alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Nihil Marka, Jalan di Lokasi Ini Rawan Lakalantas

TANA TIDUNG – Beberapa ruas jalan di Kabupaten Tana Tidung masih tanpa marka. Salah satunya ruas jalan lurus menuju bundaran HU menuju ke Kabupaten Bulungan yang sudah bertahun-tahun tidak ada marka jalan.

Kondisi ini dikeluhkan masyarakat, salah satunya Isro (36). Menurutnya, ruas jalan tersebut jalan lurus yang menghubungkan beberapa desa dan kecamatan bahkan ke ibu kota Kaltara.

“Padahal jalan tersebut sudah bertahun-tahun selesai, tapi belum juga diberi marka. Kadang kalau kita naik mobil di malam hari sangat kesulitan karena belum ada garis markanya,” ujar Isro, Kamis (2/6).

Dengan tidak adanya marka jalan membuat pengguna jalan merasa kesulitan. Sebab tidak ada tanda bagi pengendara.

Baca Juga :  MTQ Virtual, KTT Utus 43 Peserta

“Rawan sekali, kalau ada markanya kan pengendara tahu mana area yang boleh nyalip. Selain itu juga tahu mana garis tengahnya tapi kalau tidak ada serasa meraba saja kita kalau lewat,” jelasnya.

Warga lainnya, Angga (29) juga mengeluhkan hal yang sama, bahwa dirinya melihat selama beberapa tahun, sejumlah ruas jalan yang sudah dibangun oleh Pemkab Tana Tidung tidak dilengkapi dengan marka. Sehingga, kondisi tersebut cukup membahayakan bagi pengendara.

Menurutnya, marka sangat penting dibuat sebagai tanda pembatas bagi pengguna jalan. Meski terlihat sepele, namun manfaatnya sangat besar bagi pengendara.

“Kalau kita sebagai pengendara ini kan yang kita lihat kalau jalan itu marka jalannya, apalagi kalau hujan ditambah malam hari tentu membuat kita ekstra hati-hati dalam melihat jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Isak Tangis Iringi Kepergian Jemaah Haji Tana Tidung

Ia berharap, pemerintah melalui dinas terkait segera menganggarkan untuk pembuatan marka jalan demi kenyamanan dan keselamatan para pengendara dalam berlalu lintas. (*)






Reporter: Riko Ismanto

TANA TIDUNG – Beberapa ruas jalan di Kabupaten Tana Tidung masih tanpa marka. Salah satunya ruas jalan lurus menuju bundaran HU menuju ke Kabupaten Bulungan yang sudah bertahun-tahun tidak ada marka jalan.

Kondisi ini dikeluhkan masyarakat, salah satunya Isro (36). Menurutnya, ruas jalan tersebut jalan lurus yang menghubungkan beberapa desa dan kecamatan bahkan ke ibu kota Kaltara.

“Padahal jalan tersebut sudah bertahun-tahun selesai, tapi belum juga diberi marka. Kadang kalau kita naik mobil di malam hari sangat kesulitan karena belum ada garis markanya,” ujar Isro, Kamis (2/6).

Dengan tidak adanya marka jalan membuat pengguna jalan merasa kesulitan. Sebab tidak ada tanda bagi pengendara.

Baca Juga :  Sulit Mengurus SIM karena Akses Jauh

“Rawan sekali, kalau ada markanya kan pengendara tahu mana area yang boleh nyalip. Selain itu juga tahu mana garis tengahnya tapi kalau tidak ada serasa meraba saja kita kalau lewat,” jelasnya.

Warga lainnya, Angga (29) juga mengeluhkan hal yang sama, bahwa dirinya melihat selama beberapa tahun, sejumlah ruas jalan yang sudah dibangun oleh Pemkab Tana Tidung tidak dilengkapi dengan marka. Sehingga, kondisi tersebut cukup membahayakan bagi pengendara.

Menurutnya, marka sangat penting dibuat sebagai tanda pembatas bagi pengguna jalan. Meski terlihat sepele, namun manfaatnya sangat besar bagi pengendara.

“Kalau kita sebagai pengendara ini kan yang kita lihat kalau jalan itu marka jalannya, apalagi kalau hujan ditambah malam hari tentu membuat kita ekstra hati-hati dalam melihat jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Belum Vaksin, Calon Penumpang Dilarang Berangkat

Ia berharap, pemerintah melalui dinas terkait segera menganggarkan untuk pembuatan marka jalan demi kenyamanan dan keselamatan para pengendara dalam berlalu lintas. (*)






Reporter: Riko Ismanto

Most Read

Artikel Terbaru

/