alexametrics
26.7 C
Tarakan
Sunday, August 14, 2022

Honorer Lulusan SMP/SMA Ketar Ketir, Ini Penyebabnya

TANA TIDUNG – Saat ini tenaga honorer yang bekerja di Pemkab Tana Tidung mulai ketar ketir terhadap nasibnya ke depan.

Sebab, mulai 28 November 2023 tidak ada lagi tenaga honorer yang mengabdi di pemerintahan kecuali PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Kasman (36) salah satu honorer mengatakan, bahwa dirinya sudah hampir 7 tahun mengabdi di salah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tana Tidung.

“Itulah sekarang ada aturan dari Kemendagri bahwa honorer ini akan ditiadakan, dan akan digantikan menjadi PPPK,” ujarnya.

Jika semua honorer dirumahkan atau digantikan ke PPPK bagaimana nasib honorer yang hanya lulusan SMP atau SMA?

“Yang saya takutkan kalau untuk menjadi PPPK itu harus ijazah sarjana, sementara kalau saya pribadi hanya SMA saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Awali Pengenalan TKN Terpadu Unggulan Tana Tidung dengan Permainan Tradisional

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari mengatakan, Pemkab Tana Tidung tengah menyiapkan data terkait jumlah pasti tenaga honorer di Pemkab Tana Tidung.

“Melalui data tersebut akan diketahui kualifikasi pendidikannya, jika memenuhi syarat akan diusulkanke PPPK,” singkatnya.(*)






Reporter: Riko Ismanto

TANA TIDUNG – Saat ini tenaga honorer yang bekerja di Pemkab Tana Tidung mulai ketar ketir terhadap nasibnya ke depan.

Sebab, mulai 28 November 2023 tidak ada lagi tenaga honorer yang mengabdi di pemerintahan kecuali PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Kasman (36) salah satu honorer mengatakan, bahwa dirinya sudah hampir 7 tahun mengabdi di salah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tana Tidung.

“Itulah sekarang ada aturan dari Kemendagri bahwa honorer ini akan ditiadakan, dan akan digantikan menjadi PPPK,” ujarnya.

Jika semua honorer dirumahkan atau digantikan ke PPPK bagaimana nasib honorer yang hanya lulusan SMP atau SMA?

“Yang saya takutkan kalau untuk menjadi PPPK itu harus ijazah sarjana, sementara kalau saya pribadi hanya SMA saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Pertama Ramadan, Penjual Takjil Ramai Pembeli

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari mengatakan, Pemkab Tana Tidung tengah menyiapkan data terkait jumlah pasti tenaga honorer di Pemkab Tana Tidung.

“Melalui data tersebut akan diketahui kualifikasi pendidikannya, jika memenuhi syarat akan diusulkanke PPPK,” singkatnya.(*)






Reporter: Riko Ismanto

Most Read

Menunggu Jembatan Dibangun Permanen

Pelayan THM Tewas Diserang dengan Sajam

Genjot Produksi Minyak di Bunyu

LPG 3 Kg Langka, Beralih ke Gas Malaysia

Artikel Terbaru

/