alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Air Terjun Gunung Rian Habiskan Rp 5 Miliar

TANA TIDUNG – Penambahan dan perbaikan fasilitas di Air Terjun Gunung Rian yang ada di Desa Rian, Kecamatan Muruk Rian terus diupayakan Pemkab Tana Tidung. Hingga 2018, total Rp 5 miliar anggaran yang dibutuhkan untuk penambahan, perbaikan dan pembenahan fasilitas Air Terjun Gunung Rian.

Anggaran tersebut dihabiskan untuk pembangunan gazebo, sanitasi, akses jalan masuk dengan pengaspalan (hotmix) sepanjang kurang lebih 1 kilometer (km). Juga akses jalan masuk dari area parkir menuju tangga tingkat air terjunnya sepanjang 500 meter (semenisasi), area parkir yang dapat menampung ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemudian pembangunan tangga sampai ke puncak 7 tingkat air terjun tersebut ditambah dengan berbagai fasilitas penunjang dipastikan akan terus menarik minat pengunjung menghabiskan waktu bersama keluarga saat akhir pekan dan liburan kelak.

Hal ini untuk menarik minat pengunjung ataupu turis baik turis lokal maupun mancanegara. Pembenahan berbagai fasilitas penunjang sudah dilakukan beberapa tahun terakhir. Mulai dari akses jalan dan fasilitas penunjang yang ada di dalamnya terus ditambah dengan tujuan untuk memudahkan akses bagi pengunjung untuk betah berlama-lama berkunjung di salah satu kebanggaan tempat wisata di Bumi Upuntaka ini.

Baca Juga :  Blangko Masih Terbatas, Pelayanan Tetap Berjalan

Disebutkan Rusmanda, yakni proses pembangunan tangga yang menghubungkan tingkat 1 hingga tingkat ke-7 sudah mulai terlihat progresnya. “Sebelumnya tangga ini hanya sampai tingkat ke-3 saja. Dan tahun ini dilanjutkan sampai tingkat puncaknya. Begitu pula dengan pembangunan lainnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pada tempat wisata ini nantinya,” ujar Uus Rusmanda kepada media belum lama ini.

Ia menyebut berbagai pembangunan dan perbaikan terus dilakukan guna mempercantik wajah air terjun setinggi kurang lebih 800 meter tersebut. Saat ini kunjungan lebih banyak dilakukan pada akhir pekan dan liburan panjang dengan rata-rata kunjungan antara 150 orang sampai 1500 orang. Peningkatan jumlah pengunjung akan terjadi pada momen lebaran Idul Fitri dan pengujung tahun.

Baca Juga :  Jalan Poros Antar Kabupaten di Kaltara Terendam Banjir

Kembali menyoal pembangunan tangga, ia pengunjung saat ini tidak perlu khawatir lagi menaiki dan menapaki tangga demi tangga sebab semuanya lebih terjamin keamanan, keselamatan pengunjung dengan tangga yang maksimal. “Berbeda tahun-tahun sebelumnya pengujung dipaksa menapaki bebatuan besar, berlumut yang sangat rawan kecelakaan apalagi kalau membawa anak kecil, tapi sekarang keamanannya jauh lebih terjaga,” tambahnya.

 Lanjutnya lagi, untuk tahun 2019, diperkirakan pihaknya akan membenahi kembali air terjun ini yang fokus pada pembangunan tambahan fasilitas yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar kunjungan jauh lebih banyak dan ramai nantinya. “Ini dibenahi karena tujuan pemerintah agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi keluar daerah hanya untuk menghabiskan waktu liburan berkunjung ke tempat-tempat wisata yang disediakan pemerintah luar daerah. Semoga dengan pembenahan yang terus dilakukan akan menjadikan tempat wisata ini jauh lebih berkembang,” ujarnya. (*/rko/zia)

 

TANA TIDUNG – Penambahan dan perbaikan fasilitas di Air Terjun Gunung Rian yang ada di Desa Rian, Kecamatan Muruk Rian terus diupayakan Pemkab Tana Tidung. Hingga 2018, total Rp 5 miliar anggaran yang dibutuhkan untuk penambahan, perbaikan dan pembenahan fasilitas Air Terjun Gunung Rian.

