alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

NYALI GEDE..!! Nekat Lewat Walau Jalan Putus

NUNUKAN – Walaupun jalan terputus akibat tanah longsor, masyarakat Sebatik tetap nekat melaluinya. Lebih memilih jarak yang dekat, daripada melalui jarak yang ditempuh dengan waktu lebih lama.

Isran, warga Sebatik pengguna roda dua, bahwa jalan utama di Sebatik yang terputus hingga saat ini belum ada perbaikan. Dengan kondisi jalan yang masih putus, tetap dilalui dengan cara mengangkat kendaraan. “Kendaraan roda dua masih dapat diangkat, tapi untuk kendaraan roda empat harus berhenti dan tak dapat melalui jalan yang putus itu,” kata Isran.

Para penumpang roda empat selanjutnya lanjut dengan kendaraan berbeda. Berangkat dari Sei Nyamuk, setiba di Bukit Keramat disambut dengan minibus yang lain.

Baca Juga :  Permohonan Paspor Membeludak

Lanjut dia, untuk perbaikan jalan di Bukit Keramat, membutuhkan waktu lama. Jika hanya ditimbun tidak cukup. Untuk itu, yang perlu dilakukan adalah membangun jembatan. “Jalan longsor tersebut ada aliran air, jika terjadi hujan tanahnya akan terkikis dan membuat jalan tersebut runtuh,” ujarnya.

Sebelumnya, jalan yang longsor tersebut telah mendapat perhatian serius dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie. Ia telah menginstruksikan ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara untuk menangani lebih cepat. “Telah disampaikan dinas terkait untuk melakukan penanganan cepat,” kata Irianto Lambrie.

Lanjut dia,  bahwa sesuai koordinasi dari kepala DPUPR-Perkim Kaltara, akan segera dilakukan perbaikan dan penanganan darurat. Menggunakan jembatan penganti untuk sementara waktu, jembatan tersebut adalah jembatan portabel yang dapat digunakan sebagai jembatan darurat.

Baca Juga :  Tiga Fraksi Soroti Kinerja Perusda NSP

“Paling tidak dalam waktu dekat ini jalan tersebut dapat dilintasi masyarakat. Karena jalan itu sangat penting bagi masyarakat di Sebatik. Untuk perbaikan selanjutnya, telah diusulkan untuk dilakukan pembangunan melalui APBN,” ujarnya. (nal/lim)

NUNUKAN – Walaupun jalan terputus akibat tanah longsor, masyarakat Sebatik tetap nekat melaluinya. Lebih memilih jarak yang dekat, daripada melalui jarak yang ditempuh dengan waktu lebih lama.

Isran, warga Sebatik pengguna roda dua, bahwa jalan utama di Sebatik yang terputus hingga saat ini belum ada perbaikan. Dengan kondisi jalan yang masih putus, tetap dilalui dengan cara mengangkat kendaraan. “Kendaraan roda dua masih dapat diangkat, tapi untuk kendaraan roda empat harus berhenti dan tak dapat melalui jalan yang putus itu,” kata Isran.

Para penumpang roda empat selanjutnya lanjut dengan kendaraan berbeda. Berangkat dari Sei Nyamuk, setiba di Bukit Keramat disambut dengan minibus yang lain.

Baca Juga :  Muhammad Wahyu, 6 Tahun Hidup Tanpa Anus

Lanjut dia, untuk perbaikan jalan di Bukit Keramat, membutuhkan waktu lama. Jika hanya ditimbun tidak cukup. Untuk itu, yang perlu dilakukan adalah membangun jembatan. “Jalan longsor tersebut ada aliran air, jika terjadi hujan tanahnya akan terkikis dan membuat jalan tersebut runtuh,” ujarnya.

Sebelumnya, jalan yang longsor tersebut telah mendapat perhatian serius dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie. Ia telah menginstruksikan ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara untuk menangani lebih cepat. “Telah disampaikan dinas terkait untuk melakukan penanganan cepat,” kata Irianto Lambrie.

Lanjut dia,  bahwa sesuai koordinasi dari kepala DPUPR-Perkim Kaltara, akan segera dilakukan perbaikan dan penanganan darurat. Menggunakan jembatan penganti untuk sementara waktu, jembatan tersebut adalah jembatan portabel yang dapat digunakan sebagai jembatan darurat.

Baca Juga :  Tiga Fraksi Soroti Kinerja Perusda NSP

“Paling tidak dalam waktu dekat ini jalan tersebut dapat dilintasi masyarakat. Karena jalan itu sangat penting bagi masyarakat di Sebatik. Untuk perbaikan selanjutnya, telah diusulkan untuk dilakukan pembangunan melalui APBN,” ujarnya. (nal/lim)

Most Read

Artikel Terbaru

/