia menjelaskan saat melaksanakan pemeriksaan anak tersebut selama ini mengaku menerima kekerasan dari ibu dan ayah tirinya. “Karna kondisi korban sudah membaik kami sudah melakukan pemeriksaan, kalau untuk secara mendetail seperti biasa jelas tidak, namun ada beberapa pertanyaan yang dapat tindak pidana ini ada, si korban ini juga dengan tegas dan lugas menegaskan dianiaya oleh ayah dan ibunya bahkan korban gampang menyampaikan hal itu,”imbuhnya.

Baca Juga :  Kejelasan Aset, Jalan Tanah Nasional Diukur

Diketahui untuk perkembangan dua tersangka IR dan RM, Bripka Rizqia mengatakan saat ini sudah memasuki tahap satu. “Perkembanganya di kita penyidik sudah dilakukan tahap satu, untuk petunjuk selanjutnya menunggu hasil dari jaksa,”lanjutnya.

Untuk kondisi korban, saat ini sudah diberi asupan gizi yang cukup dan pemulihan mental korban. Bahkan Unit PPA terus melakukan pemantauan. “Kondisinya saat ini semakin sehat, aktivitas juga sudah membaik saat ini selalu kami pantau,” tambahnya. (*)






Reporter: Guntur

TARAKAN – Beberapa waktu lalu warga Jalan Yos Sudarso dihebohkan dengan kasus kekerasan terhadap anak 3 tahun dengan inisial FI. Diketahui saat ini FI masih dalam pengawasan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak maupun Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan.

Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi melalui Kanit PPA Bripka Rizqia menjelaskan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban. “Kita bersama tim sudah memeriksa terhadap korban, kendala kita memang pada awal pelaporan itu tidak bisa melakukan pemeriksaan karena korban langsung dirawat inap, setelah kita koordinasi korba,n sementara dirawat oleh keluarga dari ibu kandung korban,”bebernya.

Ia menjelaskan saat melaksanakan pemeriksaan anak tersebut selama ini mengaku menerima kekerasan dari ibu dan ayah tirinya. “Karna kondisi korban sudah membaik kami sudah melakukan pemeriksaan, kalau untuk secara mendetail seperti biasa jelas tidak, namun ada beberapa pertanyaan yang dapat tindak pidana ini ada, si korban ini juga dengan tegas dan lugas menegaskan dianiaya oleh ayah dan ibunya bahkan korban gampang menyampaikan hal itu,”imbuhnya.

Baca Juga :  Tinjau Kawasan Rawan Penyelundupan Narkoba

Diketahui untuk perkembangan dua tersangka IR dan RM, Bripka Rizqia mengatakan saat ini sudah memasuki tahap satu. “Perkembanganya di kita penyidik sudah dilakukan tahap satu, untuk petunjuk selanjutnya menunggu hasil dari jaksa,”lanjutnya.

Untuk kondisi korban, saat ini sudah diberi asupan gizi yang cukup dan pemulihan mental korban. Bahkan Unit PPA terus melakukan pemantauan. “Kondisinya saat ini semakin sehat, aktivitas juga sudah membaik saat ini selalu kami pantau,” tambahnya. (*)






Reporter: Guntur

Most Read

Artikel Terbaru

/