alexametrics
26 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Kontrak Berakhir, Akhir Tahun Masih Dilayani

NUNUKAN – Penerbangan Aviastar yang melayani rute Nunukan ke Krayan, dengan subsidi ongkos angkut (SOA), akan berakhir pada 29 Desember mendatang. Namun, masih sempat melayani penerbangan bagi masyarakat yang ingin merayakan Natal 2018 di Kecamatan Krayan.

Hal itu ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Edi. Setelah berakhir, tidak ada lagi penerbangan yang disubsidi pemerintah daerah.

“Telah diantisipasi penerbangan berakhir 29 Desember, untuk menghindari terjadi keributan dari masyarakat,” kata Edi.

Untuk ke depan, menghindari tidak ada kendala penerbangan untuk masyarakat di Krayan. Maka proses lelang dipercepat, sehingga ketika tiba selesai masa penerbangan Aviastar di 29 Desember, segera dapat dilanjutkan kembali.

Baca Juga :  Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

Dia menjelaskan, di 2019 anggaran untuk SOA sekira Rp 6,8 miliar. Pada 2018 lalu sempat mencapai Rp 7 miliar. Jika anggaran hanya Rp 6,8 miliar, maka jumlah penerbangan akan berkurang tidak seperti saat ini. Dengan jumlah penerbangan seminggu 5 kali.

“Kemungkinan 2019 nanti, penerbangan untuk SOA hanya dapat dilakukan seminggu 3 kali,” ujarnya.

Namun, untuk pesawat yang akan digunakan tetap pesawat yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah banyak dengan 16 penumpang. Untuk, lelang dilakukan sebelum penetapan anggaran. Namun melalui persetujuan dari DPRD Nunukan.

Proses lelang sejak 6 Desember lalu, dan telah ditutup proses lelang pada 12 Desember lalu. Jika waktu lelang cepat selesai, maka akan cepat ada penerbangan SOA kembali. Bahkan jika dapat dilakukan Januari dapat dilakukan.

Baca Juga :  BREAKING NEWS!!! Speedboat Ditabrak, Penumpang Diduga TKI Yang...

“Tidak seperti 2018 lalu, ada keterlambatan terkait penerbangan SOA, jika seperti bisa jadi tidak ada keterlambatan,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika penetapan APBD 2019 cepat dilakukan. Maka 31 Desember mendatang, telah dapat dilakukan penantanganan kontrak. Bagi pemenang lelang. Proses lelang dilakukan cukup profesional, semua maskapai dapat mengikuti proses lelang.

“Mulai saat ini telah disiapkan semua, semoga tidak ada kendala lagi setelah masuk 2019 nantinya,” tambahnya. (nal/zia)

NUNUKAN – Penerbangan Aviastar yang melayani rute Nunukan ke Krayan, dengan subsidi ongkos angkut (SOA), akan berakhir pada 29 Desember mendatang. Namun, masih sempat melayani penerbangan bagi masyarakat yang ingin merayakan Natal 2018 di Kecamatan Krayan.

Hal itu ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Edi. Setelah berakhir, tidak ada lagi penerbangan yang disubsidi pemerintah daerah.

“Telah diantisipasi penerbangan berakhir 29 Desember, untuk menghindari terjadi keributan dari masyarakat,” kata Edi.

Untuk ke depan, menghindari tidak ada kendala penerbangan untuk masyarakat di Krayan. Maka proses lelang dipercepat, sehingga ketika tiba selesai masa penerbangan Aviastar di 29 Desember, segera dapat dilanjutkan kembali.

Baca Juga :  Krayan Tengah dan Selatan Akhirnya Kebagian SOA

Dia menjelaskan, di 2019 anggaran untuk SOA sekira Rp 6,8 miliar. Pada 2018 lalu sempat mencapai Rp 7 miliar. Jika anggaran hanya Rp 6,8 miliar, maka jumlah penerbangan akan berkurang tidak seperti saat ini. Dengan jumlah penerbangan seminggu 5 kali.

“Kemungkinan 2019 nanti, penerbangan untuk SOA hanya dapat dilakukan seminggu 3 kali,” ujarnya.

Namun, untuk pesawat yang akan digunakan tetap pesawat yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah banyak dengan 16 penumpang. Untuk, lelang dilakukan sebelum penetapan anggaran. Namun melalui persetujuan dari DPRD Nunukan.

Proses lelang sejak 6 Desember lalu, dan telah ditutup proses lelang pada 12 Desember lalu. Jika waktu lelang cepat selesai, maka akan cepat ada penerbangan SOA kembali. Bahkan jika dapat dilakukan Januari dapat dilakukan.

Baca Juga :  Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

“Tidak seperti 2018 lalu, ada keterlambatan terkait penerbangan SOA, jika seperti bisa jadi tidak ada keterlambatan,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika penetapan APBD 2019 cepat dilakukan. Maka 31 Desember mendatang, telah dapat dilakukan penantanganan kontrak. Bagi pemenang lelang. Proses lelang dilakukan cukup profesional, semua maskapai dapat mengikuti proses lelang.

“Mulai saat ini telah disiapkan semua, semoga tidak ada kendala lagi setelah masuk 2019 nantinya,” tambahnya. (nal/zia)

Most Read

Artikel Terbaru

/