alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Nunukan Bertambah Lagi 4 Kasus Positif

NUNUKAN – Setelah sebelumnya kembali ada penambahan 9 kasus konfirmasi positif, Selasa (1/12) Satgas Covid-19 Nunukan kembali merilis adanya penambahan kasus konfirmasi positif terhadap 4 orang pasien di Nunukan.

Itu diungkapkan melalui konferensi pers Jubir Satgas Covid-19 Nunukan, Aris Suyono yang digelar Selasa (1/12) kemarin. Disampaikan Aris, pada Senin (30/11) malam, pihaknya memang menerima hasil pemeriksaan dari BLLK Surabaya melalui aplikasi all record, atas pengiriman sample spesimen sebelumnya sebanyak 12 sampel diagnosa dan 2 sampel follow up kesehatan. Hasilnya ditemukan 4 kasus konfirmasi positif baru lagi.

“Ya, kami cek notifikasi di Senin malam, ada penambahan 4 kasus baru dari Nunukan,” ungkap Aris melalui siaran pers, Selasa (1/12). Dirincikan Aris, pasien pertama yakni pasien NNK-84 laki-laki berumur 60 tahun, asal Nunukan Tengah. Pasien merupakan suspek yang ditemukan di RSUD Nunukan. Dari hasil pemeriksaan foto toraks, hasilnya pneumonia bilateral.

Baca Juga :  PLBN Labang Sudah Proses Lelang

“Pasien NNK-84 ada riwayat bepergian dari Tanjung Selor namun 14 hari lalu sebelum timbul gejala. Pada pasien hasil tracing kontak erat masih dilakukan di lapangan,” ujar Aris.

Untuk pasien ke-2, yakni pasien NNK-85 juga laki-laki berumur 49 tahun asal KTP Madiun, Jatim namun domisi Nunukan di Kecamatan Sei Menggaris. Pasien juga merupakan suspek yang ditemukan dari salah satu perusahaan di wilayah kerja Puskesmas Seimenggaris. Pasien dirujuk ke RSUD Nunukan dengan diagnosa sudha mendukung ke arah ISPA. “Pasien ini juga ada riwayat bepergian 14 hari sebelum ditetapkan menjadi suspek dari Surabaya Jatim,” kata Aris.

Pasien ke-3, yakni pasien NNK-86 berumur 35 tahun perempuan asal Tanjung Nunukan Utara. Pasien juga merupakan suspes yang ditemukan Puskesmas Nunukan dan di rujuk ke RSUD Nunukan dengan gejala awal ISPA dan mengalami gangguan insra penciuman. Pasien juga pernah melakukan perjalanan dari Tarakan.

Baca Juga :  Masuk Malaysia Lewat Jalur Ilegal, Belasan WNI Ditangkap

Terakhis pasien ke-4, yakni pasien NNK-87 berumur 40 tahun laki-laki asal Tanjung Nunukan Utara. Pasien berobat di salah satu klinik swasta di Kecamatan Nunukan dengan gejala ISPA. Pasien juga ada riwayat perjalanan dari Tarakan. “Hari ini (kemarin) masing-masing puskesmas, sedang melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan penelusuran kontak erat semua pasien konfirmasi positif yang baru,” beber Aris.

NUNUKAN – Setelah sebelumnya kembali ada penambahan 9 kasus konfirmasi positif, Selasa (1/12) Satgas Covid-19 Nunukan kembali merilis adanya penambahan kasus konfirmasi positif terhadap 4 orang pasien di Nunukan.

Itu diungkapkan melalui konferensi pers Jubir Satgas Covid-19 Nunukan, Aris Suyono yang digelar Selasa (1/12) kemarin. Disampaikan Aris, pada Senin (30/11) malam, pihaknya memang menerima hasil pemeriksaan dari BLLK Surabaya melalui aplikasi all record, atas pengiriman sample spesimen sebelumnya sebanyak 12 sampel diagnosa dan 2 sampel follow up kesehatan. Hasilnya ditemukan 4 kasus konfirmasi positif baru lagi.

“Ya, kami cek notifikasi di Senin malam, ada penambahan 4 kasus baru dari Nunukan,” ungkap Aris melalui siaran pers, Selasa (1/12). Dirincikan Aris, pasien pertama yakni pasien NNK-84 laki-laki berumur 60 tahun, asal Nunukan Tengah. Pasien merupakan suspek yang ditemukan di RSUD Nunukan. Dari hasil pemeriksaan foto toraks, hasilnya pneumonia bilateral.

Baca Juga :  TKI Diminta Berhenti Gunakan Jalur Ilegal

“Pasien NNK-84 ada riwayat bepergian dari Tanjung Selor namun 14 hari lalu sebelum timbul gejala. Pada pasien hasil tracing kontak erat masih dilakukan di lapangan,” ujar Aris.

Untuk pasien ke-2, yakni pasien NNK-85 juga laki-laki berumur 49 tahun asal KTP Madiun, Jatim namun domisi Nunukan di Kecamatan Sei Menggaris. Pasien juga merupakan suspek yang ditemukan dari salah satu perusahaan di wilayah kerja Puskesmas Seimenggaris. Pasien dirujuk ke RSUD Nunukan dengan diagnosa sudha mendukung ke arah ISPA. “Pasien ini juga ada riwayat bepergian 14 hari sebelum ditetapkan menjadi suspek dari Surabaya Jatim,” kata Aris.

Pasien ke-3, yakni pasien NNK-86 berumur 35 tahun perempuan asal Tanjung Nunukan Utara. Pasien juga merupakan suspes yang ditemukan Puskesmas Nunukan dan di rujuk ke RSUD Nunukan dengan gejala awal ISPA dan mengalami gangguan insra penciuman. Pasien juga pernah melakukan perjalanan dari Tarakan.

Baca Juga :  PLBN Labang Sudah Proses Lelang

Terakhis pasien ke-4, yakni pasien NNK-87 berumur 40 tahun laki-laki asal Tanjung Nunukan Utara. Pasien berobat di salah satu klinik swasta di Kecamatan Nunukan dengan gejala ISPA. Pasien juga ada riwayat perjalanan dari Tarakan. “Hari ini (kemarin) masing-masing puskesmas, sedang melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan penelusuran kontak erat semua pasien konfirmasi positif yang baru,” beber Aris.

Most Read

Waktu Mepet, Genjot Latihan Atlet

Persiapkan Regulasi Tiket Kategori Anak

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

Sembilan Tahun, Baru Terima Buku Nikah

Artikel Terbaru

/