alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Sempat Kosong, Stok LPG 3 kg Kembali Normal

TANA TIDUNG – Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim menyebutkan, pasokan liquified petroleoum gas (LPG) 3 kg kembali normal di momen Natal. Pihaknya juga memastikan stok LPG akan tetap stabil hingga perayaan Tahun Baru 2019.

Sepekan sebelumnya, pasokan LPG 3 kg sempat terjadi kekosongan lantaran masih dalam proses perjalanan dari Berau menuju Tana Tidung. Ia menambahkan, pasokan LPG 3 kg tidak mengalami kelangkaan. Dan pihaknya sudah menggelar rapat melibatkan agen dan pangkalan.

“Rapat itu untuk mengantisipasi kelangkaan dalam persiapan kebutuhan tabung gas bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru‎ 2019,” katanya, Selasa (25/12).

Dirinya juga sudah menekankan ke seluruh pangkalan LPG 3 Kg di KTT, agar tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Dan menjual sesuai HET yang telah ditetapkan Pemkab KTT.

Baca Juga :  Hampir 80 Persen Warga di Kabupaten Ini Sudah Divaksin

“Setiap pangkalan harus patuhi aturan pendistribusiannya. Pangkalan tidak dibolehkan lagi menjual ke pengecer di luar wilayah pemasaran pangkalan sedangkan harga jualnya harus menyesuaikan HET,” tegasnya.

Bagi seluruh pangkalan, ia meminta harus komitmen dengan HET yang telah ditetapkan. Jika pangkalan harus menyalurkan kepada pengecer, namun harga jualnya, tetap harus dikendalikan.

“Bila harga jual Rp 27 ribu, jadi pengecer hanya menaikkan   toleransi Rp 1000 hingga Rp 2000 per tabungnya,” sebutnya. Ia mengimbau juga kepada keluarga yang mampu maupun pengusaha rumah makan, restoran dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab KTT tidak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi.

“Karena  memang beberapa waktu lalu Bupati sudah menginstruksikan ASN tidak menggunakan LPG 3 Kg. Karena peruntukan LPG 3 kg ini untuk keluarga kurang mampu. Dengan harapan kebutuhan LPG 3kg terpenuhi tidak terjadi kelangkaan,” pungkasnya.  (*/rko/zia)

Baca Juga :  D1 Formasi Tranfusi Darah Disetujui

 

TANA TIDUNG – Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim menyebutkan, pasokan liquified petroleoum gas (LPG) 3 kg kembali normal di momen Natal. Pihaknya juga memastikan stok LPG akan tetap stabil hingga perayaan Tahun Baru 2019.

Sepekan sebelumnya, pasokan LPG 3 kg sempat terjadi kekosongan lantaran masih dalam proses perjalanan dari Berau menuju Tana Tidung. Ia menambahkan, pasokan LPG 3 kg tidak mengalami kelangkaan. Dan pihaknya sudah menggelar rapat melibatkan agen dan pangkalan.

“Rapat itu untuk mengantisipasi kelangkaan dalam persiapan kebutuhan tabung gas bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru‎ 2019,” katanya, Selasa (25/12).

Dirinya juga sudah menekankan ke seluruh pangkalan LPG 3 Kg di KTT, agar tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Dan menjual sesuai HET yang telah ditetapkan Pemkab KTT.

Baca Juga :  Arus Balik, Seluruh Penumpang Jalani Tes Swab

“Setiap pangkalan harus patuhi aturan pendistribusiannya. Pangkalan tidak dibolehkan lagi menjual ke pengecer di luar wilayah pemasaran pangkalan sedangkan harga jualnya harus menyesuaikan HET,” tegasnya.

Bagi seluruh pangkalan, ia meminta harus komitmen dengan HET yang telah ditetapkan. Jika pangkalan harus menyalurkan kepada pengecer, namun harga jualnya, tetap harus dikendalikan.

“Bila harga jual Rp 27 ribu, jadi pengecer hanya menaikkan   toleransi Rp 1000 hingga Rp 2000 per tabungnya,” sebutnya. Ia mengimbau juga kepada keluarga yang mampu maupun pengusaha rumah makan, restoran dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab KTT tidak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi.

“Karena  memang beberapa waktu lalu Bupati sudah menginstruksikan ASN tidak menggunakan LPG 3 Kg. Karena peruntukan LPG 3 kg ini untuk keluarga kurang mampu. Dengan harapan kebutuhan LPG 3kg terpenuhi tidak terjadi kelangkaan,” pungkasnya.  (*/rko/zia)

Baca Juga :  Hampir 80 Persen Warga di Kabupaten Ini Sudah Divaksin

 

Most Read

Artikel Terbaru

/