alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Penyelundupan Barang Ilegal Terus Diawasi

NUNUKAN – Tingginya aktivitas bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan tradisional dan pelabuhan “tikus”, menjadi sorotan khusus Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) baik di Nunukan maupun di Pulau Sebatik.

Sedikitnya puluhan personel diturunkan guna mendeteksi masuknya barang-barang ilegal maupun barang yang diduga berbahaya. Hal ini diungkapkan Kasatpol PP Nunukan A. Kadir kepada media ini. Ia mengungkapkan, personelnya kini tengah serius melakukan pengawasan terhadap barang ilegal yang cukup meresahkan masyarakat di Pulau Sebatik.

Barang dimaksud di antaranya daging kerbau dalam kemasan merek Allana, makanan-makanan instan yang diduga mengandung zat berbahaya dan barang terlarang lainnya seperti minuman keras (miras) maupun narkoba. Apalagi pasca Natal dan menyambut Tahun Baru 2019, penyelundupkan tidak menutup kemungkinan bakal meningkat. “Melihat cukup banyaknya peredaran barang-barang ilegal yang terus ditemukan oleh Satgas Pamtas maupun aparat kepolisian, jadi sebelum ke masyarakat kami cegah dahulu,” kata Kadir.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai Nunukan

Pihaknya pun berkoordinasi dengan sejumlah instansi teknis lainnya guna membendung peredaran barang dimaksud. Salah satunya bekerja sama dengan pihak Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) yang berada di Desa Sei Pancang, Sebatik Utara. Selain itu, terkait penindakan dirinya juga segera berkoordinasi dengan Polsek Sei Nyamuk.

“Kami sebagai penegak peraturan daerah (perda) juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam mengawasi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selanjutnya bersama personelnya, pihaknya juga akan terus menyosialisasikan kepada semua elemen masyarakat guna membantu setiap pengawasan dan penindakan yang sewaktu-waktu dapat dilakukan oleh Satpol PP, dengan harapan Sebatik dapat lepas dari bayang-bayang jalur perlintasan narkoba dan miras. “Ya, semoga saja semua elemen masyarakat dapat men-support kita dalam bekerja sehingga keinginan membawa Sebatik lebih baik dapat terwujud,” harapnya. (raw/ash)

Baca Juga :  Guru Honorer Masih Dibutuhkan

 

NUNUKAN – Tingginya aktivitas bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan tradisional dan pelabuhan “tikus”, menjadi sorotan khusus Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) baik di Nunukan maupun di Pulau Sebatik.

Sedikitnya puluhan personel diturunkan guna mendeteksi masuknya barang-barang ilegal maupun barang yang diduga berbahaya. Hal ini diungkapkan Kasatpol PP Nunukan A. Kadir kepada media ini. Ia mengungkapkan, personelnya kini tengah serius melakukan pengawasan terhadap barang ilegal yang cukup meresahkan masyarakat di Pulau Sebatik.

Barang dimaksud di antaranya daging kerbau dalam kemasan merek Allana, makanan-makanan instan yang diduga mengandung zat berbahaya dan barang terlarang lainnya seperti minuman keras (miras) maupun narkoba. Apalagi pasca Natal dan menyambut Tahun Baru 2019, penyelundupkan tidak menutup kemungkinan bakal meningkat. “Melihat cukup banyaknya peredaran barang-barang ilegal yang terus ditemukan oleh Satgas Pamtas maupun aparat kepolisian, jadi sebelum ke masyarakat kami cegah dahulu,” kata Kadir.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai Nunukan

Pihaknya pun berkoordinasi dengan sejumlah instansi teknis lainnya guna membendung peredaran barang dimaksud. Salah satunya bekerja sama dengan pihak Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) yang berada di Desa Sei Pancang, Sebatik Utara. Selain itu, terkait penindakan dirinya juga segera berkoordinasi dengan Polsek Sei Nyamuk.

“Kami sebagai penegak peraturan daerah (perda) juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam mengawasi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selanjutnya bersama personelnya, pihaknya juga akan terus menyosialisasikan kepada semua elemen masyarakat guna membantu setiap pengawasan dan penindakan yang sewaktu-waktu dapat dilakukan oleh Satpol PP, dengan harapan Sebatik dapat lepas dari bayang-bayang jalur perlintasan narkoba dan miras. “Ya, semoga saja semua elemen masyarakat dapat men-support kita dalam bekerja sehingga keinginan membawa Sebatik lebih baik dapat terwujud,” harapnya. (raw/ash)

Baca Juga :  Satgas Pamtas Sita Senpi dan Miras

 

Most Read

Artikel Terbaru

/