alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Operasi Lilin Sasar Pelabuhan

TANA TIDUNG – Setelah melakukan pengamanan Natal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pihak kepolisian kembali melakukan Operasi Lilin hingga 2 Januari 2019 mendatang.

Operasi Lilin sendiri dipusatkan pada sejumlah pelabuhan dan anjungan dermaga yang merupakan pusat aktivitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) setiap harinya.Seperti yang dilakukan  Minggu (30/12), pihak Satpol PP melakukannya pada Pelabuhan Tideng Pale yang ada di Kecamatan Sesayap dan anjungan dermaga di Kecamatan Tana Lia.

Operasi Lilin sendiri bertujuan untuk melakukan antisipasi (pencegahan) terhadap kerawanan kerumunan yang terjadi pada Natal hingga Tahun Baru 2019 mendatang.Dari Satpol PP sendiri sekitar 10 personel dikerahkan membantu pengamanan. Dan disebar di pos anjungan Dermaga Tana Merah di Kecamatan Tana Lia sebanyak 2 orang, Pos Pelabuhan Tideng Pale sekitar 4 orang, Pos Pelabuhan Sesayap Hilir 2 orang kemudian Pos Betayau di Kecamatan Betayau juga 2 orang.

Baca Juga :  Laris, Warga Berharap Ada Penambahan Bus

“Dan ini belum termasuk yang dari kepolisian semua disiagakan supaya pengamanan akhir tahun ini benar-benar kondusif sesuai harapan dan keinginan kita bersama,” ujar Kepala Seksi (kasi) Trantib Linmas pada Satpol PP dan PMK, Heriyansyah, Minggu (30/12).

Pelabuhan dan anjungan dermaga sendiri menjadi tempat atau alternatif utama masyarakat beraktivitas sehingga sangat dikhawatirkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga sebagai langkah antisipasi perlunya dilakukan Operasi Lilin bekerja sama dengan pihak kepolisian. Kendati KTT kondisinya aman-aman saja akan tetapi gangguan bisa saja muncul baik dari dalam maupun luar KTT nantinya.

“Perlunya kesiap-siagaan sebagai langkah antisipasi. Jangan ada kejadian baru dilakukan pengawasan dan tindakan lainnya. Pelabuhan dan anjungan dermaga sendiri dengan menempatkan sejumlah personel sangat penting untuk mengawasi arus keluar masuknya orang maupun barang, gangguan bisa saja tanpa diduga masuk dari arah sini,” tambahnya.

Baca Juga :  Harga Sembako Masih Normal

Operasi Lilin yang dilaksanakan diketahui arus keluar masuk masyarakat dan barang terbilang cukup padat menjelang akhir tahun ini sebab tidak sedikit masyarakat bepergian dari satu desa ke desa lainnya. Begitu pula dari KTT keluar daerah sebab bertepatan dengan libur sekolah. Pihaknya berharap KTT akan benar-benar aman, ia hanya mengimbau kepada seluruh masyarakat saat melakukan perjalanan untuk lebih memperhatikan keselamatan dan keamanan dengan tetap menggunakan baju pelampung atau life jacket. Sementara bagi pemilik kapal agar tidak memuat penumpang melebihi kapasitasnya. (*/rko/zia)

 

 

TANA TIDUNG – Setelah melakukan pengamanan Natal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pihak kepolisian kembali melakukan Operasi Lilin hingga 2 Januari 2019 mendatang.

Operasi Lilin sendiri dipusatkan pada sejumlah pelabuhan dan anjungan dermaga yang merupakan pusat aktivitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) setiap harinya.Seperti yang dilakukan  Minggu (30/12), pihak Satpol PP melakukannya pada Pelabuhan Tideng Pale yang ada di Kecamatan Sesayap dan anjungan dermaga di Kecamatan Tana Lia.

Operasi Lilin sendiri bertujuan untuk melakukan antisipasi (pencegahan) terhadap kerawanan kerumunan yang terjadi pada Natal hingga Tahun Baru 2019 mendatang.Dari Satpol PP sendiri sekitar 10 personel dikerahkan membantu pengamanan. Dan disebar di pos anjungan Dermaga Tana Merah di Kecamatan Tana Lia sebanyak 2 orang, Pos Pelabuhan Tideng Pale sekitar 4 orang, Pos Pelabuhan Sesayap Hilir 2 orang kemudian Pos Betayau di Kecamatan Betayau juga 2 orang.

Baca Juga :  Disaingi Online, Pedagang Lapak Sepi Pembeli

“Dan ini belum termasuk yang dari kepolisian semua disiagakan supaya pengamanan akhir tahun ini benar-benar kondusif sesuai harapan dan keinginan kita bersama,” ujar Kepala Seksi (kasi) Trantib Linmas pada Satpol PP dan PMK, Heriyansyah, Minggu (30/12).

Pelabuhan dan anjungan dermaga sendiri menjadi tempat atau alternatif utama masyarakat beraktivitas sehingga sangat dikhawatirkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga sebagai langkah antisipasi perlunya dilakukan Operasi Lilin bekerja sama dengan pihak kepolisian. Kendati KTT kondisinya aman-aman saja akan tetapi gangguan bisa saja muncul baik dari dalam maupun luar KTT nantinya.

“Perlunya kesiap-siagaan sebagai langkah antisipasi. Jangan ada kejadian baru dilakukan pengawasan dan tindakan lainnya. Pelabuhan dan anjungan dermaga sendiri dengan menempatkan sejumlah personel sangat penting untuk mengawasi arus keluar masuknya orang maupun barang, gangguan bisa saja tanpa diduga masuk dari arah sini,” tambahnya.

Baca Juga :  Tegakkan Wilayah Bebas Korupsi

Operasi Lilin yang dilaksanakan diketahui arus keluar masuk masyarakat dan barang terbilang cukup padat menjelang akhir tahun ini sebab tidak sedikit masyarakat bepergian dari satu desa ke desa lainnya. Begitu pula dari KTT keluar daerah sebab bertepatan dengan libur sekolah. Pihaknya berharap KTT akan benar-benar aman, ia hanya mengimbau kepada seluruh masyarakat saat melakukan perjalanan untuk lebih memperhatikan keselamatan dan keamanan dengan tetap menggunakan baju pelampung atau life jacket. Sementara bagi pemilik kapal agar tidak memuat penumpang melebihi kapasitasnya. (*/rko/zia)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/