Anggaran tersebut dihabiskan untuk pembangunan gazebo, sanitasi, akses jalan masuk dengan pengaspalan (hotmix) sepanjang kurang lebih 1 kilometer (km). Juga akses jalan masuk dari area parkir menuju tangga tingkat air terjunnya sepanjang 500 meter (semenisasi), area parkir yang dapat menampung ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemudian pembangunan tangga sampai ke puncak 7 tingkat air terjun tersebut ditambah dengan berbagai fasilitas penunjang dipastikan akan terus menarik minat pengunjung menghabiskan waktu bersama keluarga saat akhir pekan dan liburan kelak.

Hal ini untuk menarik minat pengunjung ataupu turis baik turis lokal maupun mancanegara. Pembenahan berbagai fasilitas penunjang sudah dilakukan beberapa tahun terakhir. Mulai dari akses jalan dan fasilitas penunjang yang ada di dalamnya terus ditambah dengan tujuan untuk memudahkan akses bagi pengunjung untuk betah berlama-lama berkunjung di salah satu kebanggaan tempat wisata di Bumi Upuntaka ini.

Baca Juga :  Keluar Masuk Wajib Negatif Tes PCR

Disebutkan Rusmanda, yakni proses pembangunan tangga yang menghubungkan tingkat 1 hingga tingkat ke-7 sudah mulai terlihat progresnya. “Sebelumnya tangga ini hanya sampai tingkat ke-3 saja. Dan tahun ini dilanjutkan sampai tingkat puncaknya. Begitu pula dengan pembangunan lainnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pada tempat wisata ini nantinya,” ujar Uus Rusmanda kepada media belum lama ini.

Ia menyebut berbagai pembangunan dan perbaikan terus dilakukan guna mempercantik wajah air terjun setinggi kurang lebih 800 meter tersebut. Saat ini kunjungan lebih banyak dilakukan pada akhir pekan dan liburan panjang dengan rata-rata kunjungan antara 150 orang sampai 1500 orang. Peningkatan jumlah pengunjung akan terjadi pada momen lebaran Idul Fitri dan pengujung tahun.

Baca Juga :  Penukaran Uang Baru Dibuka, Segini Nominal yang Disiapkan

Kembali menyoal pembangunan tangga, ia pengunjung saat ini tidak perlu khawatir lagi menaiki dan menapaki tangga demi tangga sebab semuanya lebih terjamin keamanan, keselamatan pengunjung dengan tangga yang maksimal. “Berbeda tahun-tahun sebelumnya pengujung dipaksa menapaki bebatuan besar, berlumut yang sangat rawan kecelakaan apalagi kalau membawa anak kecil, tapi sekarang keamanannya jauh lebih terjaga,” tambahnya.

 Lanjutnya lagi, untuk tahun 2019, diperkirakan pihaknya akan membenahi kembali air terjun ini yang fokus pada pembangunan tambahan fasilitas yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar kunjungan jauh lebih banyak dan ramai nantinya. “Ini dibenahi karena tujuan pemerintah agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi keluar daerah hanya untuk menghabiskan waktu liburan berkunjung ke tempat-tempat wisata yang disediakan pemerintah luar daerah. Semoga dengan pembenahan yang terus dilakukan akan menjadikan tempat wisata ini jauh lebih berkembang,” ujarnya. (*/rko/zia)

 

Most Read

Punya SK, Silakan Perlihatkan

Jadi Percontohan Pasar Digitalisasi

La Nina, Produksi Pertanian Terancam Turun

Artikel Terbaru

/