alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Peduli Korban Tsunami Banten-Lampung

NUNUKAN – Warga perbatasan di Pulau Sebatik tak tinggal diam, simpati ke para korban bencana tsunami yang terjadi di Banten dan Lampug pada Sabtu (22/12) dituangkan dengan mengulurkan bantuan berupa makanan, pakaian dan obat-obatan.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Sebatik dan Satuan Aksi Kesehatan untuk Masyarakat (Sakura). Melakukan penggalangan dana untuk korban bencana tsunami di Banten dan Lampung.

Perwakilan HMI Komisariat Sebatik yang melakukan pengalangan dana, M. Basri mengatakan, pengalangan dana yang dilakukan sebagi bentuk kepedulian masyarakat di Sebatik kepada masyarakat di Banten dan Lampung yang terkena bencana Tsunami.

“Untuk membantu meringankan beban para korban, masyarakat Sebatik melalui HMI Komisariat Sebatik dan Sakura melakukan penggalangan dana kemanusiaan,” kata M. Basri.

Baca Juga :  AWAS KELUPAAN..ASN Dilarang Komentar di Facebook

Lanjut dia, penggalangan dana hingga kini masih terus dilakukan. Bantuan akan terus terkumpul hingga aksi pengalangan dana selesai. Bantuan tersebut bersumber dari perseorangan, apa lagi aksi pengalangan dana dilakukan di jalan umum.

Menurutnya, aksi penggalangan dana kemanusiaan masih terus dilakukan. Guna memberikan kesempatan bagi masyarakat lain yang belum sempat menyalurkan bantuannya. Jumlah dana yang terkumpul dipastikan akan terus bertambah.

Masyarakat Sebatik melalui HMI Komisariat Sebatik dan Sakura, ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa warga Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

“Bencana Lombok, Palu, dan jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang baru saja usai, kini muncul bencana baru di Banten dan Lampung. Melalui bantuan yang diberikan, diharapkan akan sedikit meringankan beban penderitaan bagi para korban,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Laporkan Mantan Kades di Sebatik

Sesuai informasi yang diterima, pada Sabtu malam pekan lalu telah terjadi bencana Tsunami dan gelombang tinggi di Selat Sunda. Munculnya Tsunami diduga karena longsoran bawah laut dari erupsi anak gunung Krakatau.

Akibat kejadian tersebut, ratusan nyawa melayang dan ribuan orang terluka. Ribuan warga yang selamat juga mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman. Tak hanya itu, tsunami juga telah menghancurkan berbagai infrastruktur, kendaraan, rumah-rumah penduduk, serta tempat-tempat penginapan di kawasan wisata. (nal/nri)

 

 

NUNUKAN – Warga perbatasan di Pulau Sebatik tak tinggal diam, simpati ke para korban bencana tsunami yang terjadi di Banten dan Lampug pada Sabtu (22/12) dituangkan dengan mengulurkan bantuan berupa makanan, pakaian dan obat-obatan.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Sebatik dan Satuan Aksi Kesehatan untuk Masyarakat (Sakura). Melakukan penggalangan dana untuk korban bencana tsunami di Banten dan Lampung.

Perwakilan HMI Komisariat Sebatik yang melakukan pengalangan dana, M. Basri mengatakan, pengalangan dana yang dilakukan sebagi bentuk kepedulian masyarakat di Sebatik kepada masyarakat di Banten dan Lampung yang terkena bencana Tsunami.

“Untuk membantu meringankan beban para korban, masyarakat Sebatik melalui HMI Komisariat Sebatik dan Sakura melakukan penggalangan dana kemanusiaan,” kata M. Basri.

Baca Juga :  Warga Laporkan Mantan Kades di Sebatik

Lanjut dia, penggalangan dana hingga kini masih terus dilakukan. Bantuan akan terus terkumpul hingga aksi pengalangan dana selesai. Bantuan tersebut bersumber dari perseorangan, apa lagi aksi pengalangan dana dilakukan di jalan umum.

Menurutnya, aksi penggalangan dana kemanusiaan masih terus dilakukan. Guna memberikan kesempatan bagi masyarakat lain yang belum sempat menyalurkan bantuannya. Jumlah dana yang terkumpul dipastikan akan terus bertambah.

Masyarakat Sebatik melalui HMI Komisariat Sebatik dan Sakura, ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa warga Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

“Bencana Lombok, Palu, dan jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang baru saja usai, kini muncul bencana baru di Banten dan Lampung. Melalui bantuan yang diberikan, diharapkan akan sedikit meringankan beban penderitaan bagi para korban,” ujarnya.

Baca Juga :  Human Error Penyebab Kecelakaan

Sesuai informasi yang diterima, pada Sabtu malam pekan lalu telah terjadi bencana Tsunami dan gelombang tinggi di Selat Sunda. Munculnya Tsunami diduga karena longsoran bawah laut dari erupsi anak gunung Krakatau.

Akibat kejadian tersebut, ratusan nyawa melayang dan ribuan orang terluka. Ribuan warga yang selamat juga mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman. Tak hanya itu, tsunami juga telah menghancurkan berbagai infrastruktur, kendaraan, rumah-rumah penduduk, serta tempat-tempat penginapan di kawasan wisata. (nal/nri)

 

 

Most Read

PPDB SMP, Nilai Tak Jadi Acuan

Khas Nusantara Nikmat Dilidah

Artikel Terbaru

/