alexametrics
27.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Pasar Murah Berlanjut, Kali Ini di Tideng Pale Timur

TANA TIDUNG- Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Tana Tidung kembali menggelar pasar murah menyambut natal dan tahun baru 2021.

Sekretaris Disperindagkop Linda Safitri mengatakan, program pasar murah yang digelar setiap menjelang hari besar keagamaan dan tahun baru ini untuk membantu warga yang akan menunaikan natal dan tahun baru. Hingga saat ini sudah dilaksanakan di empat kecamatan. “Pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok sekaligus menstabilkan harga di pasar jelang natal dan tahun baru,” kata Linda Safitri.

Dijelaskanya, pada Desember ini, pihaknya melaksanakan kembali pasar murah di beberapa desa. “Antusias masyarakat sangat tinggi menyambut program ini,” kata Linda Safitri.

Baca Juga :  Dua Bangunan Warga Ludes

Salah satu komoditi yang banyak diserbu masyarakat adalah minyak goreng yang harganya Rp 14.000 per kilogram, lebih murah dibanding di pasar tradisional seharga Rp 15.000-17.000 per kilogram. “Masyarakat banyak membeli minyak goreng dan gula pasir karena kebutuhan produk tersebut jelang natal cukup tinggi,” ungkapnya.

Minyak goreng dijual seharga Rp 14.000 per kilogram, sirup marjan Rp 21.000, tepung terigu Rp 10.000 per kg dan beras 5 kg 64 ribu. Dia mengatakan pasar murah ini diprioritaskan bagi kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. “Antusian warga sangat tinggi, ini yang kita harapkan untuk membantu warga yang akan merayakan natal dan tahun baru. Semoga ini bisa membantu warga yang ekonominya rendah,” harapnya.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Penumpang Speedboat Meningkat

Yeni (29), Warga asal Tideng Pale Timur, sangat gembira dengan kehadiran pasar murah ini. Baginya, hal tersebut sangat membantu warga yang ekonominya rendah. “Puji Tuhan ini sangat membantu kami yang penghasilan rendah, sehingga dalam perayaan natal bisa dijadikan persedian untuk keluarga,” kata Yeni.

Ia berharap pemerintah juga menggelar pasar murah di beberapa lokasi sehingga warga lainnya bisa terbantu. “Kalau bisa di semua desa, karena masih banyak warga yang ekonomi rendah di pelosok desa, terima kasih pada pemerintah dengan pasar murah ini,” ungkapnya. (rko/ash)

TANA TIDUNG- Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Tana Tidung kembali menggelar pasar murah menyambut natal dan tahun baru 2021.

Sekretaris Disperindagkop Linda Safitri mengatakan, program pasar murah yang digelar setiap menjelang hari besar keagamaan dan tahun baru ini untuk membantu warga yang akan menunaikan natal dan tahun baru. Hingga saat ini sudah dilaksanakan di empat kecamatan. “Pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok sekaligus menstabilkan harga di pasar jelang natal dan tahun baru,” kata Linda Safitri.

Dijelaskanya, pada Desember ini, pihaknya melaksanakan kembali pasar murah di beberapa desa. “Antusias masyarakat sangat tinggi menyambut program ini,” kata Linda Safitri.

Baca Juga :  35 Balita Ditasmiyah massal

Salah satu komoditi yang banyak diserbu masyarakat adalah minyak goreng yang harganya Rp 14.000 per kilogram, lebih murah dibanding di pasar tradisional seharga Rp 15.000-17.000 per kilogram. “Masyarakat banyak membeli minyak goreng dan gula pasir karena kebutuhan produk tersebut jelang natal cukup tinggi,” ungkapnya.

Minyak goreng dijual seharga Rp 14.000 per kilogram, sirup marjan Rp 21.000, tepung terigu Rp 10.000 per kg dan beras 5 kg 64 ribu. Dia mengatakan pasar murah ini diprioritaskan bagi kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. “Antusian warga sangat tinggi, ini yang kita harapkan untuk membantu warga yang akan merayakan natal dan tahun baru. Semoga ini bisa membantu warga yang ekonominya rendah,” harapnya.

Baca Juga :  Warga Kembangkan Potensi Desa

Yeni (29), Warga asal Tideng Pale Timur, sangat gembira dengan kehadiran pasar murah ini. Baginya, hal tersebut sangat membantu warga yang ekonominya rendah. “Puji Tuhan ini sangat membantu kami yang penghasilan rendah, sehingga dalam perayaan natal bisa dijadikan persedian untuk keluarga,” kata Yeni.

Ia berharap pemerintah juga menggelar pasar murah di beberapa lokasi sehingga warga lainnya bisa terbantu. “Kalau bisa di semua desa, karena masih banyak warga yang ekonomi rendah di pelosok desa, terima kasih pada pemerintah dengan pasar murah ini,” ungkapnya. (rko/ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/