alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Tabrakan, Satu Kapal Tenggelam

NUNUKAN – Dua Kapal, KM Dua Putra dan KM Cahaya Baru, terlibat tabrakan di perairan Tanjung Haus, sekira pukul 05.00 Wita, Jumat (28/12). Satu kapal, KM Dua Putra diketahui tenggelam saat insiden tersebut dan tidak ada korban jiwa.

 Enam orang awak kapal berhasil dievakuasi hingga ke Nunukan. Sementara KM Cahaya Baru yang menabrak dan sempat hilang berhasil ditemukan pihak kepolisian.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Syarif Bustaman yang dikonfirmasi media ini membenarkan insiden tersebut. Pihaknya menerima laporan dari Stasion Radio Pantai (SROP) Navigasi, bahwa memang terjadi kecelakan laut di perairan Tanjung Daun yang melibatkan dua kapal tersebut.

“Kalau informasi yang kami terima karena cuaca buruk itu tidak benar karena cuaca baik-baik saja. Kapal ini terlibat insiden tabrakan dan terjadi di Tanjung Haus. Informasi terakhir yang kami dapatkan awak kapal sedang dievakuasi,” singkat Syarif.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto juga membenarkan hal tersebut. Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR dari berbagai instansi. 6 orang awak kapal yang terdiri dari 1 nakhoda dan 5 anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Nunukan.

Baca Juga :  Izin Usaha Terbentur Andalalin

Seluruh korban bahkan dalam baik tanpa luka ringan. Korban dievakuasi oleh kapal SPOB Cahaya Nunukan. “Ya, informasi terakhir yang kami terima seluruh awak kapal selamat dan sudah dievakuasi personel di lapangan,” ungkap Octa—sapaan akrabnya.

Terpisah, Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro menjelaskan, kapal yang menabrak yakni KM Cahaya Baru yang sempat hilang telah ditemukan pihaknya. Kedua pihak langsung dipertemukan untuk mencari solusi insiden tabrakan tersebut.

Telah disepakati sementara, pihak KM Cahaya Baru akan mengganti rugi lantaran telah menabrak KM Dua Putra. Kerugian kapal dua putra yang mencapai ratuan juta rupiah akan diganti oleh pihak KM  Cahaya Baru. “Ya, kedua belah pihak sudah dipertemukan dan dilakukan secara kekeluargaan dengan cara ganti rugi,” jelas Teguh.

Baca Juga :  Izin Operasional Kapal Masih Tertunda

Sementara itu, penyebab terjadinya tabrakan belum didalami pihaknya. Untuk itu, Teguh belum bisa menjelaskan dugaan sementara terjadinya tabrakan antar kedua kapal tersebut. Sementara itu KM  Dua Putra sedang memuat besi tua sekitar 65 ton dari Seruyung menuju Tarakan.

Sesampai di perairan Tanjung Haus, kapal tersebut ditabrak dari buritan sebelah kiri dan mengakibatkan lambung kapal bocor hingga ke ruangan mesin kapal. Kapal yang terus menerus kemasukan air akhirnya tenggelam.

Beruntung saat kejadian, kapal SPOB Cahaya Nunukan melintas dan langsung melakukan evakuasi sejumlah korban. Adapun data-data korban lihat grafis. (raw/ana)

 

GRAFIS KORBAN TABRAKAN KAPAL

Nama                                    Status

Abdi Fuad                            Juragan/Nakhoda

Sarifudin                              ABK

Adyam                                  ABK

M. Jarwo                             ABK

Syahrul                                 ABK

Syaiful                                   ABK

SUMBER: POLRES NUNUKAN

 

NUNUKAN – Dua Kapal, KM Dua Putra dan KM Cahaya Baru, terlibat tabrakan di perairan Tanjung Haus, sekira pukul 05.00 Wita, Jumat (28/12). Satu kapal, KM Dua Putra diketahui tenggelam saat insiden tersebut dan tidak ada korban jiwa.

 Enam orang awak kapal berhasil dievakuasi hingga ke Nunukan. Sementara KM Cahaya Baru yang menabrak dan sempat hilang berhasil ditemukan pihak kepolisian.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Syarif Bustaman yang dikonfirmasi media ini membenarkan insiden tersebut. Pihaknya menerima laporan dari Stasion Radio Pantai (SROP) Navigasi, bahwa memang terjadi kecelakan laut di perairan Tanjung Daun yang melibatkan dua kapal tersebut.

“Kalau informasi yang kami terima karena cuaca buruk itu tidak benar karena cuaca baik-baik saja. Kapal ini terlibat insiden tabrakan dan terjadi di Tanjung Haus. Informasi terakhir yang kami dapatkan awak kapal sedang dievakuasi,” singkat Syarif.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto juga membenarkan hal tersebut. Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR dari berbagai instansi. 6 orang awak kapal yang terdiri dari 1 nakhoda dan 5 anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Nunukan.

Baca Juga :  Izin Operasional Kapal Masih Tertunda

Seluruh korban bahkan dalam baik tanpa luka ringan. Korban dievakuasi oleh kapal SPOB Cahaya Nunukan. “Ya, informasi terakhir yang kami terima seluruh awak kapal selamat dan sudah dievakuasi personel di lapangan,” ungkap Octa—sapaan akrabnya.

Terpisah, Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro menjelaskan, kapal yang menabrak yakni KM Cahaya Baru yang sempat hilang telah ditemukan pihaknya. Kedua pihak langsung dipertemukan untuk mencari solusi insiden tabrakan tersebut.

Telah disepakati sementara, pihak KM Cahaya Baru akan mengganti rugi lantaran telah menabrak KM Dua Putra. Kerugian kapal dua putra yang mencapai ratuan juta rupiah akan diganti oleh pihak KM  Cahaya Baru. “Ya, kedua belah pihak sudah dipertemukan dan dilakukan secara kekeluargaan dengan cara ganti rugi,” jelas Teguh.

Baca Juga :  PPDB SMP Gunakan 90 Persen Sistem Zonasi

Sementara itu, penyebab terjadinya tabrakan belum didalami pihaknya. Untuk itu, Teguh belum bisa menjelaskan dugaan sementara terjadinya tabrakan antar kedua kapal tersebut. Sementara itu KM  Dua Putra sedang memuat besi tua sekitar 65 ton dari Seruyung menuju Tarakan.

Sesampai di perairan Tanjung Haus, kapal tersebut ditabrak dari buritan sebelah kiri dan mengakibatkan lambung kapal bocor hingga ke ruangan mesin kapal. Kapal yang terus menerus kemasukan air akhirnya tenggelam.

Beruntung saat kejadian, kapal SPOB Cahaya Nunukan melintas dan langsung melakukan evakuasi sejumlah korban. Adapun data-data korban lihat grafis. (raw/ana)

 

GRAFIS KORBAN TABRAKAN KAPAL

Nama                                    Status

Abdi Fuad                            Juragan/Nakhoda

Sarifudin                              ABK

Adyam                                  ABK

M. Jarwo                             ABK

Syahrul                                 ABK

Syaiful                                   ABK

SUMBER: POLRES NUNUKAN

 

Most Read

Artikel Terbaru

/