alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Pria Ini Hilang di Sungai, Diduga Diterkam Buaya

NUNUKAN – Baharuddin (29) warga Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris dikabarkan hilang di Sungai.

Korban dinyatakan hilang di sungai diduga diterkam buaya pada Kamis, (14/7) sekira pukul 20.00 WITA.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Mulyadi menyampaikan informasi itu diperoleh sekira pukul 23.30 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi yang tak lain merupakan orang tua korban Amin Caco (48), sebelum kejadian, sekira pukul 16.00 WITA, saksi bersama korban keluar untuk cukur rambut.

Kemudian, sekira pukul 19.40 WITA, saksi bersama korban singgah berbelanja di salah satu warung milik warga.

Saat itu korban memilih pulang lebih duluU dengan alasan sakit perut.

“Korban sampaikan ke istrinya untuk pulang ke rumah terlebih dahulu karena kebelet mau buang air besar. Namun, setelah saksi sampai di rumah istri korban menyampaikan suaminya belum sampai di rumah sampai sekarang,” jelasnya.

Baca Juga :  Jokowi Unggul di Tawau dan Kota Kinabalu

Karena situasi ini saksi memerintahkan anaknya untuk mengecek jembatan di mana korban menyeberang.

Saat berada di TKP, anak saksi hanya menemukan sendal korban yang terapung di sungai. Selain itu, ditemukan juga beberapa bekas cengkraman di balok jembatan.

“Diduga korban terjatuh di jembatan akibat cengkraman buaya yang berada di sungai. Dan sampai saat ini masih di lakukan pencarian di sekitaran jembatan dan sungai,” tutupnya. (*2)






Reporter: Asrul

NUNUKAN – Baharuddin (29) warga Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris dikabarkan hilang di Sungai.

Korban dinyatakan hilang di sungai diduga diterkam buaya pada Kamis, (14/7) sekira pukul 20.00 WITA.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Mulyadi menyampaikan informasi itu diperoleh sekira pukul 23.30 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi yang tak lain merupakan orang tua korban Amin Caco (48), sebelum kejadian, sekira pukul 16.00 WITA, saksi bersama korban keluar untuk cukur rambut.

Kemudian, sekira pukul 19.40 WITA, saksi bersama korban singgah berbelanja di salah satu warung milik warga.

Saat itu korban memilih pulang lebih duluU dengan alasan sakit perut.

“Korban sampaikan ke istrinya untuk pulang ke rumah terlebih dahulu karena kebelet mau buang air besar. Namun, setelah saksi sampai di rumah istri korban menyampaikan suaminya belum sampai di rumah sampai sekarang,” jelasnya.

Baca Juga :  BNPP Nyatakan PLBN Sei Nyamuk 100 Persen

Karena situasi ini saksi memerintahkan anaknya untuk mengecek jembatan di mana korban menyeberang.

Saat berada di TKP, anak saksi hanya menemukan sendal korban yang terapung di sungai. Selain itu, ditemukan juga beberapa bekas cengkraman di balok jembatan.

“Diduga korban terjatuh di jembatan akibat cengkraman buaya yang berada di sungai. Dan sampai saat ini masih di lakukan pencarian di sekitaran jembatan dan sungai,” tutupnya. (*2)






Reporter: Asrul

Most Read

Bangun Komunikasi Mencegah Konflik

Hindari KKN, Terapkan Sistem Undi

Artikel Terbaru

/